WELCOME IN MY BLOGGER

Anggap aza......... Blogger Senddiri

Selasa, November 17, 2009

Inzaghi Pensiun Di San Siro
MILAN - Bomber gaek Filippo Inzaghi sama sekali tidak mencemaskan masa depannya bersama AC Milan. Super Pippo bahkan menegaskan hasratnya mengakhiri karir bersama armada Il Diavolo.

Ya, kontrak Inzaghi memang akan habis, akhir musim 2009/2010. Namun, striker 36 tahun optimistis, manajemen klub tidak akan membiarkannya pergi dari San Siro.

"Saya sangat yakin dengan masa depan saya, karena Adriano Galliani telah memastikan bahwa kami akan membicarakan kontrak baru, Januari mendatang," cetus mantan bintang Juventus.

"Jika para direktur menginginkannya, saya akan bertahan bersama Rossoneri dan berharap mengakhiri karir di sini," tegasnya sebagaimana dilansir reuters, Selasa (17/11/2009).

Milan agaknya memang belum berencana melepas Inzaghi yang masih menunjukkan ketajaman di depan gawang. Namun, jika hal sampai terjadi, bintang Italia pun belum memikirkan opsi untuk gantung sepatu.

"Jika Milan tidak mempertahankan saya, maka saya akan pergi ke klub lain. Pasalnya, saya belum pernah merasa sebaik ini dalam beberapa tahun terakhir," ungkapnya.

"Bagaimanapun juga, masih terlalu dini untuk membicarakan kemungkinan mundur dari sepakbola. Sekarang belum saatnya," imbuh Inzaghi.

Ditanya seputar peluangnya ambil bagian pada perhelatan Piala Dunia 2010, Inzaghi berkomentar singkat: "Saya pikir lebih adil jika para pemain yang terlibat dalam babak kualifikasi untuk berangkat ke Afrika Selatan."
Ronaldinho "Klik" Dengan Leonardo
MILAN - Kehadiran Leonardo di San Siro ternyata mengembalikan senyum Ronaldinho. Gelandang AC Milan ini mendapatkan kembali karier yang sempat merosot di tangan Carlo Ancelotti.

Ronaldiho tak banyak mendapat peluang bermain saat Milan berada di tangan pelatih lawas, Carletto. Tapi sekarang, Leonardo tak kurang mempercayakan skuad padanya. Tak heran, Dinho menyalahkan Carletto akibat kemunduran performanya musim lalu.

"Apa yang terjadi setelah kedatangan Leonardo menggantikan Ancelotti? Saya kembali bermain," sindir Dinho pada manajer Chelsea itu kepada Forza Milan, Selasa (17/11/2009).

"Saya merasa jauh lebih sehat, baik fisik maupun mental. Saya lebih leluasa beradaptasi dengan sepakbola Italia dan mempraktikkan bahasanya," lanjut pemain internasional Brasil.

"Saya merasa klik dengan Leonardo dan senang akannya, kendati sulit memenangkan hatinya supaya saya bisa terus bermain. Saya bersemangat bila bekerja bersamanya. Dia selalu antusias dan berenergi," pujinya.

"Dia sosok yang siaga. Klub mengambil keputusan tepat dengan mempercayakan kursi kepelatihan padanya," tandas Dinho.

Sabtu, November 14, 2009

Bonera : Milan Mampu Lewati Masa Sulit

MILAN - AC Milan akan menjalani jadwal ketat nan berat sebelum libur Natal. Namun bek Rossoneri Daniel Bonera meyakini timnya bakal melewati jadwal tersebut dengan mulus dan mampu meraih sukses di akhir musim nanti.


Ya, sekira satu bulan ke depan, setiap tim akan menjalani jadwal padat sebelum memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2010. Nah, Milan menjadi salah satu tim yang akan mengisi jadwal ketat tersebut dengan pertandingan berat. Tercatat, tiga hari sekali, klub asuhan Leonardo Araujo akan melakoni tujuh laga: lima di Serie A dan dua di Liga Champions.

Dari lima jadwal ketat di Serie A, Il Diavolo akan menghadapi tiga lawan berat, yakni Sampdoria, Palermo dan Fiorentina. Sementara di Liga Champions, Milan harus mampu menaklukkan Olympique Marseille dan FC Zurich untuk bisa memastikan lolos ke fase knock out.

Menyikapi jadwal ketat ini, Bonera percaya timnya akan mampu melewatinya dengan baik. Mantan bek FC Parma ini menilai Milan telah stabil dan memiliki skuad yang seimbang.

"Kami akan menghadapi serangkaian jadwal ketat, karena harus bermain setiap tiga hari sekali. Ini pastinya tidak mudah," ujar Bonera sebagaimana dikutip Milan Channel, Sabtu (14/11/2009).

"Bagaimanapun, tim ini dan sang pelatih telah melakukan semuanya dengan benar dan menemukan kekuatan yang tepat. Kami bahkan mampu melakukan pergantian (pemain) tanpa mengubah efektifivitas tim," tambahnya.

"Kami memang memulai kompetisi dengan buruk, namun kini kami telah membuktikannya. Saya yakin, dengan berbagai peleburan yang kami lakukan, kami bisa meraih hasil apik di akhir musim," lanjut bek 28 tahun ini.

Ya, setelah mengawali musim dengan buruk dan sempat terbenam di papan tengah, Milan memang telah kembali ke trek juara. Dalam delapan pertandingan terakhir, Alexandre Pato dkk belum sekalipun menelan kekalahan. Alhasil, kini Rossoneri berhasil meroket ke posisi tiga klasemen dan hanya terpaut dua poin dari Juventus di posisi dua.

Jumat, November 13, 2009

Abate Bangga Kembali Berkostum Milan
MILAN - Ignazio Abate tetap sabar kendati terus menjalani karirnya sebagai pinjaman. Namun kini, gelandang muda Rossoneri ini mengaku bangga bisa benar-benar menjadi bagain dari AC Milan.

Sejak bergabung dengan Milan pada 2004 lalu, Abate menjalani masa sulit di Milanello (markas Milan). Gelandang 23 tahun ini gagal menembus skuad inti dan kerap dipinjamkan ke klub lain. Tercatat, Abate menjalani masa pinjaman di empat klub berbeda; Napoli, Sampdoria, Piacenza dan Modena, sebelum dilepas ke Empoli pada musim 2007/2008.

Semusim di Empoli, Abate dijual ke Torino dan berhasil menampilkan performa apik. Milan pun kembali melirik. Kendati menyimpan kenangan pahit selama di Milan, namun Abate tak lantas menyimpan dendam terhadap klubnya itu. Abate pun dengan tangan terbuka kembali menerima pinangan Milan pada awal musim ini.

Keputusannya menerima lamaran Milan kali ini pun terbilang tepat. Pelatih anyar Il Diavolo Leonardo Araujo memasukkan sebagai pemain inti dalam skuadnya. Dari 12 partai Serie A, Abate delapan kali mendapat kepercayaan Leo tampil sebagai starter. Hal ini jelas membuatnya bangga bisa kembali menjadi bagian dari skuad I Rossoneri.

"Dalam beberapa tahun terakhir, saya mendapat banyak pengalaman bermain di klub-klub Italia. Saya senang dengan pengalaman ini, sebab semua yang saya lakukan ini semakin membuat saya menjadi pribadi dan pemain yang dewasa," papar Abate sebagaimana dikutip Milan Channel, Jumat (13/11/2009).

"Hal terpenting bagi saya sekarang adalah, saya telah kembali ke Milan, dan saya sangat bangga bisa mengenakan kostum ini lagi," lanjutnya.

