WELCOME IN MY BLOGGER

Anggap aza......... Blogger Senddiri

Sabtu, Oktober 31, 2009

Leo Sabar Tunggu Gol Huntelaar
MILAN - Klaas Jan Huntelaar belum mampu mencetal gol sejak direkrut AC Milan pada awal musim ini. Meski begitu, pelatih Leonardo Araujo mengaku masih percaya dan yakin The Hunter bakal menemukan ketajamannya bersama I Rossoneri.

Sejak diboyong ke San Siro dari Real Madrid, Huntelaar belum mampu beradaptasi dengan baik di pentas Serie A. Dari delapan laga yang telah dimainkannya, bomber Timnas Belanda ini belum mampu menyumbang gol. Kondisi ini pun sontak membuat The Hunter kabarnya hilang kepercayaan diri dan mulai gerah di San Siro.

Menyikapi hal ini, Leonardo pun tergerak untuk memberikan suntikan moral kepada anak asuhnya. Menurutnya, kondisi sulit yang tengah dialami Huntelaar adalah suatu hal normal yang nantinya akan terselesaikan dengan sendirinya, seiring waktu berjalan.

"Huntelaar? Sampai saat ini dia masih tenang," papar Leonardo sebagaimana dikutip Tottomercatoweb, Sabtu (31/10/2009).

"Bagi seorang striker, mencetak gol merupakan hal yang vital. Dan situasi yang dialaminya sekarang merupakan hal yang normal, sebab ia baru bergabung di awal musim ini. Saya yakin, waktu baginya menunjukkan ketajamannya akan segera datang," tambahnya.

Lebih lanjut, Leonardo juga memberikan sedikit konfirmasi tentang susunan pemain yang akan dimainkannya saat Milan menjamu Parma di San Siro, Minggu (1/11/2009). Leo mengaku belum bisa memainkan Alessandro Nesta yang masih cedera. Namun, ia menyambut baik kehadiran Gennaro Gattuso yang yang tekah pulih dan siap tampil lawan Parma.

"Saya tak mengikutsertakan Nesta karena masih cedera. Saya harap, ia bisa pulih dan kembali bermain saat menghadapi Real Madrid (Liga Champions). Namun, kami akan diperkuat Gattuso. Dia telah pulih dan siap kembali bekerja keras," tandas pelatih 40 tahun ini.

Kamis, Oktober 29, 2009

Imbang, Leonardo Tak Habis Pikir
NAPOLI - AC Milan hanya nyaris menyentuh kemenangan pada pertandingan melawan Napoli, dini hari tadi. Unggul cepat 2-0 di babak pertama, harus kebobolan dua gol di menit akhir laga.

Pelatih Leonardo sampai kehabisan kata-kata menggambarkan situasi yang terjadi pada timnya. Leo seperti sudah merasakan akan mendapat kemenangan, namun harus menguap setelah Luca Cigarini dan German Gustavo Denis menyamakan skor.

"Tidak mudah memberikan pernyataan untuk pertandingan seperti ini. Kami hampir mendapat kemenangan dan memimpin hampir selama 85 menit. Semuanya harus berubah di menit akhir," jelas Leonardo seperti dilansir reuters, Kamis (29/10/2009).

"Kami sangat menderita ketika Napoli bermain bagus. Kami makin kesulitan setelah Ignazio Abate diusir wasit. Itu berpengaruh pada keseimbangan tim," lanjut Leonardo.

Mengenai masalah Ronaldinho yang terlihat tidak senang ketika diganti, Leo berharap itu tak akan menjadi masalah besar. "Dinho tidak senang ketika ditarik keluar? Saya harap tidak terjadi apa-apa. Saya sudah berbicara dengannya dan senang melihatnya bersemangat tampil di lapangan."

Rabu, