WELCOME IN MY BLOGGER

Anggap aza......... Blogger Senddiri

Sabtu, September 26, 2009

Pato Perpanjang Kontrak
MILAN - Tidak sia-sia usaha Alexandre Pato terus tampil impresif di bawah bendera Rossoneri. AC Milan memperpanjang kontraknya hingga lima tahun mendatang.

GM Milan Adriano Galliani mengkonfirmasi kebenaran kabar ini. Pato sepakat dan telah menandatangani perpanjangan kontrak.

"Pato menyepakati perpanjangan kontrak dengan Milan hingga lima tahun mendatang," kata Galliani seperti dikutip Milan Channel, Sabtu (26/9/2009).

Ini jelas memberi striker berjuluk The Duck semangat baru, setelah menelan kekecewaan di beberapa laga awal musim Serie A 200/2010.

Sementara, pihak Diavoli sendiri mengaku tak segan menaruh kepercayaan penuh pada pemain internasional Brasil 20 tahun itu. Mereka cukup yakin Pato adalah masa depan San Siro.

Jumat, September 25, 2009

Flamini : Milan Harus Lupakan Kekalahan
MILAN - Rossoneri harus melupakan kekalahan 0-1 dari Udinese di pekan kelima kompetisi Serie A 2009/2010. Mathieu Flamini menegaskan Milan harus segera bangkit.

Flamini mengaku tak lepas dari rasa kecewa. Namun, gelandang bertahan 25 tahun itu mengingatkan pentingnya mengangkat tim dari keterpurukan peringkat 11 klasemen dan merangkak ke posisi teratas.

"Kami memang ingin terus memenangi setiap pertandingan karena kami bermain untuk Milan, klub hebat," cetus Flamini kepada Sky Italia, Jumat (25/9/2009).

"Memang tak mudah keluar dari situasi sulit ini. Tapi yang terpenting adalah merajut kerjasama dan mendapatkan solusi," terangnya.

"Seperti yang selalu saya bilang, saya percaya skuad ini mampu melakukannya. Sekarang, saatnya fokus pada pertandingan berikutnya," tandasnya.

Kamis, September 24, 2009

Milan Pantas Dapat Hasil Imbang
UDINE - Bertandang ke Stadio Friuli, Milan diganjar Udinese 1-0. Kendati tahu, Rossoneri tidak bermain buruk, dini hari tadi, pelatih Leonardo Araujo tetap tidak mampu menyembunyikan kekecewaan.

Menanggapi kekalahan kedua skuadnya pada pekan kelima Serie A 2009/2010, Leonardo memilih tenang. Meski begitu, pelatih asal Brasil itu menegaskan mereka lebih pantas mendapat hasil imbang ketimbang diganjar satu gol Antonio di Natale pada menit 22.

"Kami mengawali pertandingan dengan apik. Tiba-tiba terjadi eksekusi gol di 20 menit pertama dan membuat posisi kami makin sulit," kata Leonardo seperti dilansir football-italia, Kamis (24/9/2009), "Udinese semakin penasaran melakukan serangan bertubi."

"Sebenarnya, kami mendapat beberapa peluang pada babak kedua. Sayang, tak banyak yang bisa kami selesaikan... peluang-peluang itu terlepas," keluhnya.

"Yah, saya tidak bisa bilang kami lemah, tapi kami juga tidak bermain impresif. Mungkin, kami hanya kurang lihai memoles sentuhan akhir permainan," terangnya.

"Sebenarnya, Milan pantas mendapat hasil imbang," tandasnya.

Rabu, September 23, 2009

Leonardo Bicara Rotasi Pemain
MILAN - Pelatih AC Milan Leonardo Araujo menerapkan kebijakan merotasi pemain dalam dua laga terakhir yang dijalani I Rossoneri. Hasilnya, Milan meraup hasil positif. Untuk itu, Leo pun berencana melakukan rotasi pemain sepanjang musim ini.

Ya, dengan rotasi pemain, Milan sukses mendulang kemenangan dalam beberapa laga yang dijalani. Di fase grup Liga Champions, Milan sukses menundukkan Olympique Marseille (2-1), sementara di kancah domestik, kubu Il Diavolo berhasil meraup tiga poin meski hanya menang tipis 1-0 atas Bologna, akhir pekan lalu.

Menyikapi hasil positif yang diraup pasukannya, Leo mengaku akan tetap memberlakukan kebijakan rotasi pemain di pertandingan-pertandingan ke depan. Leo berasalan, rotasi dilakukannya karena tak bisa menurunkan pemain yang salam dalam setiap pertandingan.

"Rotasi? Kami mendapat respon positif saat menerapkannya," ungkap Leo sebagaimana dikutip Milan Channel, Rabu (23/9/2009).

"Saya telah menjelaskan semuanya dan pemain memahami keputusan ini. Kemenangan banyak membantu kami dalam merasakan hasil rotasi," tambahnya.

"Rotasi saya lakukan berdasarkan pilihan dan kesiapan pemain. Sebab, dalam dunia sepakbola tak ada yang dibuat-buat. Tujuan kami normal, kami mencoba menggunakan pemain sebaik-baiknya, bukan memanjakan mereka," lanjut pelatih 40 tahun ini.

"Jika mereka bermain di semua pertandingan, mereka tak mungkin bisa melakukannya dengan baik dan mereka sadar akan hal itu. Kami hanya mencoba mengatur, terutama saat mengalami situasi sulit dimana banyak pemain mengalami cedera," tutup mantan pemain dan pencari bakat AC Milan ini.

Realisasi pernyataan Leonardo tentang rotasi pemain akan terbukti saat Milan bertandang ke Stadion Friulli, markas Udinese pada giornata ke-5 Serie A, dini hari nanti WIB. Bagaimanakah hasilnya?
Penjualan Tiket Milan Merosot Drastis
MILAN - AC Milan harus membayar mahal kepergian Ricardo Kaka dan pasifnya pergerakan mereka di bursa transfer. Pasalnya, pada musim ini kubu I Rossoneri dikabarkan mengalami penurunan drastis dalam hal penjualan tiket musiman. Mengapa?

Ya, lesunya pergerakan Milan di bursa transfer yang tidak melakukan pembelian besar dan keputusan melepas Kaka ke Real Madrid menjadi alasan utama dibalik jebloknya penjualan tiket. Sebagaimana dilaporkan La Gazzetta dello Sport, penjualan tiket Milan dikabarkan mengalami penurunan sebesar 63 persen dibanding musim lalu saat Ronaldinho baru didatangkan dari Barcelona.

Pada musim ini, manajemen I Rossoneri dilaporkan hanya bisa menjual tiket musiman sebanyak 25.984. Jumlah ini tercatat sebagai yang terendah dalam 25 tahun terakhir keikutsertaan Milan di Serie A.

Selain Milan, Napoli menjadi klub Italia lainnya yang mengalami penurunan penjualan tiket. Kubu Il Partenopei mengalami penurunan sebesar 17.6 persen, meski cukup aktif melakukan pembelian pemain pada bursa transfer akhir musim ini. Hal sama juga dialami Fiorentina yang harus kehilangan hampir 5.000 tiket musiman. La Viola mengalami penurunan sebesar 24 persen.

Meski banyak tim Italia yang mengalami penurunan penjualan tiket, tak jarang tim yang mengalami peningkatan signifikan. Dua tim besar Serie A, Inter Milan dan Juventus justru mengalami peningkatan jumlah penonton.

Juara bertahan arahan Jose Mourinho yang musim ini melakukan pembenahan dengan merekrut Samuel Eto'o, Wesley Sneijder, Lucio, Diego Milito dan Thiago Motta, sejauh ini telah menjual 40.000 tiket musiman. Jumlah ini bahkan kabarnya masih akan terus bertambah seiring berjalannya kompetisi.

Sementara hal serupa juga dialami Juventus yang mengalami lonjakan penjualan tiket musiman mencapai 5,4 persen. Hal ini ditujukan dengan bertambahnya sekira 1000 fans yang setia menonton pertandingan Bianconerri di musim ini.