Kamis, November 12, 2009

Moggi Lecehkan Ronaldinho
TURIN - Mantan transfer guru Juventus Luciano Moggi membuat panas telinga bintang AC Milan Ronaldinho. Dia melecehkan kemampuan pemain asal Brasil tersebut.

Belakangan Ronnie dinilai sudah mulai menunjukan kemampuan terbaiknya lagi. Dia berhasil membantu Rossoneri beranjak dari keterpurukan hingga kini bisa mencuat ke peringkat ketiga klasemen Serie A dan menjadi pemuncak di Grup C Liga Champions.

Tapi Moggi tidak setuju dengan hal tersebut. Baginya, Ronaldinho saat ini sama saja dengan yang lalu. Keberadaannya di Milan tidak sedikitpun memberikan kontribusi positif.

"Ronaldinho? Dia tidak memberikan efek positif kepada tim saat berada di lapangan, terlebih jika berada dalam kepungan lawan," seru Moggi seperti dikuti 7Gold, Kamis (12/11/2009).

Mastermind skandal Calciopoli tersebut kembali menambahkan "Saya rasa Ronaldihno adalah tipe pemain yang hanya bisa tampil baik jika timnya juga sudah bermain bagus"
Galliani : Skema Offensif Leo, Terlalu Beresiko
MILAN - Perubahan patron yang disung pelatih AC Milan berbuah manis. Namun, strategi offensive yang kini diandalkan Leo justru mendapat kecaman dari wakil presiden klub, Adriano Galliani.

Ya, sejak mengganti patrol lawas 4-4-2 ke patron modern 4-4-3 yang lebih menyerang, Leo sukses membawa Rossoneri bangkit dari keterpurukan. Dalam tujuh laga yang dimainkan, Milan belum pernah kalah dengan meraup lima kemenangan dan dua hasil imbang. Salah satu yangt paling membanggakan tentu kemenangan 3-2 atas Real Madrid pada leg pertama penyisihan Grup C Liga Champions, di Santiago Bernabeu.

Kendati mennuai hasil positif, Galliani justru mengaku tidak nyaman dengan patron tiga striker yang diusung Leo. Menurutnya, strategi tersebut terlalu beresiko. Milan dinilainya tidak seimbang.

"Dengan empat pemain yang memiliki fokus untuk maju membantu serangan, Milan beresiko besar kehilangan keseimbangan saat mengantisipasi serangan balik," papar Galliani sebagaimana dikutip Studio Sport, Kamis (12/11/2009).

Kendati mengaku beresiko, namun Galliani tidak berani mengambil tindakan. Pasalnya, presiden klub Silvio Berlusconi menentukan apa yang dikehendakinya. "Presiden klub (Berlusconi) menyukai sistem baru ini dan mengharapkan hasil positif," tukasnya.

Selain berbicara mengenai strategi yang diusung Leonardo, pada kesempatan kali ini, Galliani juga berencana menurunkan harga tiket di paruh musim ini. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan antusiasme Milanisti untuk datang ke San Siro, terutama setelah mengalami penurunan drastis di awal musim ini.

"Yang membuat saya kecewa adalah, kami kehilangan 16.000 lembar tiket terusan, dari total yang kami dapatkan musim lalu. Atas hasil ini, saya ingin memberiktahukan kepada mereka bahwa kami akan memberikan penawaran spesial mulai dari Tahun Baru, kepada siapapun berlangganan," lanjut Galliani.

"Ini bukan semata-mata karena kami menginginkan pemasukan lebih. Kami hanya kecewa karena hanya 40.000 Milanisti yang hadir saat kami berhadapan dengan AS Roma," tutupnya.
Seedorf Impikan Main Di Premier League
MILAN - Gelandang gaek AC Milan Clarence Seedorf telah mengeruk sukses di tiga kompetisi elit dunia, Belandan, Spanyol dan Italia. Kini, gelandang asal Belanda ini berharap bisa melengkapi suksesnya dengan bermain di pentas Premier League. Mampukah?

Ya, sejak memulai karirnya sepakbola professional, Seedorf diketahui telah mencicipi ketatnya berbagai kompetisi di benua Eropa. Hebatnya, di seluruh kompetisi yang dimainkannya, gelandang 33 tahun ini selalu mampu mereguk sukses.

Mengawali karir di tanah kelahirannya di Belanda bersama Ajax Amsterdam, Seedorf sukses mengantar Ajax menjarai Liga Champions pada 1995. Sukses di Belanda, Seedorf merambah Spanyol dan bergabung bersama Real Madrid. Tiga musim bersama El Real, gelandang kelahiran Suriname ini kembali menggondol trofi Liga Champions pada 1998.

Tak puas sampai disitu, Seedorf melanjutkan suksesnya di Italia bersama AC Milan yang diantarnya dua kali merengkuh trofi tertinggi di benua Biru pada musim 2003 dan 2007. Namun, sederet sukses ini masih belum membuatnya puas. Seedorf pun mengaku ingin bergabung dengan klub Inggris dan meraih sukses di Negeri Ratu Elizabeth.

Peluang Seedorf merumput di Inggris sebenarnya terbuka lebar saat pelatih Carlo Ancelotti mengajaknya ikut bersamanya hijrah ke Chelsea pada awal musim lalu. Sayangnya, saat itu Seedorf menolak dengan alasan loyalitas kepada Rossoneri. Namun, kali ini mantan gelandang Inter Milan ini mulai membuka pintu untuk merumput di Inggris.

"Itu (bermain di Inggris) selalu menjadi impian saya. Tiga negera yang saya impikan adalah Spanyol, Italia dan Inggris. Saya akan sangat bahagia jika bisa merumput dan meraih sukses di tiga kompetisi elit tersebut," papar Seedorf sebagaimana dikutip TalkSport, Kamis (12/11/2009).

"Bermain di Inggris merupakan impian yang belum terwujud, namun siapa tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, untuk saat ini saya masih sangat bahagia bersama Milan," tambahnya.

"Tapi, sekali lagi siapa yang tahu. Saya tak pernah mengatakan tidak, jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan," tukas gelandang kelahiran Paramaribo 1 April 1976 ini.
Operasi Kedua Nesta Berjalan Mulus
MILAN - Bek tangguh AC Milan Alessandro Nesta harus dua kali menjalani operasi hidung. Namun, operasi kedua yang dijalaninya berjalan dengan sukses. Nesta pun dikabarkan siap kembali membela I Rossoneri dalam waktu dekat.

Seperti diketahi, Nesta mengalami cedera patah tulang hidung saat mengantar Milan menundukkan Chievo Verona 2-1 pada lanjutan Serie A, (25/10/2009) lalu. Atas cedera tersebut, Nesta pun harus menjalani operasi hidung.

Namun, dua pekan setelah melakukan operasi tersebut, Nesta harus kembali naik ke meja operasi untuk menyempurnakan kondisi tulang hidungnya.

"Kubu AC Milan mengkonfirmasi bahwa Alessandro Nesta telah menjalani operasi untuk menghilangkan keretakan kecil yang terjadi pada tulang hidungnya. Operasi kedua ini dilakukan Dikter Paolo Marconi di Klinik Letizia, Milan, dan berjalan lancar," tulis pernyataan kubu Milan lewat situs resminya, Kamis (12/11/2009).

"Atas suksesnya operasi ini, sang pemain (Nesta-red) bakal bisa kembali berlatih dalam tiga atau empat hari ke depan," tambah pernyataan tersebut.

Dengan kabar ini, kubu Milan menyakini jika Nesta bakal siap kembali memperkuat Il Diavolo saat berhadapan dengn Cagliari, dua pekan mendatang, atau usai jeda laga internasional, akhir pekan ini.

Rabu, November 11, 2009

Rui Costa : Ronaldinho Mukjizat Milan
ROMA - Ronaldinho mengagumkan! Demikian pujian mantan maestro lini tengah AC Milan Rui Costa untuk motor skuad Leonardo Araujo itu.

Di mata mantan pemain internasional Portugal, Dinho lah aktor utama kesuksesan Rossoneri mengganjal jerat Lazio, pekan lalu. Bantuan pilar 29 tahun pada Alexandre Pato, menurut Costa, sungguh luar biasa.

Tak heran, Rui Costa cukup yakin Ronaldinho akan menjadi kunci sukses Diavoli bila dirinya mampu mempertahankan performa.

"Saya melihat apa yang dilakukannya saat melawan Lazio-umpan silang yang indah," cetus Rui Costa kepada Il Corriere Dello Sport, Rabu (11/11/2009), "Bak mukjizat, tak banyak yang bisa melakukannya."

"Jarang ada pemain yang mampu mengumpan bola dari segala arah," pujinya.

"Leonardo pasti telah banyak memolesnya demi kebaikan Milan, dan dunia sepakbola. Jangan lupa dia pernah meraih Ballon d'Or," tambah direktur Benfica.

Senin, November 09, 2009

Leonardo : Babak I, Milan Luar Biasa
MILAN - Posisi AC Milan merangsek ke peringkat ketiga klasemen Serie A berkat kemenangan 2-1 atas Lazio. Pelatih Leonardo Araujo mengaku senang dengan performa Ronaldinho Gaucho dkk di babak pertama.

Leonardo pantas senang dengan performa anak asuhannya pada babak pertama. Betapa tidak, Milan berhasil unggul 2-0 melalui Thiago Silva dan Alexandre Pato, sebelum Lazio memperkecil ketinggalan pada babak kedua melalui gol bunuh diri Silva.

"Permainan babak pertama Milan luar biasa. Kami bermain dengan benar dan tampil penuh kosentrasi," demikian penjelasan Leonardo kepada Puntosport, Senin (10/11/2009).

"Di babak kedua kami sedikit menderita karena sistem kami sendiri. Kami harus menguasai bola saat menyerang atau Anda beresiko membuat sesuatu di lini pertahanan," lanjut pelatih asal Brasil itu.

Milan juga berhasil menang 2-1 atas Roma pada 18 Oktober mendatang, yang membuat Ronaldinho Gaucho dkk nangkring di peringkat ketiga klasemen Serie A. I Rossoneri belum pernah tumbang sejal kekalahan dari FC Zurich 1-0.

Namun, Leonardo meminta anak asuhnya untuk tampil konsisten. "Sungguh sulit untuk terus mendominasi selama 90 menit. Kami harus bekerja keras untuk melakukan hal ini," pungkas suksesor Carlo Ancelotti tersebut.
Milan Mulai Suka Taktik Leonardo
MILAN - AC Milan kembali memperlihatkan performa gemilang ketika menang 2-1 atas Lazio. Salah satu pemain kunci I Rossoneri Ronaldinho Gaucho mengaku mulai suka dengan taktik yang diterapkan Leonardo Araujo.

Dalam pertandingan ini, Ronaldinho ditempatkan di sisi kiri pada taktik 4-3-3 yang diterapkan Leonardo. Dia menjadi kunci kemenangan Milan setelah memberikan umpan matang kepada Alexandre Pato.

"Leonardo memainkan sistem baru dan kami mulai menyukai sistem permainan yang diterapkannya itu. Pada babak pertama kami bermain sangat bagus, tapi kami menjalani dengan sulit di babak kedua," jelas Ronaldinho.

"Selama karir, saya tidak pernah berpikir hanya untuk mencetak gol, tapi perlahan saya menjadi pemain yang memberi umpan kepada teman setim," lanjut pemain asal Brasil tersebut.

"Tentang musim saya dan timnas Brasil? Saya hanya berpikir tentang Milan dan membuat fans senang," tandas mantan bintang Barcelona tersebut sebagaimana dikutip Sky Sports.

