WELCOME IN MY BLOGGER
Anggap aza......... Blogger Senddiri
Selasa, November 17, 2009
Ronaldinho "Klik" Dengan Leonardo
MILAN -
MILAN -
Kehadiran Leonardo di San Siro ternyata mengembalikan senyum Ronaldinho. Gelandang AC Milan ini mendapatkan kembali karier yang sempat merosot di tangan Carlo Ancelotti.
Ronaldiho tak banyak mendapat peluang bermain saat Milan berada di tangan pelatih lawas, Carletto. Tapi sekarang, Leonardo tak kurang mempercayakan skuad padanya. Tak heran, Dinho menyalahkan Carletto akibat kemunduran performanya musim lalu.
"Apa yang terjadi setelah kedatangan Leonardo menggantikan Ancelotti? Saya kembali bermain," sindir Dinho pada manajer Chelsea itu kepada Forza Milan, Selasa (17/11/2009).
"Saya merasa jauh lebih sehat, baik fisik maupun mental. Saya lebih leluasa beradaptasi dengan sepakbola Italia dan mempraktikkan bahasanya," lanjut pemain internasional Brasil.
"Saya merasa klik dengan Leonardo dan senang akannya, kendati sulit memenangkan hatinya supaya saya bisa terus bermain. Saya bersemangat bila bekerja bersamanya. Dia selalu antusias dan berenergi," pujinya.
"Dia sosok yang siaga. Klub mengambil keputusan tepat dengan mempercayakan kursi kepelatihan padanya," tandas Dinho.
Sabtu, November 14, 2009
Bonera : Milan Mampu Lewati Masa SulitMILAN - AC Milan akan menjalani jadwal ketat nan berat sebelum libur Natal. Namun bek Rossoneri Daniel Bonera meyakini timnya bakal melewati jadwal tersebut dengan mulus dan mampu meraih sukses di akhir musim nanti.
Ya, sekira satu bulan ke depan, setiap tim akan menjalani jadwal padat sebelum memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2010. Nah, Milan menjadi salah satu tim yang akan mengisi jadwal ketat tersebut dengan pertandingan berat. Tercatat, tiga hari sekali, klub asuhan Leonardo Araujo akan melakoni tujuh laga: lima di Serie A dan dua di Liga Champions.
Dari lima jadwal ketat di Serie A, Il Diavolo akan menghadapi tiga lawan berat, yakni Sampdoria, Palermo dan Fiorentina. Sementara di Liga Champions, Milan harus mampu menaklukkan Olympique Marseille dan FC Zurich untuk bisa memastikan lolos ke fase knock out.
Menyikapi jadwal ketat ini, Bonera percaya timnya akan mampu melewatinya dengan baik. Mantan bek FC Parma ini menilai Milan telah stabil dan memiliki skuad yang seimbang.
"Kami akan menghadapi serangkaian jadwal ketat, karena harus bermain setiap tiga hari sekali. Ini pastinya tidak mudah," ujar Bonera sebagaimana dikutip Milan Channel, Sabtu (14/11/2009).
"Bagaimanapun, tim ini dan sang pelatih telah melakukan semuanya dengan benar dan menemukan kekuatan yang tepat. Kami bahkan mampu melakukan pergantian (pemain) tanpa mengubah efektifivitas tim," tambahnya.
"Kami memang memulai kompetisi dengan buruk, namun kini kami telah membuktikannya. Saya yakin, dengan berbagai peleburan yang kami lakukan, kami bisa meraih hasil apik di akhir musim," lanjut bek 28 tahun ini.
Ya, setelah mengawali musim dengan buruk dan sempat terbenam di papan tengah, Milan memang telah kembali ke trek juara. Dalam delapan pertandingan terakhir, Alexandre Pato dkk belum sekalipun menelan kekalahan. Alhasil, kini Rossoneri berhasil meroket ke posisi tiga klasemen dan hanya terpaut dua poin dari Juventus di posisi dua.
Jumat, November 13, 2009
Abate Bangga Kembali Berkostum Milan
MILAN
MILAN
- Ignazio Abate tetap sabar kendati terus menjalani karirnya sebagai pinjaman. Namun kini, gelandang muda Rossoneri ini mengaku bangga bisa benar-benar menjadi bagain dari AC Milan.
Sejak bergabung dengan Milan pada 2004 lalu, Abate menjalani masa sulit di Milanello (markas Milan). Gelandang 23 tahun ini gagal menembus skuad inti dan kerap dipinjamkan ke klub lain. Tercatat, Abate menjalani masa pinjaman di empat klub berbeda; Napoli, Sampdoria, Piacenza dan Modena, sebelum dilepas ke Empoli pada musim 2007/2008.
Semusim di Empoli, Abate dijual ke Torino dan berhasil menampilkan performa apik. Milan pun kembali melirik. Kendati menyimpan kenangan pahit selama di Milan, namun Abate tak lantas menyimpan dendam terhadap klubnya itu. Abate pun dengan tangan terbuka kembali menerima pinangan Milan pada awal musim ini.
Keputusannya menerima lamaran Milan kali ini pun terbilang tepat. Pelatih anyar Il Diavolo Leonardo Araujo memasukkan sebagai pemain inti dalam skuadnya. Dari 12 partai Serie A, Abate delapan kali mendapat kepercayaan Leo tampil sebagai starter. Hal ini jelas membuatnya bangga bisa kembali menjadi bagian dari skuad I Rossoneri.
"Dalam beberapa tahun terakhir, saya mendapat banyak pengalaman bermain di klub-klub Italia. Saya senang dengan pengalaman ini, sebab semua yang saya lakukan ini semakin membuat saya menjadi pribadi dan pemain yang dewasa," papar Abate sebagaimana dikutip Milan Channel, Jumat (13/11/2009).
"Hal terpenting bagi saya sekarang adalah, saya telah kembali ke Milan, dan saya sangat bangga bisa mengenakan kostum ini lagi," lanjutnya.
Kamis, November 12, 2009
Moggi Lecehkan Ronaldinho
TURIN
TURIN
- Mantan transfer guru Juventus Luciano Moggi membuat panas telinga bintang AC Milan Ronaldinho. Dia melecehkan kemampuan pemain asal Brasil tersebut.
Belakangan Ronnie dinilai sudah mulai menunjukan kemampuan terbaiknya lagi. Dia berhasil membantu Rossoneri beranjak dari keterpurukan hingga kini bisa mencuat ke peringkat ketiga klasemen Serie A dan menjadi pemuncak di Grup C Liga Champions.
Tapi Moggi tidak setuju dengan hal tersebut. Baginya, Ronaldinho saat ini sama saja dengan yang lalu. Keberadaannya di Milan tidak sedikitpun memberikan kontribusi positif.
"Ronaldinho? Dia tidak memberikan efek positif kepada tim saat berada di lapangan, terlebih jika berada dalam kepungan lawan," seru Moggi seperti dikuti 7Gold, Kamis (12/11/2009).
Mastermind skandal Calciopoli tersebut kembali menambahkan "Saya rasa Ronaldihno adalah tipe pemain yang hanya bisa tampil baik jika timnya juga sudah bermain bagus"
Galliani : Skema Offensif Leo, Terlalu Beresiko
M
M
ILAN - Perubahan patron yang disung pelatih AC Milan berbuah manis. Namun, strategi offensive yang kini diandalkan Leo justru mendapat kecaman dari wakil presiden klub, Adriano Galliani.
Ya, sejak mengganti patrol lawas 4-4-2 ke patron modern 4-4-3 yang lebih menyerang, Leo sukses membawa Rossoneri bangkit dari keterpurukan. Dalam tujuh laga yang dimainkan, Milan belum pernah kalah dengan meraup lima kemenangan dan dua hasil imbang. Salah satu yangt paling membanggakan tentu kemenangan 3-2 atas Real Madrid pada leg pertama penyisihan Grup C Liga Champions, di Santiago Bernabeu.
Kendati mennuai hasil positif, Galliani justru mengaku tidak nyaman dengan patron tiga striker yang diusung Leo. Menurutnya, strategi tersebut terlalu beresiko. Milan dinilainya tidak seimbang.
"Dengan empat pemain yang memiliki fokus untuk maju membantu serangan, Milan beresiko besar kehilangan keseimbangan saat mengantisipasi serangan balik," papar Galliani sebagaimana dikutip Studio Sport, Kamis (12/11/2009).
Kendati mengaku beresiko, namun Galliani tidak berani mengambil tindakan. Pasalnya, presiden klub Silvio Berlusconi menentukan apa yang dikehendakinya. "Presiden klub (Berlusconi) menyukai sistem baru ini dan mengharapkan hasil positif," tukasnya.
Selain berbicara mengenai strategi yang diusung Leonardo, pada kesempatan kali ini, Galliani juga berencana menurunkan harga tiket di paruh musim ini. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan antusiasme Milanisti untuk datang ke San Siro, terutama setelah mengalami penurunan drastis di awal musim ini.
"Yang membuat saya kecewa adalah, kami kehilangan 16.000 lembar tiket terusan, dari total yang kami dapatkan musim lalu. Atas hasil ini, saya ingin memberiktahukan kepada mereka bahwa kami akan memberikan penawaran spesial mulai dari Tahun Baru, kepada siapapun berlangganan," lanjut Galliani.
"Ini bukan semata-mata karena kami menginginkan pemasukan lebih. Kami hanya kecewa karena hanya 40.000 Milanisti yang hadir saat kami berhadapan dengan AS Roma," tutupnya.
Seedorf Impikan Main Di Premier League
MILA
MILA
N - Gelandang gaek AC Milan Clarence Seedorf telah mengeruk sukses di tiga kompetisi elit dunia, Belandan, Spanyol dan Italia. Kini, gelandang asal Belanda ini berharap bisa melengkapi suksesnya dengan bermain di pentas Premier League. Mampukah?
Ya, sejak memulai karirnya sepakbola professional, Seedorf diketahui telah mencicipi ketatnya berbagai kompetisi di benua Eropa. Hebatnya, di seluruh kompetisi yang dimainkannya, gelandang 33 tahun ini selalu mampu mereguk sukses.
Mengawali karir di tanah kelahirannya di Belanda bersama Ajax Amsterdam, Seedorf sukses mengantar Ajax menjarai Liga Champions pada 1995. Sukses di Belanda, Seedorf merambah Spanyol dan bergabung bersama Real Madrid. Tiga musim bersama El Real, gelandang kelahiran Suriname ini kembali menggondol trofi Liga Champions pada 1998.
Tak puas sampai disitu, Seedorf melanjutkan suksesnya di Italia bersama AC Milan yang diantarnya dua kali merengkuh trofi tertinggi di benua Biru pada musim 2003 dan 2007. Namun, sederet sukses ini masih belum membuatnya puas. Seedorf pun mengaku ingin bergabung dengan klub Inggris dan meraih sukses di Negeri Ratu Elizabeth.
Peluang Seedorf merumput di Inggris sebenarnya terbuka lebar saat pelatih Carlo Ancelotti mengajaknya ikut bersamanya hijrah ke Chelsea pada awal musim lalu. Sayangnya, saat itu Seedorf menolak dengan alasan loyalitas kepada Rossoneri. Namun, kali ini mantan gelandang Inter Milan ini mulai membuka pintu untuk merumput di Inggris.
"Itu (bermain di Inggris) selalu menjadi impian saya. Tiga negera yang saya impikan adalah Spanyol, Italia dan Inggris. Saya akan sangat bahagia jika bisa merumput dan meraih sukses di tiga kompetisi elit tersebut," papar Seedorf sebagaimana dikutip TalkSport, Kamis (12/11/2009).
"Bermain di Inggris merupakan impian yang belum terwujud, namun siapa tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, untuk saat ini saya masih sangat bahagia bersama Milan," tambahnya.
"Tapi, sekali lagi siapa yang tahu. Saya tak pernah mengatakan tidak, jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan," tukas gelandang kelahiran Paramaribo 1 April 1976 ini.
Operasi Kedua Nesta Berjalan Mulus
MI
MI
LAN - Bek tangguh AC Milan Alessandro Nesta harus dua kali menjalani operasi hidung. Namun, operasi kedua yang dijalaninya berjalan dengan sukses. Nesta pun dikabarkan siap kembali membela I Rossoneri dalam waktu dekat.
Seperti diketahi, Nesta mengalami cedera patah tulang hidung saat mengantar Milan menundukkan Chievo Verona 2-1 pada lanjutan Serie A, (25/10/2009) lalu. Atas cedera tersebut, Nesta pun harus menjalani operasi hidung.
Namun, dua pekan setelah melakukan operasi tersebut, Nesta harus kembali naik ke meja operasi untuk menyempurnakan kondisi tulang hidungnya.
"Kubu AC Milan mengkonfirmasi bahwa Alessandro Nesta telah menjalani operasi untuk menghilangkan keretakan kecil yang terjadi pada tulang hidungnya. Operasi kedua ini dilakukan Dikter Paolo Marconi di Klinik Letizia, Milan, dan berjalan lancar," tulis pernyataan kubu Milan lewat situs resminya, Kamis (12/11/2009).
"Atas suksesnya operasi ini, sang pemain (Nesta-red) bakal bisa kembali berlatih dalam tiga atau empat hari ke depan," tambah pernyataan tersebut.
Dengan kabar ini, kubu Milan menyakini jika Nesta bakal siap kembali memperkuat Il Diavolo saat berhadapan dengn Cagliari, dua pekan mendatang, atau usai jeda laga internasional, akhir pekan ini.
Rabu, November 11, 2009
Rui Costa : Ronaldinho Mukjizat Milan
ROMA - Ronaldinho mengagumkan
ROMA - Ronaldinho mengagumkan
! Demikian pujian mantan maestro lini tengah AC Milan Rui Costa untuk motor skuad Leonardo Araujo itu.
Di mata mantan pemain internasional Portugal, Dinho lah aktor utama kesuksesan Rossoneri mengganjal jerat Lazio, pekan lalu. Bantuan pilar 29 tahun pada Alexandre Pato, menurut Costa, sungguh luar biasa.
Tak heran, Rui Costa cukup yakin Ronaldinho akan menjadi kunci sukses Diavoli bila dirinya mampu mempertahankan performa.
"Saya melihat apa yang dilakukannya saat melawan Lazio-umpan silang yang indah," cetus Rui Costa kepada Il Corriere Dello Sport, Rabu (11/11/2009), "Bak mukjizat, tak banyak yang bisa melakukannya."
"Jarang ada pemain yang mampu mengumpan bola dari segala arah," pujinya.
"Leonardo pasti telah banyak memolesnya demi kebaikan Milan, dan dunia sepakbola. Jangan lupa dia pernah meraih Ballon d'Or," tambah direktur Benfica.
Senin, November 09, 2009
Leonardo : Babak I, Milan Luar Biasa
MILA
MILA
N - Posisi AC Milan merangsek ke peringkat ketiga klasemen Serie A berkat kemenangan 2-1 atas Lazio. Pelatih Leonardo Araujo mengaku senang dengan performa Ronaldinho Gaucho dkk di babak pertama.
Leonardo pantas senang dengan performa anak asuhannya pada babak pertama. Betapa tidak, Milan berhasil unggul 2-0 melalui Thiago Silva dan Alexandre Pato, sebelum Lazio memperkecil ketinggalan pada babak kedua melalui gol bunuh diri Silva.
"Permainan babak pertama Milan luar biasa. Kami bermain dengan benar dan tampil penuh kosentrasi," demikian penjelasan Leonardo kepada Puntosport, Senin (10/11/2009).
"Di babak kedua kami sedikit menderita karena sistem kami sendiri. Kami harus menguasai bola saat menyerang atau Anda beresiko membuat sesuatu di lini pertahanan," lanjut pelatih asal Brasil itu.
Milan juga berhasil menang 2-1 atas Roma pada 18 Oktober mendatang, yang membuat Ronaldinho Gaucho dkk nangkring di peringkat ketiga klasemen Serie A. I Rossoneri belum pernah tumbang sejal kekalahan dari FC Zurich 1-0.
Namun, Leonardo meminta anak asuhnya untuk tampil konsisten. "Sungguh sulit untuk terus mendominasi selama 90 menit. Kami harus bekerja keras untuk melakukan hal ini," pungkas suksesor Carlo Ancelotti tersebut.
Milan Mulai Suka Taktik Leonardo
MILAN -
MILAN -
AC Milan kembali memperlihatkan performa gemilang ketika menang 2-1 atas Lazio. Salah satu pemain kunci I Rossoneri Ronaldinho Gaucho mengaku mulai suka dengan taktik yang diterapkan Leonardo Araujo.
Dalam pertandingan ini, Ronaldinho ditempatkan di sisi kiri pada taktik 4-3-3 yang diterapkan Leonardo. Dia menjadi kunci kemenangan Milan setelah memberikan umpan matang kepada Alexandre Pato.
"Leonardo memainkan sistem baru dan kami mulai menyukai sistem permainan yang diterapkannya itu. Pada babak pertama kami bermain sangat bagus, tapi kami menjalani dengan sulit di babak kedua," jelas Ronaldinho.
"Selama karir, saya tidak pernah berpikir hanya untuk mencetak gol, tapi perlahan saya menjadi pemain yang memberi umpan kepada teman setim," lanjut pemain asal Brasil tersebut.
"Tentang musim saya dan timnas Brasil? Saya hanya berpikir tentang Milan dan membuat fans senang," tandas mantan bintang Barcelona tersebut sebagaimana dikutip Sky Sports.
Minggu, November 08, 2009
Ambisi Tinggi Pato Bersama Milan
MILA
MILA
N - Tampil fantastis bersama AC Milan, Alexandre Pato pun mengusung ambisi tinggi. Bomber 20 tahun berhasrat menyandingkan Scudetto serta trofi Liga Champions untuk Il Diavolo.
Skuad besutan Leonardo Araujo yang menjadi bulan-bulanan di awal musim kini mampu menyihir pecinta sepakbola dengan performa menakjubkan dalam beberapa laga terakhir.
Milan saat ini memuncaki klasemen sementara Grup C Liga Champions setelah menumbangkan Real Madrid 3-2 di Santiago Bernabeu dan bermain 1-1 pada laga balasan, tengah pekan lalu.
Tidak bisa dipungkiri, Pato menjadi salah satu figur penting dalam kebangkitan I Rossoneri. Namun, bintang muda Brasil belum puas. Dia kini bertekad membantu Milan memboyong dua trofi bergengsi ke San Siro.