Namun, bukan Juve atau Inter yang mengalami kenaikan paling besar dalam hal penjualan tiket musiman. Adalah klub promosi Bari yang tercacat sebagai klub yang mengalamai peningkatan penjualan tiket terbesar, yakni 52,2 persen.

Selasa, September 22, 2009

Ronaldinho Akan Terus Berjuang
MILAN - Semakin banyak kalangan yang menghujat bintang AC Milan Ronaldinho atas performa buruknya selama ini. Tapi, menurut agen sekaligus sudara kandungnya Roberto de Assis, hal itu tidak akan melemahkan tekad Ronnie untuk terus berjuang.

Ronaldinho tidak henti-hentinya diserang rumor tidak sedap. Entah dari mana asal mulanya, terakhir dia diisukan bakalan segera gantung sepatu karena merasa frustrasi.

Menanggapi hal tersebut Roberto langsung memutuskan buka suara. Dia membantah kabar angin itu dan mencoba mengungkapkan fakta sesungguhnya.

"Saudara saya tidak pernah berpikir untuk segera pensiun. Itu sangat kontras dengan fakta yang ada," tutur Roberto seperti disitat Football Italia, Selasa (22/9/2009).

"Ronaldinho akan terus berjuang, dia sudah bertekad ingin kembali mendapatkan tempat di Timnas Brasil. Saya benar-benar kecewa dengan pemberitaan yang muncul, mereka nampak seperti tidak bisa menghargai orang lain," sambungnya.
Ronaldinho Tamat!
TURIN - Bintang AC Milan Ronaldinho sudah tamat, kini saatnya bagi striker muda Alexandre Pato menunjukan kelasnya sebagai pemain andalan Rossoneri. Benar demikian?

Jawabnya, mungkin saja. Adalah mantan superstar Juventus dan AS Roma Zbigniew Boniek yang mengemukakan argumen tersebut.

Boniek mengkritik tajam performa Ronnie (panggilan Ronaldinho). Tanpa basi-basi, bahkan dia berani menyebut mantan pemain terbaik Dunia itu telah 'kehilangan kaki'.

"Ronaldinho sudah tamat, dia kehilangan kaki. Dia hanya bisa melukai lawan dengan bola, tapi dia tidak dapat berlari seperi para pemain lainnya," seru Boniek seperti disitat Tribalfootball, Selasa (22/9/2009).

Hal yang kontras kini terjadi pada diri Pato. Menurut Boniek lagi, The Duck (julukan Pato) adalah fenomena dan jaminan masa depan Il Diavolo.

"Pato sangat fonomenal, dia terus sebagai pribadi dan secara secara teknik. Pemain seperti dia harus mendapat jaminan dari klub, Pato telah memainkan perannya dan menjadikan dirinya sangat penting," tutup pria berkebangsaan Polandia itu.
Cissokho Bongkar Aib Milan
LYON - Masih ingat cerita transfer Aly Cissokho yang gagal ke AC Milan? Kini muncul versi lain dari kisah yang sempat menjadi polemik tersebut.

Ibarat membongkar sebuah aib, Cissokho mengeluarkan keterangan berbeda dari yang sebelumnya dibeberkan pihak Rossoneri. Dia membantah kalau pembatalan transfernya awal musim kemarin karena dirinya gagal melewati tes kesehatan akibat bermasalah dengan gigi.

Cissokho menjelaskan bahwa pembatalan itu terjadi hanyalah karena Milan tidak mampu memenuhi tuntutan bonus yang dimintanya.

"Kedua tim memang sudah sama-sama sepakat. Tapi, pembatalan itu semata-mata bukan karena masalah gigi saya," ungkapnya seperti disitat situs resmi UEFA, Selasa (22/9/2009).

"Persoalan sebenarnya mereka tidak menyanggupi tuntutan bonus yang saya minta. Mendengar hal tersebut saya juga tidak bisa berbuat apa-apa," sambung Cissokho.

Sabtu, September 19, 2009

SakitRonaldinho Absen Lawan Bologna
MILAN - AC Milan masih terus mencari kemenangan pertama di San Siro, musim ini. Sebelumnya, Milan sudah gagal mendapat kemenangan pada laga melawan Inter Milan, beberapa pekan lalu.

Rossoneri akan menjamu Bologna akhir pekan ini. Musim lalu, Milan sukses memetik kemenangan 2-1 di San Siro dan 4-1 di Renato Del'Arra. Pelatih Leonardo, ingin kembali mengulang kemenangan itu sekaligus memberikan kemenangan perdana di depan publik sendiri.

Pelatih kelahiran Brasil sebelumnya itu sudah siap tampil tanpa diperkuat Marco Borriello, Christian Abbiati dan Davide Di Gennaro. Tapi kini daftar pemain yang absen makin bertambah setelah Ronaldinho juga dipastikan absen.

Seperti dikutip Corriere dello Sport, Sabtu (19/9/2009), mantan pemain Barcelona itu mengalami demam dan perlu waktu beberapa hari untuk bisa kembali sembuh. Beberapa argument menyebutkan jika Ronaldinho sebenarnya tidak sakit. Dia hanya mengalami depresi setelah gagal menemukan kembali bentuk permainan terbaik.

Sebagai gantinya, Klaas-Jan Huntelaar sudah disiapkan berpasangan dengan Alexandre Pato di lini depan. Sementara Clarence Seedorf akan ditempatkan sebagai starter di belakang dua striker. Striker veteran Filippo Inzaghi yang tampil apik di Liga Champions, juga bisa diandalkan.
Milan Beruntung Miliki Ronaldinho
MILAN - Pelatih AC Milan Leonardo mencampakkan gelandnagnya, Ronaldinho. Dalihnya, pemain asal Brasil tersebut belum bisa menunjukkan kontribusi seperti diharapkan. Akibatnya, Ronaldo hanya menjadi penonton kala Rossoneri menundukkan Olympique Marseille pada babak penyisihan Grup C Liga Champions, pekan lalu.

Sebenarnuya Milan beruntung memiliki pemain sekelas Ronaldinho. Hanya saja, Leonardo harus memberikan kesempatan lebih banyak agar Ronaldinho menemukan kembali kualitas terbaiknya. Hal tersebut disampaikan gelandang Milan lainnya, Mathieu Flamini.

Pemain 25 tahun itu juga yakin Dinho, sapaan Ronaldinho hanya membutuhkan sedikit dukungan dan kepercayaan dalam upaya membuat perbedaan bagi Milan.

"Kami beruntung memiliki pemain seperti Ronaldinho dalam squad," kata Flamini kepada Milan Channel seperti dilansir Goal, Sabtu (19/9/2009).

"Mungkin dia tidak dalam kondisi 100 persen, tapi dia masih bagus. kami harus mendukung dia dan menunjukkan kepadanya kepercayaan diri," lanjut Flamini.

Sejak mengalami cedera panjang saat membela Barcelona, Ronaldinho kehilangan sentuhan terbaiknya di lapangan. Pelatih El Barca dua musim lalu, Frank Rijkaard langsung memvonisnya lebih pantas duduk di bangku cadangan.

Musim lalu, Milan menjadi pahlawan bagi kelangsungan karier Ronaldinho. Sayangnya, Ronaldinho dinilai gagal menunjukkan harapan Milan.
Inzaghi Minta Lanjutkan Kemenangan
MILAN - Setelah memulai kompetisi dengan hasil kurang memuaskan, AC Milan berhasil memperbaiki penampilan di laga perdana Liga Champions. Striker veteran Filippo Inzaghi meminta kepada segenap rekannya untuk terus memperbaiki penampilan.

Milan memulai kompetisi dengan Serie A dengan satu kemenangan, satu hasil imbang dan kekalahan 0-4 dari rival sekotanya, Inter Milan. Hasil ini membuat laju Rossoneri agak tersendat di klasemen Serie A.