Minggu, November 08, 2009

Ambisi Tinggi Pato Bersama Milan
MILAN - Tampil fantastis bersama AC Milan, Alexandre Pato pun mengusung ambisi tinggi. Bomber 20 tahun berhasrat menyandingkan Scudetto serta trofi Liga Champions untuk Il Diavolo.

Skuad besutan Leonardo Araujo yang menjadi bulan-bulanan di awal musim kini mampu menyihir pecinta sepakbola dengan performa menakjubkan dalam beberapa laga terakhir.

Milan saat ini memuncaki klasemen sementara Grup C Liga Champions setelah menumbangkan Real Madrid 3-2 di Santiago Bernabeu dan bermain 1-1 pada laga balasan, tengah pekan lalu.

Tidak bisa dipungkiri, Pato menjadi salah satu figur penting dalam kebangkitan I Rossoneri. Namun, bintang muda Brasil belum puas. Dia kini bertekad membantu Milan memboyong dua trofi bergengsi ke San Siro.

"Saya ingin memenangkan Serie A dan Liga Champions. Selain itu, saya ingin tampil bagus bersama Milan dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini. Saya sangat bahagia berada di sini," ungkap Pato kepada Sky, Sabtu (7/11/2009).

Kepercayaan diri juga menaungi Pato kala jelang pertemuan Il Diavolo dengan Lazio, Minggu (8/11/2009). "Kami tahu ini akan menjadi laga sulit. Tapi, kami harus melakukan apa yang telah kami jalani di sesi latihan, pekan ini. Kami akan datang ke Roma untuk meraih tiga poin karena nilai itu sangat penting bagi kami," tegasnya.
Galliani Puas Kerja Keras Leonardo
MILAN - Sempat terancam dipecat, Leonardo Araujo kini berhasil mengembalikan performa terbaik AC Milan. Wakil presiden Adriano Galliani pun secara terbuka menyatakan kegembiraannya atas kinerja suksesor Carlo Ancelotti.

Rossoneri menunjukkan sinyal kebangkitan setelah mengalahkan AS Roma 2-1 pada kompetisi Serie A, beberapa waktu lalu. Setelah itu, Alexandre Pato cs malah sukses membungkam kritik dengan menumbangkan raksasa Spanyol Real Madrid 3-2 pada ajang Liga Champions di hadapan publik Santiago Bernabeu.

Milan belum terkalahkan dalam enam laga terakhir. Termasuk ketika menahan El Real 1-1 dalam laga balasan, tengah pekan lalu. Galliani mengungkapkan kepuasannya atas kerja keras Leonardo.

"Dua laga melawan Real Madrid menunjukkan bahwa Leonardo bekerja dengan baik. Saya menyukai strateginya. Presiden Silvio Berlusconi selalu menginginkan tim yang tampil menyerang," papar Galliani seperti disitat Goal, Sabtu (7/11/2009).

"Saya tidak tahu apa yang bisa kami raih musim ini. Milan memainkan sepakbola cantik, dan Leonardo sukses menciptakan skema yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain," lanjutnya.

Galliani tentunya kembali menantikan hasil positif kala Il Diavolo bertandang ke markas Lazio, Minggu (8/11/2009).

Jumat, November 06, 2009

Ronaldinho Ingin Cetak Sejarah
MILAN - Gelandang serang AC Milan Ronaldinho sempat tidak konsisten di awal musim. Dengan kerja keras, pemain Timnas Brasil itupun mendapatkan tempat ketika Rossoneri melakoni laga besar. Belum cukup, Ronaldinho mulai menatap keberhasilan lainnya.

Mantan pemain Barcelona tersebut menjelaskan ingin mencontoh mantan kapten Paolo Maldini dalam memimpin Milan meraih gelar di ajang domestik dan internasional.

"Saya selalu merasakan hal sama, meskipun banyak hal yang telah terjadi selama tiga tahun," kata Ronaldinho kepada La Gazzetta dello Sport seperti dilansir Goal, Jumat (6/11/2009).