"Saya ingin memenangkan Serie A dan Liga Champions. Selain itu, saya ingin tampil bagus bersama Milan dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini. Saya sangat bahagia berada di sini," ungkap Pato kepada Sky, Sabtu (7/11/2009).
Kepercayaan diri juga menaungi Pato kala jelang pertemuan Il Diavolo dengan Lazio, Minggu (8/11/2009). "Kami tahu ini akan menjadi laga sulit. Tapi, kami harus melakukan apa yang telah kami jalani di sesi latihan, pekan ini. Kami akan datang ke Roma untuk meraih tiga poin karena nilai itu sangat penting bagi kami," tegasnya.
Galliani Puas Kerja Keras Leonardo
MILAN - Sem
MILAN - Sem
pat terancam dipecat, Leonardo Araujo kini berhasil mengembalikan performa terbaik AC Milan. Wakil presiden Adriano Galliani pun secara terbuka menyatakan kegembiraannya atas kinerja suksesor Carlo Ancelotti.
Rossoneri menunjukkan sinyal kebangkitan setelah mengalahkan AS Roma 2-1 pada kompetisi Serie A, beberapa waktu lalu. Setelah itu, Alexandre Pato cs malah sukses membungkam kritik dengan menumbangkan raksasa Spanyol Real Madrid 3-2 pada ajang Liga Champions di hadapan publik Santiago Bernabeu.
Milan belum terkalahkan dalam enam laga terakhir. Termasuk ketika menahan El Real 1-1 dalam laga balasan, tengah pekan lalu. Galliani mengungkapkan kepuasannya atas kerja keras Leonardo.
"Dua laga melawan Real Madrid menunjukkan bahwa Leonardo bekerja dengan baik. Saya menyukai strateginya. Presiden Silvio Berlusconi selalu menginginkan tim yang tampil menyerang," papar Galliani seperti disitat Goal, Sabtu (7/11/2009).
"Saya tidak tahu apa yang bisa kami raih musim ini. Milan memainkan sepakbola cantik, dan Leonardo sukses menciptakan skema yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain," lanjutnya.
Galliani tentunya kembali menantikan hasil positif kala Il Diavolo bertandang ke markas Lazio, Minggu (8/11/2009).
Jumat, November 06, 2009
Ronaldinho Ingin Cetak Sejarah
MILAN - Gela
MILAN - Gela
ndang serang AC Milan Ronaldinho sempat tidak konsisten di awal musim. Dengan kerja keras, pemain Timnas Brasil itupun mendapatkan tempat ketika Rossoneri melakoni laga besar. Belum cukup, Ronaldinho mulai menatap keberhasilan lainnya.
Mantan pemain Barcelona tersebut menjelaskan ingin mencontoh mantan kapten Paolo Maldini dalam memimpin Milan meraih gelar di ajang domestik dan internasional.
"Saya selalu merasakan hal sama, meskipun banyak hal yang telah terjadi selama tiga tahun," kata Ronaldinho kepada La Gazzetta dello Sport seperti dilansir Goal, Jumat (6/11/2009).
"Saya belum berubah. Saya hanya memiliki lebih banyak pengalaman. Perbedaannya adalah sekarang saya bermain dan saya cukup beruntung bermain untuk tim bermental juara," lanjut pemah yang sempat mengalami cedera panjang tersebut.
"Sulit untuk duduk di bangku cadangan. Saya hanya bahagia ketika mampu melakukan apa yang paling saya cintai yaitu bermain sepakbola," tegasnya.
"Saya menikmati diri sendiri. Saya suka Milan. Kami bisa bermain sepakbola menyerang dengan pemain semacam hebat. Dan kami bersahabat, terasa seperti keluarga dan Milanello terasa seperti di rumah,' pungkas Ronaldinho.
Maldini Siap Kembali Ke San Siro
MILAN
MILAN
- Paolo Maldini siap kembali ke San Siro. Legenda AC Milan ini bersedia mengawal Rossoneri mengatasi masa-masa sulit dan menjaga konsistensi kala jaya.
Di usia yang tak lagi muda, Maldini memang tidak berencana turun lapangan. Bek 41 tahun ini cukup berada di pinggir lapangan dan memberi kontribusi langsung sebagai direktur.
Ini memang bukan wacana baru. Namun sekarang Maldini mengaku lebih siap memegang peran penting itu.
"Saya telah memberi dan menerima banyak dari tim ini. Saya merasakan cinta yang mendalam pada warna-warni perjalanan Milan, jauh lebih dalam ketimbang mereka," terang Maldini kepada La 7 Gold, Jumat (6/11/2009).
"Jika ada kesempatan positif untuk membantu tim ini, saya siap menerimanya. Jiwa saya ada di sini dan saya harap akan terus begitu," tambah mantan bintang internasional Italia, "Tim ini sarat kebanggaan yang luar biasa."
"Saat ini, kami menikmati momen istimewa karena tim telah mendapatkan konsistensinya kembali di Serie A dan Liga Champions," tandas Maldini.
Ya, setelah sempat terpuruk di awal kompetisi Diavoli akhirnya merangkak naik di peringkat empat klasemen Serie A dengan koleksi 19 poin. Juga memimpin klasemen Grup C Liga Champions, bersaing dengan Real Madrid.
Kamis, November 05, 2009
Gattuso Kembali Cedera
MILAN - AC Milan ter
MILAN - AC Milan ter
ancam kembali kehilangan gelandang tempurnya Gennaro Gattuso di laga lanjutan Serie A akhir pekan nanti. Rhino (panggilan Gattuso) dilaporkan menderita cedera.
Sempat di duduk bangku cadangan kala Rossoneri menjamu Real Madrid di pertandingan leg kedua babak penyisihan Grup C Liga Champions, Gattuso kini malah diberitakan kembali berkutat dengan masalah kebugaran.
Seperti dilansir Sky Sport Italia, Kamis (5/11/2009) Gattuso yang mengikuti sesi latihan rutin satu hari usai pertandingan kontra El Real (Rabu waktu setempat) terpaksa meninggalkan Milanello (kamp latihan Milan) lebih awal karena bermasalah dengan otot fleksor kaki kanannya.
Hingga kini tim medis Milan masih melakukan pemeriksaan terhadap cedera yang membekap gelandang andalan Timnas Italia itu. Mereka juga belum bisa memastikan apakah Gattuso bisa turun pada laga Milan berikutnya.
Gattuso sendiri diketahui sebelumnya sempat mengalami cedera serius pada laga derby melawan Inter Milan pada pekan kedua pagelaran Serie A Agustus lalu. Katika itu dia bermasalah dengan engkel.
Rabu, November 04, 2009
Abramovich Caplok Milan
MILAN - Man
MILAN - Man
ajemen AC Milan tengah dililit hutang besar. Menjual saham merupakan opsi tercepat menyelesaikan polemik. Namun pemilik AC Milan Silvio Berlusconi dengan tegas menolak menjual saham klubnya kepada pihak lain.
Presiden Libia Moammar Khaddafi diklaim berminat memiliki saham Milan. Begitu juga Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Terakhir, Milyader Rusia sekaligus pemilik Chelsea Roman Abramovich dikabarkan mencaplok saham AC Milan.
Sebenarnya, Fininvest, induk perusahaan milik Berlusconi menyatakan tidak ada rencana melepas saham AC Milan kepada pihak lain. Apalagi disebutkan saham yang akan dijual mencapai 40 persen.
Untuk kesekian kalinya Berlusconi menyampaikan bantahan. Perdana Menteri Italia tersebut langsung membantah rumor tersebut. Dia bahkan mentertawakan kabar telah menggelar pembicaraan dengan Abramovich.
"Tidak, Saya benar-benar yakin Chelsea cukup untuk dia dan dia akan bertahan bersama mereka. Untuk klub tercinta seperti Milan, tidak ada sosok yang bisa dikorbankan," kata Berlusconi seperti dilansir reuters, Rabu (4/11/2009).
Bukti Milan memiliki hutang adalah pelitnya manajemen menggunakan uang dari penjualan Ricardo Kaka. Rossoneri tidak mencari penggati pemain Timnas Brasil tersebut yang sepadan. Kemudian Milan juga tidak menunjuk pelatih yang memiliki kapasitas di Eropa dan dunia.
Minggu, November 01, 2009
Leonardo : Masa Suram Milan Sudah Berakhir
MILAN
MILAN
- Kemenangan 2-0 yang diraih AC Milan atas Parma, disambut gembira oleh pelatih Leonardo. Menurutnya, masa-masa sulit yang dirasakan Milan sudah berakhir dan skuadnya sudah bangkit kembali.
Milan sukses menembus posisi empat besar setelah mendapat tiga poin tambahan, berkat kemenangan atas Parma, malam tadi. Catatan ini menjadi jawaban atas kritik yang selalu dialamatkan kepada Milan, khususnya Leonardo.
"Kami belum gugur sekarang! Saya pikir semuanya sudah membaik dan kami sukses melewati masa-masa sulit. Saya sangat terkesan dengan apa yang tim ini lakukan. Kami mencetak gol dengan mudah dan mendapatkan beberapa peluang untuk mencetak gol," beber Leonardo seperti dilansir Football Italia, Munggu (1/11/2009).
"Beberapa pemain memang sudah berumur dan sedang membangun karakteristik yang berbeda. Saya memberi poin plus kepada Ronaldinho. Saya terus mendukungnya sebab saya tahu dia bisa," lanjut Leo.
Mengenai bangkitnya Marco Borriello, Leo juga memuji penampilannya dengan mencetak dua gol. "Sangat penting baginya menjadi alternatif bagi tim. Kami semua gembira Borriello sudah bangkit dan mencetak dua gol hebat."
Borriello Sempat Rencanakan Pensiun
MILA
MILA
N - Marco Borriello puas menghadiahi AC Milan dua gol kemenangan atas Parma, pagi ini. Gembira bukan tanpa alasan. Ternyata, striker 27 tahun itu sempat berniat gantung sepatu.
Cedera membuat Borriello patah asa. Terpikir olehnya memutuskan masa depan di dunia sepakbola. Namun, operasi dan dukungan tim membuatnya kembali ke lapangan.
"Bisa bermain saja, saya sudah senang. Itu sangat berarti karena sudah hampir setahun saya tidak merasakan turun penuh 90 menit," aku Borriello seperti dilansir football-italia, Minggu (1/11/2009).
"Sebelumnya, saya dibekap cedera kambuhan. Syukurlah sekarang sudah benar-benar pulih padahal pernah terpikir oleh saya gantung sepatu," tambahnya.
"Serius! Saya sempat mempertimbangkan pensiun. Mungkin tanpa operasi itu, saya tidak akan ada di sini," bebernya.
"Sekarang, saya siap memberi kontribusi untuk Milan," tegasnya.
Sabtu, Oktober 31, 2009
Leo Sabar Tunggu Gol Huntelaar
MILA
MILA
N - Klaas Jan Huntelaar belum mampu mencetal gol sejak direkrut AC Milan pada awal musim ini. Meski begitu, pelatih Leonardo Araujo mengaku masih percaya dan yakin The Hunter bakal menemukan ketajamannya bersama I Rossoneri.
Sejak diboyong ke San Siro dari Real Madrid, Huntelaar belum mampu beradaptasi dengan baik di pentas Serie A. Dari delapan laga yang telah dimainkannya, bomber Timnas Belanda ini belum mampu menyumbang gol. Kondisi ini pun sontak membuat The Hunter kabarnya hilang kepercayaan diri dan mulai gerah di San Siro.
Menyikapi hal ini, Leonardo pun tergerak untuk memberikan suntikan moral kepada anak asuhnya. Menurutnya, kondisi sulit yang tengah dialami Huntelaar adalah suatu hal normal yang nantinya akan terselesaikan dengan sendirinya, seiring waktu berjalan.
"Huntelaar? Sampai saat ini dia masih tenang," papar Leonardo sebagaimana dikutip Tottomercatoweb, Sabtu (31/10/2009).
"Bagi seorang striker, mencetak gol merupakan hal yang vital. Dan situasi yang dialaminya sekarang merupakan hal yang normal, sebab ia baru bergabung di awal musim ini. Saya yakin, waktu baginya menunjukkan ketajamannya akan segera datang," tambahnya.
Lebih lanjut, Leonardo juga memberikan sedikit konfirmasi tentang susunan pemain yang akan dimainkannya saat Milan menjamu Parma di San Siro, Minggu (1/11/2009). Leo mengaku belum bisa memainkan Alessandro Nesta yang masih cedera. Namun, ia menyambut baik kehadiran Gennaro Gattuso yang yang tekah pulih dan siap tampil lawan Parma.
"Saya tak mengikutsertakan Nesta karena masih cedera. Saya harap, ia bisa pulih dan kembali bermain saat menghadapi Real Madrid (Liga Champions). Namun, kami akan diperkuat Gattuso. Dia telah pulih dan siap kembali bekerja keras," tandas pelatih 40 tahun ini.
Kamis, Oktober 29, 2009
Imbang, Leonardo Tak Habis Pikir
NAPOLI - AC
NAPOLI - AC
Milan hanya nyaris menyentuh kemenangan pada pertandingan melawan Napoli, dini hari tadi. Unggul cepat 2-0 di babak pertama, harus kebobolan dua gol di menit akhir laga.
Pelatih Leonardo sampai kehabisan kata-kata menggambarkan situasi yang terjadi pada timnya. Leo seperti sudah merasakan akan mendapat kemenangan, namun harus menguap setelah Luca Cigarini dan German Gustavo Denis menyamakan skor.
"Tidak mudah memberikan pernyataan untuk pertandingan seperti ini. Kami hampir mendapat kemenangan dan memimpin hampir selama 85 menit. Semuanya harus berubah di menit akhir," jelas Leonardo seperti dilansir reuters, Kamis (29/10/2009).
"Kami sangat menderita ketika Napoli bermain bagus. Kami makin kesulitan setelah Ignazio Abate diusir wasit. Itu berpengaruh pada keseimbangan tim," lanjut Leonardo.
Mengenai masalah Ronaldinho yang terlihat tidak senang ketika diganti, Leo berharap itu tak akan menjadi masalah besar. "Dinho tidak senang ketika ditarik keluar? Saya harap tidak terjadi apa-apa. Saya sudah berbicara dengannya dan senang melihatnya bersemangat tampil di lapangan."
Rabu, Oktober 28, 2009
Derita Membuat Milan Tumbuh
MILAN - A
MILAN - A
wan kelabu tampaknya sudah berlalu dalam perjuangan Milan. Rossoneri sudah menunjukkan kekuatannya pekan lalu. Sang pelatih Leonardo pun menegaskan timnya lebih baik dan kuat dibandingkan pada awal musim lalu.
Mantan bintang Timnas Brasil tersebut yakin penampilan buruk anak asuhnya di Serie A dan Liga Champions sebenarnya sangat berguna. Seperti saat ini, punggawa Milan tahu apa yang mereka harus hindari pada pertandingan ke depan.
"Penderitaan di awal musim membuat kami tumbuh. Kondisi tersebut membuat kami merenung dan mencari solusi bersama," kata Leonardo kepada Milan Channel, Rabu (28/10/2009).
"Sudah jelas kami tidak ingin menderita. Kami ingin selalu menang hingga menit terakhir. Tapi, saya tidak akan meninggalkan kedua emosi tersebut," lanjut mantan pemain Milan ini.
"Kami memiliki identitas yang tepat. Bila Anda memilih gaya bermain, Anda juga memilih sikap, selain dari sistem bermain. Tim ini ingin kejutan, untuk meyakinkan dan untuk menyakiti," lanjutnya.
"Bagaimana Anda melangkah ke lapangan dan bagaimana Anda menafsirkan peran yang berarti. Ide saya adalah mempertahankan identitas bermain, termasuk ketika Anda mengubah pemain," pungkasnya.
Franco Baresi : Ronaldinho Krusial Untuk Milan
MILAN
MILAN
- Ronaldinho belum habis. Legenda Italia dan AC Milan Franco Baresi menegaskan, gelandang Brasil merupakan kunci Rossoneri meraih sukses musim ini.
Dinho memang mengalami musim yang cukup berat bersama Rossoneri. Usai meninggalkan Barcelona 2008 silam, kariernya bisa dibilang meredup. Dia bahkan harus berjuang mendapatkan tempat di skuad utama, musim lalu.
Beruntung, Dinho kini mulai kembali menunjukkan sinarnya. Pemain bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira menjadi pahlawan kemenangan Milan atas AS Roma beberapa waktu lalu.
Baresi pun mengimbau para Milanisti untuk terus memberikan dukungan kepada Dinho agar sang pemain dapat mengembalikan performa terbaiknya.
"Saya selalu pro-Ronaldinho. Dia memiliki bakat lebih ketimbang para pemain lain," cetus Baresi kepada Sportmediaset, Rabu (28/10/2009).
"Saya suka umpan-umpan jauhnya. Tidak seharusnya dia selalu mendapat kritik tajam. Saya pikir, dia dan (Alexandre) Pato memerlukan lebih banyak dukungan," lanjutnya.
Lebih lanjut, Baresi pun membagi pendapatnya seputar peluang Il Diavolo merengkuh mahkota Serie A musim ini.
"Saya bisa melihat Milan, Inter dan Juventus bersaing memperebutkan gelar juara. Saya pikir, Milan harus lebih percaya diri, sementara Inter harus mengembangkan permainan mereka. Juventus juga masih harus meningkatkan performa," tandas Baresi.
Selasa, Oktober 27, 2009
Cedera Storari Akibat Tiru Higuita
MILAN
MILAN
- Kiper AC Milan Marco Storari harus absen panjang akibat cedera paha. Penyebabnya sederhana, Storari mencoba gaya tendangan kalajengking ala kiper legendaris Kolombia, Rene Higuita.
Akibatnya, Storari mengalami cedera tendon pada paha kanannya jelang Milan menjamu AS Roma di San Siro. Laporan awal menyebutkan, cedera itu membuat Storari akan absen sepanjang musim ini. Tapi, kubu Milan menegaskan bahwa Storari akan tampil pada pertengahan November.
Kini yang menjadi permasalahan adalah penyebab cedera yang dialami mantan kiper Fiorentina tersebut. Dia dikabarkan menjajal kemampuan tendangan kalajengking yang dilakukan Rene Higuita.
Seperti dilansir Sportmediaset.it, Selasa (27/10/2009), Storari tetap berada di lapangan Milanello, setelah sesi latihan berakhir. Storari mendemonstrasikan tendangan spektakuler dengan bersalto di udara dan menendang bola dengan tumit. Namun, fatal akibatnya Storari malah mengalami cedera.
Dengan demikian, pelatih Leonardo kini praktis hanya memiliki kiper Nelson Dida. Christian Abbiati sedang menjalani perawatan akibat cedera lutut. Beruntung, Dida mampu tampil baik pada laga melawan Real Madrid dan Chievo.
Milan Tidak Kecewakan Berlusconi Lagi
MILAN -
MILAN -
AC Milan perlahan bangkit dari keterpurukan. Menyimak fakta tersebut CEO Rossoneri Adriani Galliani pun berjanji muali sekarang timnya tidak akan membuat kecewa presiden klub Silvio Berlusconi lagi.
Milan memperoleh tiga kemenangan beruntun dalam dua pekan terakhir. Klub besar seperti AS Roma dan Real Madrid, serta tim medioker Chievo Verona jadi korban keganasan Alexandre Pato dkk.
Hasil itu kontan mengembalikan asa Milan untuk bisa masuk ke trek perburuan Scudetto lagi, sekaligus mengakhiri periode suram Il Diavolo. Merasa optimis Galliani pun berani mengumbar janji kepada Berlusconi.
"Saya sudah berbicara kepada Berlusconi. Saya bilang Milan sudah menderita terlalu banyak, oleh sebab itu saya berjanji semua itu tidak akan terulang lagi," tutur Galliani seperti disitat Goal, Selasa (27/10/2009).
Berlusconi sendiri tentunya tidak bisa langsung percaya dengan ucapan Galliani. Dia butuh pembuktian terlebih dahulu, salah satu caranya adalah dengan kembali meraih kemenangan saat berhadapan dengan Napoli tengah pekan ini.
Januari, Milan Hanya Rekrut Beckham
MILAN -
MILAN -
Adriano Galliani menepis kabar yang menyebut AC Milan bakal melakukan revolusi skuad pada bursa transfer Januari mendatang. Wakil presiden klub ini menegaskan jika Rossoneri hanya akan merekrut David Beckham pada bursa transfer jilid dua nanti.
Sebelumnya, Milan dikabarkan bakal melakukan revolusi besar pada Januari mendatang. Selain meminjam kembali Beckham dari LA Galaxy, tiga pemain lain seperti bomber Tottenham Hotspur Roman Pavlyuchenko, gelandang Olympique Lyon Ederson dan mantan striker Inter Milan Adriano Leite kabarnya bakal diboyong ke San Siro.
Namun, wacana tersebut muncul kala klub asuhan Leonardo Araujo itu masih terjebak krisis, beberapa waktu lalu. Kini, setelah Milan mulai bangkit usai mencatat tiga kemenangan beruntun, Galliani pun menampik kabar tersebut. Menurut pria berkepala plontos ini, Milan hanya akan mendatangkan Beckham pada Januari mendatang.
"Saya tak pernah berbicara tentang rencana belanja pemain. Hanya David Beckham yang akan datang ke San Siro pada Januari mendatang. Tak ada pemain lain yang akan datang," ungkap Galliani sebagaimana disitat Sky Sport Italia, Selasa (27/10/2009).
Pada kesempatan ini, Galliani juga membantah keras rumor yang menyebut Milan bakal melego bomber anyarnya Klaas Jan Huntelaar. Menurutnya, striker Belanda yang diboyong dari Real Madrid pada awal musim ini, masih memiliki peran di skuad Il Diavolo.
"Huntelaar? Dia sama sekali tidak dalam daftar jual. Dia merupakan pemain yang berbahaya di kotak penalti. Namun, permasalahannya kami belum bisa memanfaatkan kelebihan yang dimilikinya dengan baik," kilahnya.
Nesta Jalani Oprasi Hidung
MI
MI
LAN - Alesandro Nesta mengalami cedera pada hidung saat menjadi pahlawan kemenangan AC Milan atas Chievo Verona, Senin (26/10/2009) dini hari kemarin. Bek veteran Rossoneri itu dikabarkan harus menjalani operasi.
Nesta menjadi pahlawan Milan dengan torehan dua gol yang dicetaknya pada menit 81 & 90. Milan pun menang 2-1 setelah sebelumnya tertinggal satu gol sejak babak pertama. Namun, aksi heroik mantan bek Timnas Italia ini harus dibayar dengan cedera retak tulang hidung.
Meski mengkonfirmasi Nesta bakal menjalani operasi, namun kubu Rossoneri menjamin jika mantan bek Lazio ini bakal siap kembali beraksi saat Milan bertandang ke markas Napoli, pada Giornata ke-10 Serie A, Kamis, (29/10/2009) dini hari WIB.
"AC Milan mengumumkan bahwa Alessandro Nesta akan menjalani operasi yang akan dilakukan dokter Paolo Marconi atas keretakan kecil yang menimpa tulang hidungnya," bunyi pernyataan kubu Il Diavolo sebagaimana dikutip Goal, Selasa (27/10/2009).
"Namun, Nesta dipastikan bakal kembali pada sesi latihan Selasa, jelang pertandingan menghadapi Napoli," tambahnya.
Peran Nesta di jantung pertahanan Milan setelah ditinggal ikonnya Paolo Maldini yang pensiun pada akhir musim lalu memang sangat vital. Bek 33 tahun ini bahkan menjadi salah satu kunci sukses Milan saat memenangi dua laga terakhir atas AS Roma (Serie A) dan Real Madrid di Liga Champions.
Senin, Oktober 26, 2009
Jankulovski Operasi Cedera Enkel
MILA
MILA
N - Defender AC Milan Marek Jankulovski harus menunda hasratnya untuk bermain. Pasalnya, Jankulovski akan menjalani operasi cedera pergelangan kaki kiri yang dialaminya.
Pergelangan kaki adalah masalah yang kerap dialami mantan pemain internasional Rep Ceska ini. Jankulovski harus berjuang melawan cedera tersebut sejak musim 2005.
Belum diketahui kapan pemain 32 tahun ini akan kembali bergabung dengan tim utama. Tapi, fans Rossoneri tetap berharap Jankulovski bisa kembali fit dan menjadi pengawal lini belakang Milan.
Jankulovski sudah memutuskan untuk pensiun dari pentas sepakbola internasional 10 hari lalu. Itu setelah Timnas Rep Ceska gagal menembus putaran final Piala Dunia Afrika Selatan tahun depan.
Bersama Milan, musim ini adalah musim yang keempat, setelah bergabung dari Udinese pada 2005 lalu. Jankulovski turut mengantarkan Milan menjuarai Liga Champions 2007, ketika mengalahkan Liverpool 2-1.
Galliani Langsung Optimis Dengan Milan
MILA
MILA
N - AC Milan baru saja keluar dari tekanan setelah meraih tiga kemenangan beruntun. Wakil presiden Adriano Galliani langsung memuji kebangkitan timnya, dan yakin jika Milan bisa memenangkan setiap laga di musim ini.
Rossoneri menutup tiga laga dengan kemenangan di smeua kompetisi, termasuk dengan membekuk Chievo Verona 2-1, Senin (26/10/2009) dini hari tadi. Kemenangan itu meneruskan hasil 2-1 atas Roma dan 3-2 melawan Real Madrid.
"Pemain mungkin kehilangan kepercayaan diri setelah kehilangan Kaka yang hengkang ke Real Madrid. Siapa pun itu, Kaka hanya seorang pemain," jelas Galliani seperti dilansir Sky, Senin (26/10/2009).
"Dan kabar lepasnya keterikatan dengan presiden Berlusconi? Saya katakan bahwa sepenuhnya itu tidak benar. Kemenangan yang kami raih sekaligus menunjukan bahwa kami masih punya kekuatan. Kuncinya adalah kepercayaan diri," lanjut Galliani.
The Diavoli kini sedang diselimuti semangat tinggi jelang laga tengah pekan melawan Napoli di San Paolo.
Sabtu, Oktober 24, 2009
Huntelaar Jadi Starter Lawan Chievo
MILA
MILA
N - Pelatih AC Milan Leonardo, akan memberikan kesempatan kepada striker Klaas-Jan Huntelaar, untuk menunjukan kapasitasnya melawan Chievo Verona, Minggu (25/10/2009).
Pemain asal Belanda tersebut bergabung dengan Rossoneri dari Real Madrid, awal musim ini. Tapi, secara umum The Hunter belum menunjukan kontribusi maksimal. Huntelaar kalah saing dengan Alexandre Pato atau striker gaek, Pippo Inzaghi.
Leonardo baru saja sukses menerapkan skema 4-3-3 melawan Real Madrid, pertengahan pekan ini. Pelatih asal Brasil itu akan kembali menerapkan skema yang sama melawan Chievo Verona.
Seperti dikutip Puntosport.net, Huntelaar akan memulai laga bersama Ronaldinho dan Alexandre Pato. Keduanya tampil baik melawan Real. Pato malah mencetak dua gol dan memberikan kemenangan di Bernabeu tersebut.
Di posisi lain, Gennaro Gattuso masih dalam perawatan. Sementara gelandang berpengalaman Massimo Ambrosini harus menjalani hukuman.
Kemungkinan Formasi Milan:
Dida; Oddo, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski; Flamini, Pirlo, Seedorf; Pato, Huntelaar, Ronaldinho.
Leonardo Percaya Penuh Pada Dida
M
M
ILAN - Nasib kiper AC Milan Nelson Dida selamat. Pelatih Leonardo tetap percaya penuh kepada Dida, meski melakukan blunder saat Rossoneri menghempaskan Real Madrid 3-2 pada babak penyisihan Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (22/10/2009).
Seperti diberitakan, Dida terlihat melakukan blunder setelah tendangan lemah gelandang Real Madrid Esteban Granero tidak dikuasai dengan maksimal. Bola menyentuh lutut Dida dan kembali lepas dari genggaman sebelum diceploskan striker Real Madrid Raul Gonzalez.
"Ini sesuatu yang normal dan bisa saja terjadi. Dida adalah seorang pakar sepakbola dan dia akan tahu bagaimana keluar dari momentum tersebut," kata Leonardo seperti dikutip oleh Goal.com Italia, Jumat (23/10/2009).
Selain Leonardo, dukungan juga datang dari Ronaldinho. Kemungkinan besar seluruh punggawa Milan tetap memberikan suntikan motivasi.
"Kesalahan Dida memotivasi kami untuk berbuat lebih baik. Ketika rekan satu tim Anda membuat kesalahan, kami semua membela dia," imbuhnya.
Dida memang selamat dari serangan berbagai pihak. Ceritanya akan berbeda bila Milan mengalami kekalahan dan salah satu faktornya akibat blunder Dida.
Minggu, Oktober 18, 2009
Milan Belum Hancur!
MILAN -
MILAN -
Leonardo Araujo muak dengan anggapan yang menyebut era kejayaan AC Milan segera berakhir. Pelatih asal Brasil itu optimistis, anak-anak asuhnya mampu membungkam kritik dan menunjukkan kualitas sebenarnya.
Didapuk sebagai salah satu tim elit Eropa, I Rossoneri kini menjadi bulan-bulanan setelah menampilkan performa mengecewakan sejak awal musim. Milan terdampar di posisi 12 klasemen sementara Serie A setelah hanya mendulang 2 kemenangan. Sisanya? Tiga hasil imbang serta dua kekalahan menggenapkan total raihan Milan menjadi 9 poin.
Leonardo tidak menampik bahwa skuadnya tengah mengalami masa sulit. Namun, suksesor Carlo Ancelotti menilai, Massimo Ambrosini dkk masih jauh dari kata hancur lebur.
"Menurut saya, menyebut kondisi Milan saat ini sebagai ?hancur lebur' sangat tidak adil," cetusnya kepada Milan Channel, Minggu (18/10/2009).
"Saya pikir, istilah itu terlalu berlebihan untuk menjelaskan apa yang kami alami saat ini. Jika Anda memiliki ekspektasi tertentu, jelas Anda akan selalu kecewa," lanjut Leonardo.
Kini, Il Diavolo akan kembali menghadapi ujian berat. Senin (19/10/2009) dini hari, Milan akan menjamu sesama tim pesakitan AS Roma dalam giornata 8. Jelas, Milan wajib menuai angka sempurna dan tidak mengulangi ?tragedi' beberapa pekan lalu kala dipermalukan FC Zurich dalam penyisihan grup Liga Champions.
"Ada sedikit tekanan menjelang pertandingan (lawan Roma). Kami harus mengembangkan gaya permainan, karena ketika kami keluar menyerang, kami selalu membuat lawan kesusahan," pungkas Leonardo.
Jumat, Oktober 16, 2009
Milan Protes, AS Cuek
WASHINGTON
WASHINGTON
- Kegusaran AC Milan atas cedera yang dialami bek Oguchi Onyewu tidak membuat Timnas Amerika Serikat (AS) pusing. Klub asuhan Bob Bradley menegaskan, saat ini hal terpenting adalah memastikan kesembuhan sang pemain.
Onyewu mengalami cedera saat membantu AS menghadapi Kosta Rika dalam laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2010, Kamis (15/10/2009) pagi. Bek 193cm diperkirakan tidak bisa merumput hingga empat bulan ke depan.
Wakil presiden Rossoneri Adriano Galliani murka. Dia menuntut kubu AS untuk membayarkan gaji Onyewu sebagai kompensasi kerugian yang diterima Milan.
Menanggapi hal itu, juru bicara Badan Sepakbola AS Neil Buethe menjelaskan, bahwa belum ada kontak apapun dari Milan seputar cederanya Onyewu. Buethe juga menegaskan, prioritas AS saat ini adalah menyembuhkan mantan punggawa Standard Liege.
"Tidak ada pembicaraan antara Badan Sepakbola AS dan AC Milan seputar gaji Onyewu, selain berita yang kami baca. Prioritas kami saat ini adalah memastikan Gooch (panggilan Onyewu) segera sembuh," tutur Buethe seperti dilansir Yahoo Sports, Jumat (16/10/2009).
"Kami akan merespon pernyataan Milan ketika dan jika mereka menghubungi. Tapi, kami tidak punya komentar saat ini, karena Milan belum menghubungi kami," tandas Buethe.
The Yanks agaknya memang tidak perlu khawatir dengan ancaman Diavolo Rosso. Pasalnya, berdasarkan aturan FIFA, pihak klub bertanggung jawab penuh atas pemainnya selama masih terikat kontrak. Termasuk saat mengalami sakit atau kecelakaan kala melakoni pertandingan bersama timnas.
Ronaldinho : Seri A Lebih Sulit
MILA
MILA
N - Ronaldinho menjadi sasaran cemooh Milanisti akibat performanya yang jauh menurun jika dibandingkan dengan saat membela Barcelona. Mau tahu apa jawaban penyerang AC Milan itu?
Dinho dengan jujur berkata bahwa berlaga di Serie A jauh lebih sulit ketimbang La Liga. Pasalnya, menurut Dinho, barisan lini belakang lebih ketat dalam menjaga striker lawan.
"Lebih sulit untuk bermain di Italia daripada di Spanyol. Di sini, saya tidak mendapat banyak ruang," akunya sebagaimana dikutip AS, Jumat (16/10/2009).
Diboyong dari Blaugrana seharga 25,5 juta pounds awal musim lalu, bintang Brasil itu diharapkan mampu membawa Rossoneri kembali merengkuh gelar scudetto.
Namun, pemain 29 tahun itu seperti kehilangan permainan terbaiknya. Dinho jarang menjadi pilihan utama. Nalurinya dalam mencetak gol pun tidak lagi sama. Alhasil, Milan menjalani musim 2009/2010 dengan susah payah.
Ketika ditanya apakah dirinya bermasalah dengan strategi yang diterapkan sang pelatih, Leonardo Araujo, Dinho langsung membantah. "Tidak ada masalah di antara kami," tegas mantan punggawa Paris Saint-Germain.
"Tidak masalah apakah saya ditempatkan di depan, kiri atau kanan. Saya ulangi, masalahnya adalah saya tidak memiliki ruang cukup," tutupnya.
Dinho menjadi penyelamat Il Diavolo saat ditahan Atalanta Bergamo 1-1 (4/10/2009). Leonardo tentunya berharap Dinho bisa kembali memberikan kontribusi penting saat Milan menjamu AS, akhir pekan nanti.
Rabu, Oktober 14, 2009
Ancelotti : Milan Tak Akan Hancur
LONDON -
LONDON -
Ditinggal sejumlah pilar pentingnya, AC Milan kini dalam keadaan terpuruk. Meski begitu, mantan pelatih Carlo Ancelotti berkeras, Milan akan segera bangkit sebelum keadaan bertambah buruk.
Musim 2009/2010 memang masa yang sulit bagi Rossoneri. Akhir musim lalu, Don Carletto hengkang dari San Siro untuk menangani klub elit Inggris, Chelsea. Kapten sekaligus jangkar pertahanan Paolo Maldini pun meninggalkan skuad setelah memutuskan gantung sepatu. Terakhir, playmaker andalan Ricardo Kaka pun dilepas ke Real Madrid dengan banderol 65 juta euro.
Kepergian ketiganya langsung membawa dampak negatif bagi Il Diavolo. Tampil buruk sepanjang pra-musim, Milan belum berhasil memperbaiki performa di kompetisi resmi. Hingga pekan ketujuh Serie A, Milan masih terdampar di peringkat 12 klasemen sementara, hasil dari 2 kemenangan, 3 hasil imbang, serta 2 kekalahan.
Andrea Pirlo dkk juga harus dipermalukan klub lemah FC Zurich dalam babak penyisihan grup Liga Champions. Mereka takluk 0-1 di hadapan pendukungnya sendiri.
Pelatih muda Leonardo Araujo yang awalnya diharapkan menjadi Pep Guardiola bagi Milan kini dikritik habis-habisan. Bintang Brasil Ronaldinho dan Alexandre Pato juga belum memperlihatkan performa maksimal. Tak ayal, banyak pihak meramalkan, musim ini akan menjadi awal kehancuran Rossoneri.
Namun, Carletto menampik keras anggapan tersebut. Dia yakin, klub yang pernah diasuhnya selama delapan tahun itu mampu melepaskan diri dari lubang jarum.
"Saya pikir, Milan tidak sedang menuju kehancuran. Saya yakin, mereka tidak akan hancur," tegas pelatih 50 tahun itu sebagaimana disitat Goal, Rabu (14/10/2009).
"Memang, ada beberapa lubang yang harus segera diperbaiki. Leonardo harus melaksanakan tugasnya dengan tenang," saran Ancelotti.