Beruntung pekan ini Milan kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan wakil Prancis Marseille 2-1, di Stade Velodrome. Inzaghi menjadi aktor di balik kemenangan tersebut, dengan memborong dua gol.

"Musim ini Milan membutuhkan perjuangan ekstra di setiap pertandingan. Kami memulainya dengan baik (menang 2-1 atas Siena), tapi gagal melawan Inter dan Livorno," jelas Inzaghi kepada Sportal.it, Jumat (18/9/2009).

"Kini kami sedang kembali menyusun kekuatan. Saya harap semuanya akan kembali membaik dan kami bisa kembali ke jalur kemenangan," tambah striker 36 tahun tersebut.

Milan akan meladeni Bologna di lanjutan Serie A, akhir pekan ini. Melihat performa Inzaghi yang sedang on-fire, pelatih Leonardo tampaknya akan kembali menempatkannya sebagai starter di lini depan.
Inzaghi Striker Hebat
MILAN - Penyerang veteran AC Milan Filipo Inzaghi masih bertaring. Dia masih dijadikan tumpuan rekan setimnya, Thiago Silva. Kata Thiago, Pippo hebat.

Lebih jauh, bek tengah asal Brasil ini berharap Pippo bisa menjadi penyelamat Rossonerri musim ini. Menjelang laga Serie A menghadapi Bologna, Thiago ingin Pippo memberikan kontribusi lebih.

Inzaghi memang berperan besar kala Milan menundukkan Marseille di Liga Champions. Silva percaya masih banyak stok kejutan yang akan diperlihatkan Pippo.

"Tim telah memperlihatkan permainan nyaris sempurna. Bermain di sisi Inzaghi merupakan kepuasan tersendiri. Dia adalah pemain hebat, pribadi besar. Dia selalu siap di lapangan," papar Thiago kepada Milan Channel, Jumat (18/9/2009).

"Dia selalu mempersembahkan yang terbaik apabila mendapat kesempatan dan saya berharap dia bisa mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan berikut kami," harapnya.

Kamis, September 17, 2009

Kemenangan Di Marseille, Titik Balik Milan
MILAN - "Milan sudah kembali" kata-kata itu yang mungkin diteriakkan hati wing bek AC Milan Gianluca Zambrotta usai keberhasilan timnya membekuk Olympique Marseille 1-2 di laga penyisihan grup C Liga Champions 2009/2010 kemarin.

Zambrotta sangat senang dengan kemenangan Rossoneri di laga pembuka tersebut, mengingat sejauh ini Milan kerap tampil buruk di kompetisi lokal. Mantan punggawa Juventus dan Barcelona itu juga berharap agar torehan positif kali ini bisa menjadi sebuah titik balik.

"Marseille adalah tim kuat dan kami harus datang ke kandang mereka. Jelas, ini kemenangan yang sangat penting dan sangat berguna untuk membangun mental kami guna menghadapi pertarungan selanjutnya," ungkap Zambrotta seperti dilansir situs resmi Milan, Kamis (17/9/2009).

Dengan raihan tiga angka tersebut, kini Milan duduk di posisi kedua klasemen sementara grup C di bawah Real Madrid. Zambrotta merasa cukup puas. Menurutnya itu adalah sebuah modal dasar yang sangat baik.

"Kemenangan yang kami raih bisa membangkitkan moral tim. Tapi yang terpenting itu bisa dijadikan modal dasar guna membangun jalan menuju babak selanjutnya," pungkas Zambrotta.
Velodrome, Laga Terbaik Milan

MILAN - Thiago Silva menyambut gembira kemenangan AC Milan 2-1 atas skuad Prancis Olympique de Marseille pada babak penyisihan Grup C Liga Champions. Menurutnya, itu merupakan pertandingan terbaik mereka.

Silva mengakui poin penuh memang penting bagi Rossoneri. Selain melecut semangat, anak buah Leonardo Araujo ini berpendapat, kemenangan mampu menentukan terget mereka berikutnya.

Kendati demikian, kali ini bek Timnas Brasil 24 tahun itu lebih menitikberatkan pada pola permainan tim, yang dinilainya bagus.

"Pertandingan di Velodrome merupakan laga terbaik sejak awal musim ini," kata Silva kepada Milan Channel seperti dilansir goal.com, Kamis (17/9/2009).

"Saya sangat gembira. Bukan hanya karena kami menang, tetapi seluruh tim bermain bagus di lapangan," lanjutnya.

"Hal ini penting demi menapak kemenangan pada serangkaian laga kelas Eropa," tandasnya.

Rabu, September 16, 2009

Galliani Bela Penampilan Ronaldinho
MARSEILLE - Ronaldinho Gaucho belum menunjukkan performa gemilang bersama AC Milan. Wakil presiden Milan Adriano Galliani mencoba membela mantan bintang Barcelona itu.

Ya, permainan Ronaldinho memang menurun drastis sejak pertama dibeli Milan dari Blaugrana pada musim 2008. Bahkan, pemain asal Brasil tersebut gagal membawa I Rossoneri menang ketika berhadapan dengan Inter dan Livorno.

Namun, Galliani mencoba membela pemain asal Brasil tersebut. Menurutnya, Ronaldinho bukanlah orang yang patut disalahkan atas masalah yang sedang menimpa Milan saat ini.

"Ronaldinho seharusnya jangan disalahkan atas masalah yang menimpa Milan. Tapi, mari kita berhati-hati dalam mengatasi masalah itu, di mana kompetisi musim ini baru berjalan," jelas Galliani dikutip tribalfootball, Rabu (16/9/2009).

"Saya melihat performa gemilang Milan di babak kedua saat melawan Livorno, meski pertandingan berakhir imbang. Kami mungkin kalah di babak pertama, tapi babak kedua kami menang," lanjut pria asal Italia itu.

Galliani Menambahkan: "Pekan ini semua tim besar berhasil meraih kemenangan. Kami tidak berhasil melakukannya. Saya rasa kami hanya perlu memecahkan masalah itu, tapi saya yakin pelatih menyadarinya."

Selasa, September 15, 2009

Inzaghi Tak Masalah Djadikan Cadangan
MARSEILLE - Bomber veteran AC Milan Filippo Inzaghi tak mempermasalahkan perannya yang kian terpinggirkan oleh dua bomber muda Alexandre Pato dan Klaas Jan Huntelaar. Pippo menilai, setiap pemain akan mendapat kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.

Ya, dalam tiga laga awal yang dilakoni Milan, Inzaghi memang tak mendapat kepercayaan pelatih Leonardo Araujo tampil sebagai starter. Pelatih yang juga mantan pilar Rossoneri ini lebih mengutamakan duet Pato dan Huntelaar sebagai ujung tombak timnya, meski kenyataannya, kedua bomber belia ini terlihat belum padu.

Inzaghi hanya dipercaya sebagai pelapis The Hunter yang menunjukkan gerak tubuh tidak puas saat Leonardo menariknya, saat Milan ditahan Livorno 0-0, akhir pekan lalu. Menyikapi fakta ini, Pippo hanya menanggapi dengan santai.

"Tak ada satu orang pun yang suka duduk di bangku cadangan. Namun, ini baru tiga pertandingan di awal musim, masih banyak pertandingan yang harus kami lalui dan setiap pemain pasti mendapat kesempatan unjuk kebolehan," tutur Inzaghi seperti dikutip La Gazzetta dello Sport, Selasa (15/9/2009).

"Saya selalu mencoba bersikap positif. Saya saya berada di bench, saya selalu memberi dukungan kepada mereka, dan jika saya dibutuhkan, maka saya akan selalu siap," lanjutnya.