"Saya belum berubah. Saya hanya memiliki lebih banyak pengalaman. Perbedaannya adalah sekarang saya bermain dan saya cukup beruntung bermain untuk tim bermental juara," lanjut pemah yang sempat mengalami cedera panjang tersebut.

"Sulit untuk duduk di bangku cadangan. Saya hanya bahagia ketika mampu melakukan apa yang paling saya cintai yaitu bermain sepakbola," tegasnya.

"Saya menikmati diri sendiri. Saya suka Milan. Kami bisa bermain sepakbola menyerang dengan pemain semacam hebat. Dan kami bersahabat, terasa seperti keluarga dan Milanello terasa seperti di rumah,' pungkas Ronaldinho.
Maldini Siap Kembali Ke San Siro
MILAN - Paolo Maldini siap kembali ke San Siro. Legenda AC Milan ini bersedia mengawal Rossoneri mengatasi masa-masa sulit dan menjaga konsistensi kala jaya.

Di usia yang tak lagi muda, Maldini memang tidak berencana turun lapangan. Bek 41 tahun ini cukup berada di pinggir lapangan dan memberi kontribusi langsung sebagai direktur.

Ini memang bukan wacana baru. Namun sekarang Maldini mengaku lebih siap memegang peran penting itu.

"Saya telah memberi dan menerima banyak dari tim ini. Saya merasakan cinta yang mendalam pada warna-warni perjalanan Milan, jauh lebih dalam ketimbang mereka," terang Maldini kepada La 7 Gold, Jumat (6/11/2009).

"Jika ada kesempatan positif untuk membantu tim ini, saya siap menerimanya. Jiwa saya ada di sini dan saya harap akan terus begitu," tambah mantan bintang internasional Italia, "Tim ini sarat kebanggaan yang luar biasa."

"Saat ini, kami menikmati momen istimewa karena tim telah mendapatkan konsistensinya kembali di Serie A dan Liga Champions," tandas Maldini.

Ya, setelah sempat terpuruk di awal kompetisi Diavoli akhirnya merangkak naik di peringkat empat klasemen Serie A dengan koleksi 19 poin. Juga memimpin klasemen Grup C Liga Champions, bersaing dengan Real Madrid.

Kamis, November 05, 2009

Gattuso Kembali Cedera
MILAN - AC Milan terancam kembali kehilangan gelandang tempurnya Gennaro Gattuso di laga lanjutan Serie A akhir pekan nanti. Rhino (panggilan Gattuso) dilaporkan menderita cedera.

Sempat di duduk bangku cadangan kala Rossoneri menjamu Real Madrid di pertandingan leg kedua babak penyisihan Grup C Liga Champions, Gattuso kini malah diberitakan kembali berkutat dengan masalah kebugaran.

Seperti dilansir Sky Sport Italia, Kamis (5/11/2009) Gattuso yang mengikuti sesi latihan rutin satu hari usai pertandingan kontra El Real (Rabu waktu setempat) terpaksa meninggalkan Milanello (kamp latihan Milan) lebih awal karena bermasalah dengan otot fleksor kaki kanannya.

Hingga kini tim medis Milan masih melakukan pemeriksaan terhadap cedera yang membekap gelandang andalan Timnas Italia itu. Mereka juga belum bisa memastikan apakah Gattuso bisa turun pada laga Milan berikutnya.

Gattuso sendiri diketahui sebelumnya sempat mengalami cedera serius pada laga derby melawan Inter Milan pada pekan kedua pagelaran Serie A Agustus lalu. Katika itu dia bermasalah dengan engkel.

Rabu, November 04, 2009

Abramovich Caplok Milan
MILAN - Manajemen AC Milan tengah dililit hutang besar. Menjual saham merupakan opsi tercepat menyelesaikan polemik. Namun pemilik AC Milan Silvio Berlusconi dengan tegas menolak menjual saham klubnya kepada pihak lain.