Selasa, Oktober 13, 2009
Revolusi Rossoneri
MIL
MIL
AN - AC Milan menjalani musim 2009/2010 dengan terseok-seok. Manajemen klub pun dikabarkan siap melakukan perombakan di tubuh skuad, Januari mendatang. Benarkah?
Corriere dello Sport melansir, Selasa (13/10/2009), Milan tengah merencanakan transfer besar-besaran pada bursa transfer jilid II. Setidaknya, empat pemain bakal didatangkan ke San Siro.
Hingga saat ini, prioritas utama Il Diavolo tetaplah bintang internasional Inggris David Beckham yang musim lalu juga menghabiskan separuh musim di Milan. Rossoneri berharap bisa kembali meminjam jasa Becks hingga akhir musim dari LA Galaxy.
Kendati rencana itu kabarnya terganjal masalah gaji, Senin (12/10/2009) lalu, wakil presiden Adriano Galliani menegaskan jika wacana tersebut sangat berpeluang besar untuk diwujudkan.
Agenda kedua Milan adalah mencari striker anyar yang bisa mendampingi Alexandre Pato serta Filippo Inzaghi. Pasalnya, Klaas-Jan Huntelaar yang diboyong dari Real Madrid awal musim ini belum mampu memberikan kontribusi signifikan.
Ada dua nama yang tengah dihubungkan dengan Milan. Pertama adalah mantan striker Inter Milan Adriano Leite yang kini membela klub Brasil Flamengo. Adriano berhasil memperbaiki karir sepakbolanya dengan tampil sebagai topskor sementara Serie A Brasil.
Selain itu, masih ada bomber Tottenham Hotspur Roman Pavlyuchenko. Bintang Rusia yang dinilai mandul bersama Spurs kabarnya bakal ditukar dengan The Hunter. Kubu The Lily Whites sendiri diketahui juga sempat mengincar jasa Huntelaar ketika masih berkostum Madrid.
Yang terbaru, Rossoneri disinyalir tengah mengintai gelandang serang Olympique Lyon Ederson. Isu tersebut meramaikan halaman-halaman suratkabar Italia, pagi ini (waktu setempat). Apalagi, agen pemain asal Brasil itu juga menyebut bahwa kliennya sangat mungkin menjadi penerus Kaka di Milan.
Rencana ambisius ini jelas bertujuan agar skuad besutan Leonardo bisa keluar dari keterpurukan. Milan terdampar di peringkat 12 klasemen sementara setelah hanya berhasil membukukan dua kemenangan dari tujuh laga.
Nah, kini pertanyaannya, mampukah Milan mewujudkan wacana tersebut?
Kesempatan Leo Tinggal Dua Pertandingan
MILAN
MILAN
- Nasib pelatih AC Milan Leonardo Nascimento benar-benar diujung tanduk. Kabarnya pihak klub telah memberikan ultimatum.
Isu pemecatan Leo (panggilan Leonardo) sudah bergulir sejak beberapa waktu belakangan. Kegagalannya mendongkrak prestasi Rossoneri jadi satu-satunya alasan manejemen Rossoneri ingin mendongkel posisi pria asal Brasil itu.
Seperti disitat Il Corriere Dello Sport, Selasa (13/10/2009) kini klub sudah tidak mau main-main lagi. Mereka memberikan tenggat waktu dua pertandingan kepada Leo untuk bisa mempersembahkan kemenangan.
Salah satu laga yang paling menentukan nasib Leo adalah kontra Real Madrid di babak penyisihan Liga Champions 2009/2010 tengah pekan depan. Namun sebelumnya mereka harus melewati terkaman serigala-serigala AS Roma pada laga lanjutan kompetisi Serie A di akhir pekan.
Jika gagal, bisa dipastikan posisi Leo bakal langsung digantikan oleh beberapa kandidat. Diantara nama yang sudah masuk adalah Filippo Galli, Marco van Basten dan Luciano Spaletti.
Ronaldinho Berlatih Ekstra
MILAN -
MILAN -
Bintang AC Milan Ronaldinho benar-benar tidak mau mengecewakan para fans dengan penampilan buruknya di hampir setiap laga. Demi mencegahnya dia bersedia menjalani latihan ekstra.
Sejak awal kedatangan pada awal musim lalu, Dinho (panggilan Ronaldinho) belum memberikan kontribusi berarti bagi tim. Kala itu alasan utamanya karena kalah saing dengan Ricardo Kaka di lini tengah.
Kini setelah Kaka hijrah ke Real Madrid, beban sepenuhnya langsung dilempar ke pundak Dinho. Namun apa lacur, dia tetap saja gagal mempertontonkan aksi memukau seperti ketika di masa awal bersama Barcelona.
Untungnya mantan pemain Paris St Germain itu memiliki mental baja, dia tidak menyerah dan terus berupaya bangkit. Nah, salah satu implementasi usaha dia tunjukan dengan menjalani latihan tambahan.
Seperti dilaporkan Tuttosport, Selasa (13/10/2009) Dinho belakangan diketahui melakukan latihan ekstra. Dia selalu mulai berlatih satu setengah jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Minggu, Oktober 11, 2009
Kepindahan Beckham Terganjal Masalah Gaji
MIL
MIL
AN - Musim ini AC Milan benar-benar tidak bisa lepas dari masalah. Disamping penampilan yang mandek, mereka juga harus dipusingkan dengan perkara finansial.
Salah satu gambaran nyata kembali terkuat. Ya, kali ini terkait wacana kepindahan gelandang LA Galaxy David Beckham.
Setelah sempat diberitakan segera bergabung dengan status pinjaman ke skuad Rossoneri pada tengah musim mendatang. Kini kepindahan Becks (panggilan Beckham) malah dilaporkan terganjal masalah tuntutan gaji.
Seperti disitat News of The World, Minggu (11/10/2009) Il Diavolo tidak sanggup memenuhi nilai gaji mantan kapten Timnas Inggris itu. Milan hanya sanggup membayar gaji sebesar 40 ribu poundsterling perpekan, sedangkan yang tertera di kontrak adalah sebesar 70 ribu poundsterling per pekan.
Hal itu sebenarnya juga berlaku pada musim lalu, ketika Becks pertama kali hijrah. Namun, ketika itu manajemen sang pemain bersedia menalangi sebagian pembayaran.
Sabtu, Oktober 10, 2009
Ronaldinho Dan Pato Kunci Kebangkitan Milan
MILAN -
MILAN -
Apa yang harus dilakukan AC Milan untuk keluar dari keterpurukan yang dialami tim saat ini? Kuncinya terletak pada penampilan Ronaldinho dan Alexandre Pato.
Hal itu diungkapkan bek muda Rossoneri asal Brasil, Thiago Silva. Bek 25 tahun itu percaya, kedua kompatriotnya mampu membawa Milan merangkak ke papan atas klasemen Serie A. Dengan syarat, Dinho dan Pato harus memperbaiki penampilan mereka saat ini.
Sebagaimana diketahui, klub yang kini dibesut Leonardo Araujo memang gagal membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu klub elit Eropa. Sepeninggal Carlo Ancelotti, Kaka, serta Paolo Maldini, Rossoneri seolah terjun bebas ke papan tengah klasemen. Saat ini Milan menempati peringkat ke-12 dengan koleksi nilai 9, hasil 2 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 2 kekalahan.
Cibiran dan cemooh tak pelak terlontar, bahkan dari kubu Milanisti. Leonardo kini memiliki beban berat untuk segera membawa perbaikan bagi Andrea Pirlo dkk.
Menurut Silva, hal pertama yang harus dilakukan Leonardo adalah memastikan Dinho dan Pato bermain lebih baik pada laga-laga berikutnya. Jika keduanya mampu tampil apik, mantan punggawa Fluminense itu percaya, kemenangan akan segera menghampiri.
"Ronaldinho adalah pemain yang baik dan kami berteman di luar lapangan. Selalu menyenangkan bersamanya," puji Silva.
"Kami tengah mengalami masa sulit. Tapi, jika Ronaldinho dan Pato tampil bagus, maka Milan akan kembali meraih kemenangan," cetusnya kepada situs resmi Milan, Sabtu (10/10/2009).
Milan akan menjamu AS Roma pada lanjutan Serie A, 19 Oktober mendatang. Silva yang sudah absen beberapa lama akibat cedera kabarnya bakal kembali diturunkan pada laga tersebut.
"Saya merasa baik-baik saja dan siap menghadapi Roma, (ini semua) berkat bantuan para staf Milan," tuturnya.
"Saya tidak sabar kembali. Kami harus benar-benar memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah melawan Roma," pungkas Silva.
Jumat, Oktober 09, 2009
Milan Tetap Berlualitas
MILAN A- AC Milan belum mampu melalui krisis kemenangan musim ini. Dalam empat lagaterakhir, Rossoneri hanya meraih dua kali imbang dan dua kekalahan. Polemik pun mulai mencuat di intern klub.
MILAN A- AC Milan belum mampu melalui krisis kemenangan musim ini. Dalam empat lagaterakhir, Rossoneri hanya meraih dua kali imbang dan dua kekalahan. Polemik pun mulai mencuat di intern klub.
Hasil buruk tersebut bukan berarti Milan tidak memiliki kemampuan bersaing dengan klub papan atas Eropa. Hal tersebut disampaikan gelandang bertahan Milan Mathieu Flamini. Mantan pemain Arsenal ini meyakini klubnya masih memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai turnamen besar.