"Klaas merupakan pemain bagus, namun saya lebih memiliki pengalaman dan ketenangan. Saya bermain karena saya selalu menikmati permainan dan mencintai Milan," tutup mantan bomber Juventus ini.
Lagi, Galliani Jamin Posisi Leonardo
MARSEILLE - Tak kunjung memberi hasil menggembirakan, nasib allenatore AC Milan Leonardo Araujo berada di ujung tanduk. Namun, anggapan tersebut segera dibantah wakil presiden Milan, Adriano Galliani yang mengaku masih mendukung penuh kiprah Leo di dunia kepelatihan.

Ya, sejak mengalami kekalahan tragis 0-4 dari Inter Milan pada giornata kedua akhir bulan lalu, Leo belum mampu mengangkat performa Rossoneri. Terakhir, mantan gelandang serang Milan ini juga gagal menghasilkan kemenangan kala Milan ditahan imbang tanpa gol, Livorno, akhir pekan lalu.

Kondisi ini jelas memicu sejumlah kontroversi. Sejumlah media massa Italia bahkan mengklaim, Galliani mulai berpikir memecat Leo karena ragu akan skill kepelatihan arsitek muda yang 12 tahun lalu masih menjadi pilar Il Diavolo di lapangan. Namun, semua spekulasi tersebut segera dibantah Galliani yang mengaku masih menaruh kepercayaan penuh kepada Leo.

"Leonardo? Kami memiliki rapor yang bagus sejak 1997, tepatnya saat saya terbang ke Fort Lauderdale di Paris untuk merekrutnya," jelas Galliani sebagaimana dikutip Milan Channel, Selasa (15/9/2009).

"Leonardo merupakan pelatih bagus dan ia juga masih mendapat kepercayaan penuh dari presiden klub Silvio Berlusconi. Saya juga masih total percaya kepadanya. Untuk itu, Leo harus bisa tetap tenang dan melakukan yang terbaik untuk tim ini," tambahnya.

Meski masih mendapat kepercayaan penuh, bukan berarti Leonardo bisa santai menyikapi masa depannya. Jika ingin terus menjabat sebagai pelatih, pria 40 tahun ini dipastikan harus meracik formula mujarab saat mendampingi anak asuhnya menghadapi Olympique Marseille pada matchday pertama babak penyisihan Grup C Liga Champions, di Stade Velodrome, Rabu (16/9/2009) dini hari WIB.
Lepas Gourcuff, Galliani Tidak Menyesal
MILAN - Keputusan AC Milan melepas gelandang muda Yoann Gourcuff disayangkan banyak pihak. Pasalnya, bintang internasional Prancis itu dinilai memiliki talenta cukup besar untuk membawa Rossoneri kembali menguasai Eropa.

Milan menggaet Gourcuff dari klub Prancis Rennes, 2006 silam. Jarang diturunkan, Gourcuff akhirnya dipinjamkan selama satu musim kepada Girondins de Bordeaux, musim lalu. Di luar dugaan, karir pemain 23 tahun itu langsung melejit. Gourcuff menyandang gelar Pemain Terbaik setelah mengantarkan Bordeaux menjuarai Ligue 1 di akhir musim.

Tak ayal, manajemen Bordeaux pun berhasrat mengikat Gourcuff lebih lama lagi. Keinginan tersebut segera disambut positif kubu Il Diavolo setelah Bordeaux bersedia menggelontorkan dana sekira 13-15 juta euro untuk memboyong pemain dengan tinggi 185cm itu.

Langkah ini sangat disayangkan sebagian besar Milanisti. Mereka yakin, Milan membutuhkan suntikan tenaga muda seperti Gourcuff untuk membawa keseimbangan dalam skuad yang terbilang senior.

Namun, meski mendapat kritik dari banyak pihak, Galliani berkeras tidak menyesal atas keputusan tersebut.

"Saya tidak menyesal menjual Gourcuff. Milan percaya dengan kemampuan Gourcuff, kami membelinya dengan harga tiga juta euro dan menjualnya seharga 15 juta euro. Kami percaya pemain ini," papar Galliani seperti disitat Goal, Selasa (15/9/2009).

"Saya juga berbicara dengan Gourcuff sebelum dia memutuskan hengkang ke Bordeaux. Dia berkata bahwa dirinya cemas menjadi pemain cadangan di Milan. Itulah alasan sebenarnya," lanjut Galliani.

"Kami mengetahui Gourcuff saat dia masih sangat muda dan bermain untuk Rennes. Kemudian dia menjadi pemain internasional, tidak saat bergabung dengan Milan, tapi ketika bersama Bordeaux. Saya pikir, ini adalah intuisi yang bagus dari pihak kami. Saya lebih memilih dirinya kembali (ke Milan), tapi dia mengambil keputusan ini karena ingin lebih banyak diturunkan, itu bisa dimengerti," pungkasnya.

Minggu, September 13, 2009

Leonardo Tak Ubah Posisi Pirlo
MILAN - Pelatih AC Milan Leonardo, menegaskan dirinya sama sekali tidak terinspirasi dengan performa Andrea Pirlo di Timnas Italia, dengan posisi barunya. Leonardo akan tetap memainkan Pirlo dalam posisi yang sama di Milan, pada laga melawan Livorno, Sabtu (12/9/2009).

Leonardo masih percaya dengan taktik lamanya dan tidak ingin menjajal kemampuan Pirlo dengan posisi seperti di Tim Azzurri.

"Saya sudah berbicara dengan Andrea tentang posisinya. Dia kini sedang bersama Milan, bukan Azzurri. Milan dan Azzurri punya karakter dan pemain yang berbeda," jelas Leonardo kepada Milan Channel, Sabtu (12/9/2009).

"Awalnya, saya sempat berpikir menjajal Pirlo seperti halnya di tim nasional. Tapi, terlalu banyak pertimbangan. Strategi dua tim ini sudah berbeda karakter. Saya tidak menutup kemungkinan untuk solusi tersebut," lanjut pelatih asal Brasil ini.

Pada posisi di Timnas, Pirlo ditempatkan di belakang dua striker. Mantan pemain Inter Milan ini punya kemampuan menjadi sosok playmaker. Tapi di Milan, Pirlo biasanya ditempatkan sebagai gelandang tengah untuk menjaga irama bermain tim.

Bila posisinya dimajukan, Pirlo akan bersaing dengan Ronaldinho dan Clerence Seedorf yang sudah terbiasa dengan posisi itu.

Jumat, September 11, 2009

Huntelaar Jadi Starter Lawan Livorno
MILAN - Pernyataan dengan nada mengancam dari Klaas-Jan Huntelaar, ternyata cukup didengar oleh pelatih AC Milan, Leonardo. Huntelaar akan disiapkan menjadi sterter pada laga melawan Livorno, akhir pekan ini.

Striker yang diboyong dari Real Madrid tersebut, belum dipasang sebagai starter oleh Leonardo. Huntelaar hanya sekali tampil sebagai pemain pengganti pada laga melawan Inter Milan. Sementara pada laga pembuka Serie A, dia sedang menjalani hukuman.

Pemain asal Belanda ini memberikan komentar bila dirinya bergabung dengan Milan bukan untuk duduk di bangku cadangan. Beruntung, Marco Borriello mengalami cedera hingga Huntelaar berkesempatan masuk starting line-up.

Seperti diberitakan La Gazzetta dello Sport, Jumat (11/9/2009), cedera lama Borriello kambuh. Pemain 27 tahun ini harus istirahat selama 10 hari. Dengan demikian, Huntelaar akan berpartner dengan Alexandre Pato di lini depan Rossoneri.

Christian Abbiati, Davide Di Gennaro dan Daniele Bonera juga masuk ruang perawatan bersama Borriello. Sementara itu, Gennaro Gattuso harus menjalani hukuman akibat kartu merah yang diterimanya dalam derby Milan lalu.

Sementara itu, meskipun Filippo Inzaghi dalam kondisi fit, Leonardo masih akan menempatkan pemain 36 tahun itu sebagai pemain cadangan. Inzaghi akan disiapkan buat laga melawan Marseille, di Liga Champions pekan depan.
Milan Punya Potensi Luar Biasa
MILAN - AC Milan fokus mempersiapkan diri menghadapi Livorno pada lanjutan Serie A, akhir pekan ini. Rossoneri bertekad kembali ke jalur kemenangan setelah dibenamkan Inter Milan 0-4 pada laga derby, pekan lalu.

Bek Milan Luca Antonini percaya timnya memiliki banyak potensi yang masih perlu diungkapkan. Sehingga, Milan bisa mengatasi masalah dan krisisi yang terjadi.

Rossoneri kecewa selama pertandingan derby melawan Inter. Tapi Antonini menegaskan semuanya telah berakhir dan akan dibuktikan saat melawan Livorno.

"Ada banyak kesempatan perbaikan, karena kami memiliki potensi besar dan mungkin kami harus tetap mengerti apa mereka," kata Antonini kepada Milan Channel, Kamis (10/9/2009).

"Kami telah melakukannya di hari-hari terakhir ini. Sekarang tidak ada pertandingan liga. Kami sudah memperbaiki lini pertahanan. Kemudian dalam menyerang ada pemain hebat yang mampu mencetak gol," paparnya.

"Kami bergerak maju dan menunggu pertandingan Livorno untuk mengetahui apakah kami berkualitas. Mereka adalah tim baik yang berjuang untuk bertahan hidup. Tapi seluruh pemain Milan akan memberikan segalanya," tegas Antonini.
Simoni : Milan Finish Ketiga Seri A
MILAN - Luigi Simoni memberikan pendapatnya mengenai perebutan gelar Serie A pada musim ini. Mantan pelatih Inter itu menyatakan bahwa AC Milan tidak akan mampu bersaing dengan I Nerazzurri dan Juventus. Benarkah?

"Perebutan gelar Scudetto? Saya rasa pertarungan akan terjadi antara Inter dan Juve dengan Inter menjadi favorit tentunya," ujar Simoni. "Sedangkan Milan akan finish peringkat ketiga."

Selain memaparkan tim yang akan berada di urutan teratas perebutan Serie A, Simoni juga mencoba memprediksi tim yang akan menghuni peringkat empat pada kompetisi musim ini.

"Peringkat keempat saya rasa akan terjadi perebutan antara Roma, Fiorentina, Napoli, Genoa, Lazio, dan Udinese," lanjutnya sebagaimana dikutip Radio Kiss Kiss, Kamis (10/9/2009).

Simoni pernah melatih Inter dari musim 1997 hingga 1999. Sayang, perjalanannya bersama I Nerazzurri tidaklah mulus karena dipecat manajemen karena dinilai gagal membesut Javier Zanetti dkk.

Rabu, September 09, 2009

Galliani Luangkan Banyak Waktu
MILAN - Penghuni AC Milan belum bersatu. Satu sama lain masih berbeda visi. Situasi ini yang menjadi perhatian serius wakil presiden Rosseneri Adriano Galliani. Dia berjanji akan lebih banyak menyisihkan waktu kepada Milan dibandingkan pekerjaannya yang lain.

Galliani ingin lebih dekat dengan pelatih Leonardo untuk memastikan pihaknya bergerak ke arah yang benar. Tokoh terkemuka Italia itu berjanji akan menjadi lebih terlibat dengan pekerjaan di pusat latihan klub.

"Saya dari Brianza wilayah di mana terdapat banyak pabrik-pabrik. Saya telah memutuskan akan menghabiskan lebih banyak waktu di pusat latihan Milanello," kata Galliani seperti dilansir reuters, Rabu (9/9/2009).

"Saya ingin tinggal dekat dengan Leonardo. Tidak ada hubungan dengan tim, tidak perlu," tegas Galliani.

Sesuai jadwal, Rossoneri akan bentrok dengan Livorno, akhir pekan ini. Laga ini diharapkan menjadi ajang kebangkitan setelah dibantai Inter Milan 4-0 pada laga derby.
Ambrosini : Milan Butuh Pertandingan
MILAN - AC Milan kembali akan melakoni laga Serie A setelah dibungkam Inter Milan 4-0 pada laga derby, dua pekan silam. Namun bek Massimo Ambrosini menilai timnya dalam kondisi yang tidak bugar. Makkum, Andrea Pirlo dkk tidak bertanding dua pekan.

Ambrosini, yang baru saja memperpanjang kontraknya dengan Chelsea 2009, menegaskan bahwa dua minggu istirahat yang dilakukan lebih banyak ruginya daripada baik bagi tim.

"Sehubungan dengan derby, kami memiliki masalah karena 15 hari tanpa bermain," jelas kapten Rossoneri ke Milan Channel.

"Jika ada beberapa hari setelah derby sampai pertandingan berikutnya, kami akan langsung memiliki kesempatan menebus diri diri sendiri. Dengan istirahat, kami membawa ke depan hasil ini selama 15 hari dan kami masih membawanya."

"Dalam kasus apapun, kami telah bekerja dengan baik, meskipun selalu khusus untuk berlatih tanpa banyak pemain, seperti ketika timnas bertanding. Kami tetap optimis, seperti sebelum dan sesudah Siena Siena. Kita perlu, seperti dalam segala hal, keseimbangan yang tepat untuk mengevaluasi situasi," pungkasnya.
Juande Ramos Gantikan Leonardo ?
MILAN - Wacana baru mencuat seputar kursi kepelatihan AC Milan. Mantan pelatih Real Madrid Juande Ramos disebut-sebut bakal menggusur posisi arsitek anyar Leonardo Araujo. Benarkah?

Media Spanyol AS mengklaim, Rabu (9/9/2009), kubu Rossoneri tengah mendekati Ramos guna membicarakan kemungkinan dirinya mengambil alih kepelatihan di San Siro. Hal itu menyusul kinerja Leonardo yang dinilai mengecewakan pada awal musim 2009/2010.

Armada Merah Hitam memang belum menampilkan performa terbaik yang mengantarkan mereka merengkuh mahkota Liga Champions, 2007 silam. Selain tampil buruk pada persiapan pra-musim, Milan juga hanya menuai tiga angka dari dua laga pembuka Serie A.

Kendati menang 2-1 atas Siena di laga perdana, Milan dilumat habis rival sekotanya, Inter Milan (4-0), satu pekan berselang.

Leonardo ditunjuk sebagai suksesor Carlo Ancelotti awal musim ini. Masih terlalu dini untuk menilai kemampuannya mengarsiteki Massimo Ambrosini dkk. Namun, banyak pihak mensinyalir, petinggi klub tidak akan segan-segan melepasnya jika Milan gagal bersaing di papan atas.

Kabar ini jelas membuat pelatih asal Brasil itu semakin berada dalam tekanan kala Il Diavolo menghadapi Livorno pada lanjutan Serie A, Minggu (13/9/2009) dini hari WIB.
Ambrosini Perpanjang Kontrak
MILAN - Gelandang veteran Massimo Ambrosini, masih dibutuhkan oleh AC Milan. Kubu Rossoneri memutuskan untuk memberikan perpanjangan kontrak hingga 2011 kepada Ambrosini.

Negosiasi antara Ambrosini dan manajemen Milan sebenarnya sudah terjadi sejak akhir musim lalu. Setelah melakukan dialog terakhir pada jeda kompetisi akhir pekan lalu, maka Milan pun memutuskan memberi perpanjangan kontrak.

"AC Milan sudah melakukan komunikasi yang baik dengan Massimo Ambrosini. Keputusan finalnya adalah Ambrosini akan tetap bermain dengan Milan hingga 30 Juni 2011," tulis Milan dalam situs resmi klub, Rabu (9/9/2009).

Ambrosini sendiri sebenarnya sudah diberi mandat sebagai suksesor Paolo Maldini, untuk menjadi kapten tim. Gelandang enerjik ini sudah bergabung dengan Rossoneri sejak 1995 setelah diboyong dari Cesena.

Pemain 32 tahun ini turut mengantarkan Milan mendapatkan tiga Scudetto, satu trofi Coppa Italia dan Italian Super Cup, dua Liga Champions, dua European Super Cups dan satu gelar a World Club Cup.

Ambrosini akan kembali dimainkan sebagai starter, pada laga lanjutan Serie A melawan Livorno, akhir pekan ini.
Gatutso Diganjar Hukuman Satu Pertandingan
MILAN - Otoritas sepakbola Italia menghukum gelandang AC Milan Gennaro Gattuso, menyusul kartu merah yang diterimanya pada laga Derby della Madonnina, beberapa waktu lalu.

Hakim olahraga Gianpaolo Tosel, memberikan hukuman kepada gelandang tangguh tersebut atas dua kartu kuning yang diterima Gattuso. Gattuso menerima kartu kuning pertama setelah menjatuhkan Samuel Eto'o di kotak penalti. Selanjutnya, dia diusir wasit setelah melakukan tekel terlambat kepada Wesley Sneijder.

Akibatnya, gelandang internasional Italia itu harus absen melawan Livorno, akhir pekan ini. Namun, Gattuso sendiri juga sedang mengalami cedera pergelangan kaki, seusai berlaga melawan Nerazzurri.

Sementara itu, pemain Bari Ferdinando Sforzini menerima hukuman larangan dua pertandingan. Andalan Lazio Emilson Sanchez Cribari harus absen melawan Juventus, akibat larangan satu laga. Dan pemain Livorno's Mirko Pieri, juga mendapat hukuman yang sama dengan Cribari.

Cagliari dan Juventus diwajibkan membayar denda sebesar 15.000 euro setelah terjadi kerusuhan fans. Roma juga dihukum 12.000 euro, Inter dan Napoli menerima hukuman 5000 euro, terakhir Atalanta didenda 4.000 euro.

Selasa, September 08, 2009

Van BAsten : Milan Tanpa Uang, Tanpa Gelar

AMSTERDAM - Mampukah AC Milan merebut gelar Serie A musim ini? Sebagian besar kalangan meragukan kapasitas Rossoneri. Bahkan mantan bintang AC Milan Marco van Basten pesimis klubnya mampu menundukkan Inter Milan, sang jawara bertahan.


Van Basten menjelaskan, Milan harus membeli beberapa pemain bila ingin juara. Tanpa uang, Milan tanpa gelar. Hal itu disampaikan van Basten usai membela tim legenda Milan melawan legenda Real Madrid dalam laga menghormati Stefano Borgonovo di Stadion San Siro.

Dia tidak bisa menolak ketika dimita memberikan tanggapan tentang Diavoli yang tampil buruk di awal musim ini.

"Saya harus mengakui menjadi terkejut dengan kebijakan pemilik Milan Silvio. Saya ingat Milan menguasai pasar 20 tahun lalu. Kenyataannya, bila Anda tidak membeli pemain, meningkatkan pasukan menjadi sangat sulit," kata van Basten seperti dikutip Corriere dello Sport, Selasa (8/9/2009).

"Seandainya Milan tidak kembali menerapkan kebijakan belanja pemain, sulit menjadi kompetitif, khususnya di Serie A," lanjut van Basten.
Flamini Masih Percaya Peluang Milan
MILAN - Kekalahan telak dari Inter Milan pada laga Serie A beberapa waktu lalu tidak mampu mengandaskan optimisme Mathieu Flamini kepada AC Milan. Gelandang asal Prancis itu yakin, Rossoneri masih punya taji untuk merebut scudetto maupun trofi Liga Champions.

Memulai Serie A dengan kemenangan 2-1 atas Siena, Milan gagal mempertahankan performa ketika menghadapi Nerazzurri. Anak-anak asuh Leonardo Araujo takluk empat gol tanpa balas.

Hasil itu kembali mengingatkan publik pada penampilan mengecewakan Ronaldinho dkk sepanjang pra-musim lalu. Tak ayal, keraguan atas peluang Milan di musim ini kian gencar dilontarkan.

Menanggapi hal itu, Flamini mencoba optimistis. Mantan punggawa Arsenal itu menolak anggapan yang menyebut Milan tak sanggup bersaing di papan atas kompetisi.

"Saya memiliki keyakinan terhadap tim karena skuad ini menyimpan banyak kualitas," cetusnya sebagaimana dikutip situs resmi Milan, Selasa (8/9/2009).

"Kami memiliki target besar dan kami bermain untuk menang di setiap pertandingan. Kami ingin memenangkan segalanya dan kami mengincar scudetto serta Liga Champions. Kami memiliki kualitas untuk melakukannya," tegas Flamini.

Il Diavolo berpeluang memperbaiki performa kala menghadapi klub promosi Livorno pada lanjutan Serie A, 13 September mendatang. Flamini berharap, Milan dapat membuktikan kualitas sebenarnya pada pertandingan tersebut.

"Kami ingin fokus pada pertandingan ini dan bermain seperti ketika melawan Siena. Kami ingin menunjukkan kekuatan menghadapi Livorno dan membuktikan bahwa pertandingan dengan Inter hanyalah kesialan semata," pungkasnya.

Senin, September 07, 2009

Milan Incar "Woderkid" Palmeiras
Milan didug
a sudah membahas secara serius transfer pemain berusia 19 tahun itu dan Marquinhos siap didatangkan pada bursa transfer Januari mendatang. Marquinhos awalnya bermain di posisi penyerang lubang, trequarista, tapi mulai berkembang dan bisa bermain di berbagai posisi.

Marquinhos juga bisa dimainkan sebagai striker bayangan atau di sayap berkat kecepatan dan kualitas teknik yang dimilikinya.
Milan masih memiliki satu spot pemain non-Uni Eropa dalam skuad setelah pemain asal Uruguay, Tabare Viudez, memutus kontrak berdasarkan kesepakatan bersama.

Direksi Milan menganggap Marquinhos memiliki kemampuan untuk mengikuti jejak Kaka, yang meninggalkan Milan ke Real Madrid musim panas ini.
Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengakui awal pekan ini akan mencari pemain baru untuk mengganti Kaka.

Menurut Sportmediaset, Galliani mengincar bintang muda Palmeiras, Marcos Antonio da Silva Gonçalves, alias Marquinhos, sebagai kandidat utama.
Penyesalan Mendalam Di Comeback Kaladze
Pada
bulan Maret silam, Kaladze harus melakukan operasi lutut untuk menyudahi cederanya. Selang setengah tahun setelahnya, pemain AC Milan tersebut dipanggil masuk timnas Georgia untuk menghadapi Italia dalam laga kualifikasi Piala Dunia. Untung tak dapat direguk, malang tak dapat ditolak. Dalam penampilan perdana pasca cedera, yang niscaya diharapkan berjalan manis, Kaladze malah jadi biang keladi kekalahan timnya.

Di depan hadapan pendukung sendiri di Tblisi, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB, Georgia berhasil menahan imbang Italia 0-0 sampai paruh pertama. Di paruh kedua, bencana baru lahir dari kepala dan kaki Kaladze yang bikin gol bunuh diri.
"Tim sudah bermain bagus dan rekan-rekanku tampil dengan segenap jiwa dan raga malam ini, jadi aku amat sangat menyesal kami kebobolan dua gol dan itu semua salahku.

Hal-hal seperti ini terjadi dalam sepakbola," keluh Kaladze di Football Italia.
Pada menit ke-57, antisipasi keliru dari sang kapten membuat bola hasil tandukannya meluncur ke gawang sendiri. Kemenangan Italia, negeri tempat Kaladze mencari nafkah sejak 2001, lantas dia kokohkan lewat halauannya yang gagal. "Aku berterimakasih kepada semua orang atas dukungannya dan itu memang sangat membantu, tapi aku harus membayarnya di masa depan.