Presiden Libia Moammar Khaddafi diklaim berminat memiliki saham Milan. Begitu juga Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Terakhir, Milyader Rusia sekaligus pemilik Chelsea Roman Abramovich dikabarkan mencaplok saham AC Milan.

Sebenarnya, Fininvest, induk perusahaan milik Berlusconi menyatakan tidak ada rencana melepas saham AC Milan kepada pihak lain. Apalagi disebutkan saham yang akan dijual mencapai 40 persen.

Untuk kesekian kalinya Berlusconi menyampaikan bantahan. Perdana Menteri Italia tersebut langsung membantah rumor tersebut. Dia bahkan mentertawakan kabar telah menggelar pembicaraan dengan Abramovich.

"Tidak, Saya benar-benar yakin Chelsea cukup untuk dia dan dia akan bertahan bersama mereka. Untuk klub tercinta seperti Milan, tidak ada sosok yang bisa dikorbankan," kata Berlusconi seperti dilansir reuters, Rabu (4/11/2009).

Bukti Milan memiliki hutang adalah pelitnya manajemen menggunakan uang dari penjualan Ricardo Kaka. Rossoneri tidak mencari penggati pemain Timnas Brasil tersebut yang sepadan. Kemudian Milan juga tidak menunjuk pelatih yang memiliki kapasitas di Eropa dan dunia.

Minggu, November 01, 2009

Leonardo : Masa Suram Milan Sudah Berakhir
MILAN - Kemenangan 2-0 yang diraih AC Milan atas Parma, disambut gembira oleh pelatih Leonardo. Menurutnya, masa-masa sulit yang dirasakan Milan sudah berakhir dan skuadnya sudah bangkit kembali.

Milan sukses menembus posisi empat besar setelah mendapat tiga poin tambahan, berkat kemenangan atas Parma, malam tadi. Catatan ini menjadi jawaban atas kritik yang selalu dialamatkan kepada Milan, khususnya Leonardo.

"Kami belum gugur sekarang! Saya pikir semuanya sudah membaik dan kami sukses melewati masa-masa sulit. Saya sangat terkesan dengan apa yang tim ini lakukan. Kami mencetak gol dengan mudah dan mendapatkan beberapa peluang untuk mencetak gol," beber Leonardo seperti dilansir Football Italia, Munggu (1/11/2009).

"Beberapa pemain memang sudah berumur dan sedang membangun karakteristik yang berbeda. Saya memberi poin plus kepada Ronaldinho. Saya terus mendukungnya sebab saya tahu dia bisa," lanjut Leo.

Mengenai bangkitnya Marco Borriello, Leo juga memuji penampilannya dengan mencetak dua gol. "Sangat penting baginya menjadi alternatif bagi tim. Kami semua gembira Borriello sudah bangkit dan mencetak dua gol hebat."
Borriello Sempat Rencanakan Pensiun
MILAN - Marco Borriello puas menghadiahi AC Milan dua gol kemenangan atas Parma, pagi ini. Gembira bukan tanpa alasan. Ternyata, striker 27 tahun itu sempat berniat gantung sepatu.

Cedera membuat Borriello patah asa. Terpikir olehnya memutuskan masa depan di dunia sepakbola. Namun, operasi dan dukungan tim membuatnya kembali ke lapangan.

"Bisa bermain saja, saya sudah senang. Itu sangat berarti karena sudah hampir setahun saya tidak merasakan turun penuh 90 menit," aku Borriello seperti dilansir football-italia, Minggu (1/11/2009).

"Sebelumnya, saya dibekap cedera kambuhan. Syukurlah sekarang sudah benar-benar pulih padahal pernah terpikir oleh saya gantung sepatu," tambahnya.

"Serius! Saya sempat mempertimbangkan pensiun. Mungkin tanpa operasi itu, saya tidak akan ada di sini," bebernya.

"Sekarang, saya siap memberi kontribusi untuk Milan," tegasnya.