"Saya memiliki keyakinan, Milan punya kualitas. Jadi saya yakin dalam pertandingan berikutnya hal-hal yang datang lebih baik," kata Flamini kepada Studio Sport, Jumat (9/10/2009).
"Bukan hanya orang lain yang tidak menikmati, bahkan kami merasa bersalah ketika tidak menang. Namun, penting untuk bekerja, hanya dengan cara itu kami dapat membalikkan kecenderungan," lanjutnya.
"Seorang pelatih pernah berkata bahwa kepercayaan ini dicapai dengan bekerja. Saya merasa siap menjadi salah satu pemimpin Milan di masa depan," cetusnya.
"Saya di sini dan ingin menjadi salah satu pemain terbesar Milan," pungkasnya.
Selasa, Oktober 06, 2009
Leonardo Minta Milan Bangkit
MILAN - B
MILAN - B
ek senior AC Milan Alessandro Nesta meminta timnya untuk segera bangkit dari keterpurukan. Pelatih I Rossoneri Leonardo Araujo mendukung ucapan mantan bek Lazio itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Nesta meminta Milan untuk bangkit setelah hanya mampu bermain 1-1 melawan Atalanta pekan kemarin. Leonardo mengaku apa yang diucapkan Nesta benar.
"Sulit berdebat dengan seorang pemain seperti Nesta. Dia ingin kerendahan hati dan pengertian. Setiap orang harus mengerti dengan masa sulit yang kami alami," ujar Leonardo.
"Saya setuju dengannya dan saya merasa penting bahwa seorang pemain yang menjadi simbol dari Milan memiliki semangat seperti itu," lanjut pelatih asal Brasil tersebut dikutip Sportmediaset, Selasa (6/10/2009).
Berbagai hasil buruk dialami Milan membuat masa depan Leonardo terancam. Mantan pemain bintang I Rossoneri itu mengaku siap meninggalkan klub yang sudah membesarkan namanya itu.
"Saya adalah seorang pelatih seperti yang lainnya. Saya tahu musim ini akan sulit, tidak ada yang memaksa saya mengambil pekerjaan ini. Saya diminta dan saya menerimaya. Orang yang berpikir sebaliknya adalah sebuah kebohongan.
"Ketika saya meninggalkan Milan, maka saya tidak akan kembali lagi sebagai bos tim ini," tandasnya.
Presiden FIGC Kecewa Perfoma Milan
MILAN - Sepanja
MILAN - Sepanja
ng musim ini AC Milan belum menemukan performa terbaiknya. Praktis, hal ini membuat kecewa presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Giancarlo Abete.
Abete pantas kecewa dengan performa Milan. Betapa tidak, I Rossoneri kehilangan sembilan poin dari tujuh pertandingan. Ini merupakan performa terburuk Milan sejak dipegang Alberto Zacheroni pada musim 2001-2002 silam.
Meskipun kecewa dengan tim besutan Leonardo Araujo tersebut, namun Abete percaya bahwa Massimo Ambrosini dkk bisa bangkit dari keterperukan yang tengah dialami saat ini.
"Tanpa diragukan keterpurukan Milan jauh dari perkiraan saya. Namun, Milan adalah tim hebat dan mereka akan menemukan kekuatan untuk melewati hasi negatif saat ini," sesumbar Abete kepada GR Parlamento, Selasa (6/10/2009).
Sebelumnya, Alessandro Nesta berbicara mengenai buruknya performa Milan ketika bermain 1-1 melawan Atalanta. Abete menyetujui hal itu, namun dirinya bersikeras I Rossoneri bisa bangkit.
"Saya mendengar penilaian Nesta dan dia selalu tahu bagaimana menganalisa pertandingan. Liga memang baru saja berjalan. Coba lihat Roma, mereka memulai sangat buruk dan kini Roma sudah berubah," tandasnya.
Minggu, Oktober 04, 2009
Leonardo: Saya Belum Menyerah
MILAN
MILAN
- Hujatan demi hujatan diterima Leonardo Araujo akibat penampilan buruk AC Milan. Kendati demikian, Leonardo menolak menyerah begitu saja. Pelatih asal Brasil itu bakal mengerahkan segenap tenaga untuk mendongkrak performa Il Diavolo.
Buruknya performa Milan musim ini mendapat perhatian khusus para pecinta sepakbola. Sepeninggal Ricardo Kaka dan Carlo Ancelotti, Rossoneri acapkali menelan hasil mengecewakan, baik di kandang lawan maupun San Siro.
Dari 6 laga Serie A yang dilakoni, Milan membukukan 2 kemenangan, 2 hasil imbang, serta 2 kekalahan. Hasil ini membuat Milan terpaksa parker di peringkat 12 klasemen sementara.
Di kancah Liga Champions, Ronaldinho dkk juga belum membuktikan kualitasnya sebagai juara Eropa tujuh kali. Pada lanjutan babak penyisihan grup tengah pekan lalu, Milan bahkan tumbang 0-1 oleh FC Zurich di hadapan pendukungnya sendiri.
Bisa ditebak, nasib Leonardo semakin di ujung tanduk. Milanisti yang sudah muak dengan rentetan hasil buruk menyerukan manajemen untuk mendepak Leonardo. Laga kontra Atalanta, Minggu (4/10/2009), diyakini sebagai penentuan nasib mantan gelandang Milan itu.
Leonardo bukannya tidak sadar dengan kegentingan situasi ini. Namun, dia bertekad tidak akan menyerah atas masa depannya di Milan hingga saat terakhir.
"Saya belum mau lempar handuk," tegas pelatih bernama lengkap Leonardo Nascimento de Araujo seperti dilansir Gazzetta dello Sport.
"Jika Milan kalah (pada pertandingan lawan Atalanta), itu adalah tanggung jawab saya. Mungkin juga bagi orang-orang yang memilih saya sebagai pelatih. Namun, kami belum memasuki akhir musim dan segalanya masih mungkin" imbuhnya.
"Saya tidak takut dipecat, karena satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah mendapat hasil positif melawan Atalanta. Saya hanya sedikit terganggu dengan penilaian orang-orang. Saya menerima kritik itu dan saya akan meneruskan tanggung jawab (bersama tim)," pungkas Leonardo.
Jumat, Oktober 02, 2009
Zaccheroni : Beri Kesempatan Leonardo
MIL
MIL
AN - Manajemen, fans dan pemain AC Milan tengah diliputi perasaan gundah gulana. Apalagi kalau bukan karena buruknya penampilan Rossoneri musim ini. Pelatih Leonardo pun menjadi sasarannya.
Wakil presiden AC Milan Adriano Galliani pernah menimbau agar seluruh pihak memberikan kesempatan kepada Leonardo menjalankan tugasnya. Dengan tekanan dari berbagai kalangan tentu akan membuayarkan konsentrasinya.
Keinginan agar memberikan waktu kepada Leonardo juga disampaikan Mantan pelatih AC Milan Alberto Zaccheroni.
"Saya menyaksikan AC Milan. Saya berbicara tentang para pemain, mereka merasa terkuras secara mental setelah bursa transfer jilid pertama ditutup," kata Zaccheroni seperti dilansir Tuttomercatoweb, Jumat (2/10/2009).
"The Rossoneri tidak terbiasa menjadi underdog dan mereka menderita dengan konsep ini. Leonardo sedang mencoba menangani situasi ini, tentu tidak mudah. Tapi dia masih muda, baru saja tiba dan kami benar-benar harus memberinya waktu," pungkasnya.
Jual Kaka Petaka Besar Buat Milan
MILAN
MILAN
- Manajemen AC Milan memutuskan kebijakan yang sangat keliru. Akibatnya, petaka pun terus dialami Rossoneri. Kesalahan terbesar petinggi Milan adalah menjual gelandang Ricardo Kaka ke Real Madrid.
Milan tampak tidak memiliki jangkar atau pengalun serangan selama musim ini. Dalam enam laga Serie A, Milan hanya meraih dua kemenangan, dua kali imbang dan mengalami dua kekalahan. Milan pun terperosok di urutan 11 dengan 8 poin. Massimo Ambrosini dkk juga mengalami satu kekalahan pada dua laga Liga Champions.
Mantan pelatih AC Milan Alberto Zaccheroni menegaskan penjualan Kaka ke Madrid sama artinya mengundang petaka besar. Milan diklaim mengalami gangguan mental bertanding setelah Kaka dijual.
"Tidak pernah dalam sejarah klub harus menjual pemain yang tengah bersinar. Keputusan ini telah mempengaruhi para pemain dan seluruh lingkungan dalam tim," kata Zaccheroni seperti dilansir reuters, Jumat (2/10/2009).
Ketika ditanya tentang keberadaan Ronaldinho yang diprediksi bisa menggantikan Kaka, Zaccheroni mengatakan pemain asal Brasil tersebut tidak akan menemukan kembali bentuk permainan. Namun penilaian tersebut bisa berubah bila rekan satu tim yang memulai menunjukkan permainan terbaiknya.
"Ronaldinho harus beradaptasi. Satu hal, bagaimanapun, penting memberi tekanan. Hingga Milan menemukan kembali keyakinan dan kekuatan mereka, semua pihak tidak akan melihat penampilan yang terbaik," tegasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)














