Di babak kedua Italia memulai dengan baik dan kami kebobolan gol sial itu. Aku sangat menyesal dan tak tahu lagi harus bilang apa," ucap dia pasrah.
Bisa segera membayar "utang", Kaladze?
Tblisi - Sudah enam bulan Kakha Kaladze absen dari lapangan usai naik meja operasi. Apesnya, di laga comeback si pemain Georgia malah memborong gol bunuh diri yang bikin kesebelasan negaranya kalah.

Minggu, September 06, 2009

Huntelaar Ingin Cetak Gol Ke Gawang Madrid
"Aku tahu per
tandingan baru akan berlangsung bulan Oktober. Kami akan menghadapi Real Madrid dan akan merupakan sesuatu yang hebat jika aku mampu membuat sebuah tanda [gol] di pertandingan itu," kata Huntelaar kepada Ilsussidiario.net.

"Dalam enam bulan, aku ditangani tiga pelatih dan dipimpin tiga presiden. Aku mencetak gol delapan kali di Spanyol musim lalu dan aku menjadi striker terbaik selama periode itu. Real membeliku dengan harga 27 juta euro, tapi akhirnya mereka menjualku." "Leonardo memberikan jaminan jika ia mendatangkanku tidak hanya untuk melihatku duduk di bangku cadangan," simpulnya.


Partai AC Milan versus Real Madrid, atau sebaliknya, rupanya menjadi partai yang sangat ditunggu Klaas-Jan Huntelaar.Ingin unjuk gigi dan kemampuan di dua klub itu menjadi misi Huntelaar. Kepada AC Milan, ia berharap bisa membuktikan jika ia layak menjadi andalan lini depan. Sedangkan kepada Real Madrid, ia ingin menegaskan jika klub Spanyol itu telah melakukan kesalahan menyia-nyiakan bakat yang dimilikinya.
Berlusconi Tak Bearniat Jual Milan
"Tak ad
a rencana untuk menjual saham di AC Milan," demikian pernyataan Fininvest menolak spekulasi yang berkembang sebagaimana dikutip oleh Reuters. Spekulasi itu dimulai oleh koran La Repubblica yang mengatakan bahwa Berlusconi yang juga Perdana Menteri Italia mendiskusikan perihal Milan saat berjumpa pemimpin Libya Moammar Khaddafi di Tripoli pekan ini.

Masih menurut Repubblica, Berlusconi (yang telah menguasai Milan semenjak tahun 1986) siap untuk mengalihkan kepemilikan si 'Merah Hitam' dengan harga 600-800 juta euro (Rp 8,6-11,5 triliun).
Milan - Sejumlah media di Italia baru-baru ini melansir spekulasi bahwa Silvio Berlusconi berniat untuk menjual klub miliknya, AC Milan.
Pihak Berlusconi pun menepis kabar tersebut.

Konon, Berlusconi yang memiliki Milan melalui sebuah holding company bernama Fininvest berniat untuk melepas kepemilikan di Rossoneri kepada investor asal Libya.
Gaddafi Akan Membeli AC Milan
Milan me
mang sedang diterpa krisis finansial. Pemilik Milan, Silvio Berlusconi, tidak terlalu banyak berinvestasi di musim ini. Jika dia ingin menjual klubnya, diperkirakan akan memasang harga 400 juta pounds (sekitar Rp 6,6 triliun). Kekalahan Milan 0-4 dari Inter Milan membuat Berlusconi dikecam suporter.

Sebab, dia dinilai mulai pelit membangun tim. Padahal, Milan baru saja mendapatkan dana 56 juta pounds (sekitar Rp 930,9 miliar).
Sebab itu, kabar penjualan Milan disambut baik oleh suporter. Mereka berharap pemilik baru akan lebih serius membangun tim yang berkualitas. Seperti dilaporkan La Repubblica, investor yang tertarik membeli Milan itu kemungkinan Muamar Gaddafi.

Pekan ini, Gaddafi baru saja mengadakan festival di negerinya. Silvio Berlusconi menjadi salah satu tamu yang hadir sebagai perdana menteri Italia.
Gaddafi sendiri mulai diterima masyarakat internasional sejak 2003, setelah sempat diembargo dan dikucilkan dunia internasional akibat pengeboman pesawat di atas Lockerbie. Bahkan, Gaddafi berencana akan berkunjung ke Amerika Serikat, peristiwa yang pasti akan sangat bersejarah.

Beberapa media massa Italia mensinyalir, pemimpin Libya, Kolonel Muamar Gaddafi, berencana membeli AC Milan. Keluarga Gaddafi memang sudah lama bersentuhan dengan sepak bola Italia. Sebelumnya, anaknya, Al-Saadi Gaddafi, bermain untuk Perugia dan memiliki beberapa saham di Juventus. Gaddafi juga diketahui sangat ingin memiliki klub di Italia dan AC Milan menjadi sasaran terkini.
Pirlo Berharap Tidak Dijual Kepada Pihak Asing
Meski nanti
nya Rossoneri dijual, Pirlo berharap tidak kepada pihak asing.“Saya harap seperti itu,” kata playmaker Milan itu seperti dilansir Ansa.“ Lagipula, saya tak yakin jika Berlusconi akan menjual Milan.” Milan selama dua musim menjalani musim berat bahkan pekan lalu harus takluk memalukan 4-0 dari rivalnya Inter Milan. Lebih buruk, Milan harus kehilangan Kaka yang dijual ke Real Madrid demi menyeimbangkan keuangan klub. Rumor yang berkembang jika AC Milan akan dijual ke pemimpin Libya Kolonel Muammar Gaddafi didengar Andrea Pirlo. Gelandang AC Milan yang sedang menjalankan tugas bersama tim nasional Italia di kualifikasi Piala Dunia 2010 merasa tak percaya dengan kabar itu.
Frey Nyaris Saja Gabung Dengan Milan
Kiper asal Pranc
is itu menolak tawaran dari Rossoneri dan memutuskan untuk bertahan di Fiorentina. Keputusan tersebut membuat Milan mempercayakan Christian Abbiati sebagai kiper utama mereka. "Saya nyaris saja bergabung dengan beberapa klub, tapi lebih dekat ke Milan.

Mereka cukup serius mengajukan tawaran waktu itu," ungkapnya pada Gazzetta dello Sport. "Meski begitu, Fiorentina ingin saya bertahan dan mereka menunjukkan perhatian yang sangat besar pada saya. Hal itu tidak pernah saya dapatkan di klub lain." Frey memperkuat Fiorentina sejak 2005, total ia sudah 128 kali bermain di Serie A Italia dan kebobolan 118 gol.

Sebelumnya ia pernah bermain untuk Inter dan Parma.
Frey tidak bersedia menyebutkan kapan ia mendapat tawaran dan nyaris bergabung dengan Milan. Tapi menurut beberapa media di Italia, kemungkinan besar itu terjadi pada awal musim lalu.

Jumat, September 04, 2009

Leonardo Tolak Beli Mahamadou Diarra
MILAN - AC Milan memiliki peluang untuk mendatangkan gelandang bertahan Mahamadou Diarra dari Real Madrid pada musim panas ini. Namun, pelatih Milan Leonardo Araujo menolaknya.

Hal ini diungkapkan wakil presiden I Rossoneri Adriano Galliani. Milan memiliki peluang untuk mendatangkan Diarra. Pasalnya, posisi gelandang asal Mali itu terancam dengan kedatangan Xabi Alonso.

Namun, Leonardo merasa Milan tidak membutuhkannya. Menurut pelatih asal Brasil itu, , Rossoneri sudah memiliki gelandang berkualitas dalam diri Clearence Seedorf, Gennaro Gattuso dan Ronaldinho Gaucho.

"Ada peluang untuk mengambil Diarra dari Real Madrid, tapi Leonardo mengatakan tidak ada masalah di gelandang," jelas Galliani sebagaimana disitat Goal, Jumat (4/9/2009).

Selain itu, Galliani juga membahas alasan mengincar bek kiri Aly Cissokho, yang akhirnya bergabung dengan klub Prancis Lyon. "Performa gemilang Cissokho di Lyon Menunjukan bahwa kami tepat mengincarnya," tutupnya.
Rossoneri Tolak Spalletti

MILAN - Luciano Spalletti telah meninggalkan I Giallorossi dan berstatus bebas transfer. Akankan Rossoneri meminangnya untuk membesut skuad di San Siro?

Pertengahan tahun ini, Spalletti sempat diberitakan mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Carlo Ancelotti. Namun, Milan akhirnya mempercayakan skuad kepada Leonardo Araujo, sang suksesor.

Sekarang, Spalletti mundur dari kursi panas Roma, digantikan mantan pelatih Juventus Claudio Ranieri. Sebaliknya, di kubu Milan prestasi Leonardo belum tampak.

Naas, Milan justru terhempas 4-0 saat melakoni derby della Madonnina melawan Inter Milan. Akankah Diavoli memilih Spalletti, yang artinya mendepak Leonardo? Mendengar spekulasi ini, wakil presiden Milan Adriano Galliani sontak membantah.

"Spalletti memang pelatih luar biasa, yang menggarap Roma dengan sangat baik, beberapa tahun belakangan. Tetapi kami punya Leonardo," cetus Galliani seperti dikutip forzaroma
Jangan Remehkan Milan

MILAN - Mengawali musim ini, skuad AC Milan memang terseok. Tapi bukan berarti mereka lemah. Mantan pelatih Arrigo Sacchi dengan tegas menyatakan, Rossoneri cukup kompetitif terlibat duel perebutan gelar tertinggi Serie A.


Skuad besutan Leonardo tak banyak cakap usai digempur Nerazzurri 4-0 pada laga derby della Madonnina, pekan lalu. Namun, mereka tidak bisa diremehkan begitu saja. Sacchi yakin mereka punya kejutan, baik untuk melakoni laga di kelas domestik maupun Eropa.

"Menurut saya, pertarungan ketat Scudetto melibatkan tiga tim besar, Milan, Inter dan Juventus," kata Sacchi seperti dilansir milannews.it, Kamis (3/9/2009), "Roma sepertinya tidak mendapat kesempatan."

"Buktinya, gelar Liga Champions terakhir dicapai Milan saat mereka melakoni start buruk, musim itu," tambahnya.

"Milan terbiasa menembus pertandingan besar. Jadi, jangan heran bila mereka mampu mengembalikan semangat dan mental yang sempat surut. Itulah cara terbaik menapak Liga Champions," tandasnya.

Ditumbangkan Inter, Galliani Tatap Liga Chmpions
MILAN - Dipermalukan Inter Milan empat gol tanpa balas tidak membuat Adriano Galliani terpuruk. Wakil presiden AC Milan itu justru mengimbau klubnya untuk fokus pada perhelatan Liga Champions.

Ya, Rossoneri dibabat habis oleh Nerazzurri pada Derby della Madonnina akhir pekan lalu. Skuad asuhan Leonardo seolah tak berkutik menghadapi anak-anak asuh Jose Mourinho. Bergantian, Thiago Motta, Diego Milito, Maicon, dan Dejan Stankovic membobol gawang Marco Storari.

Kendati menuai hasil negatif, namun Galliani menolak terpuruk. Pria berkepala plontos itu tetap yakin, Rossoneri belum mati. Galliani berkeras, Milan masih memiliki taji di pentas sepakbola Eropa. Apalagi, menurutnya, Liga Champions merupakan tempat yang pantas bagi klub sekelas Milan.

"Kami bermain bagus pada setengah jam pertama. Kemudian, kami kebobolan gol dan selebihnya terjadi," cetus Galliani kepada Milan Channel, Rabu (2/9/2009).

"Banyak hal terjadi, tapi hidup terus berjalan dan kami memiliki tim bagus, Milan belum mati. Setelah ini, kami akan kembali ke tempat kami di Liga Champions," tegasnya.

Lebih lanjut, Galliani pun segera membela kinerja Leonardo yang belum menunjukkan perkembangan berarti sejak masa pra-musim lalu.

"Leonardo cukup tenang. Bahkan, (mantan arsitek Milan, Arrigo) Sacchi saja kalah pada pertandingan pertama di kandang," bela Galliani.

Dengan raihan nilai 3, Il Diavolo kini menduduki peringkat 11 klasemen sementara Serie A. Ronaldinho dkk tentunya berharap bisa memperbaiki perolehan nilai ketika bertandang ke Livorno, 13 September mendatang.
Rossoneri Rilis Skuad Liga Champions
MILAN - AC Milan secara resmi mengumumkan daftar skuad yang akan diturunkan pada perhelatan Liga Champions 2009/2010.

Laga pertama babak penyisihan grup baru akan bergulir 15 September. Namun, Il Diavolo berharap bisa mempersiapkan para punggawanya sedini mungkin. Terbukti, klub asuhan Leonardo telah mengirimkan daftar pemain yang akan diturunkan pada perhelatan paling bergengsi seantero Eropa kepada pihak UEFA, Rabu (2/9/2009).
Leonardo membuat kejutan dengan menyertakan bek veteran Massimo Oddo dalam skuadnya. Padahal, pemain yang dipinjamkan ke Bayern Munich musim lalu itu gencar diisukan bakal hengkang dari San Siro pada bursa transfer jilid I.

Selain itu, satu hal yang cukup mengherankan adalah keputusan Rossoneri hanya menyertakan 24 pemain dalam skuadnya, bukannya 25 nama sebagaimana ditentukan oleh UEFA.

Milan tergabung dalam Grup C bersama Real Madrid, Olympique Marseille, dan FC Zurich. Milan akan bertandang ke Marseille untuk melakoni pertandingan pertama, 15 September 2009.

Berikut skuad lengkap AC Milan dalam Liga Champions 2009/2010 sebagaimana dilansir reuters:

Kiper: Dida, Abbiati, Storari, Roma

Bek: Kaladze, Onyewu, Nesta, Zambrotta, Jankulovski, Thiago Silva, Oddo, Antonini

Gelandang: Gattuso, Seedorf, Flamini, Abate, Pirlo, Ambrosini

Penyerang: Pato, Inzaghi, Huntelaar, Borriello, Di Gennaro, Ronaldinho
Seederf Jelaskan Alasan Terlambat Masuk Latihan
MILAN - Kubu AC Milan masih dirundung awan hitam setelah dipermalukan Inter Milan 0-4 pada derby Milano, akhir pekan lalu. Kekalahan telak Rossoneri ini juga dinilai karena lambatnya Clarence Seedorf masuk ke lapangan.

Ya, pada duel tersebut Seedorf memang ditunjuk menggantikan Gennaro Gattuso yang mengalami masalah pada kakinya dan juga terbawa emosi. Namun, karena lambatnya Seedorf menggaanti sepatu karetnya dengan sepatu sepakbola, Gattuso yang sebelumnya telah menelan kartu kuning pertama, harus kembali menerima kartu kuning kedua akibat ulahnya menekel Wesley Sneijder.

Kartu merah yang diterima Gattuso sontak membuat Seedorf urung masuk lapangan dan harus rela melihat timnya bermain dengan sepuluh pemain. Kondisi ini pun kontan memunculkan spekulasi jika Seedorf turut berandil besar dalam kekalahan tersebut. Namun, gelandang veteran ini memiliki jawaban tersendiri atas tuduhan tersebut.

"Menurut saya, hal ini telah menghina sikap profesionalisme saya. Kasus ini sangat simpel, saya mengenakan sepatu karet karena saya baru kembali dari cedera yang telah membekap saya selama 40 hari terakhir. Saya bahkan masih kerap merasakan nyeri pada bagian betis," papar Seedorf seperti dikutip Sky Sport 24, Selasa (1/9/2009).

"Jika saya harus meminta maaf atas kejadian ini, bukan masalah, tapi saya juga meminta Anda untuk memaafkan saya. Saya juga yakini bahwa saya telah berhasil mendemonstrasikan permainan dengan baik pada babak kedua," tambahnya.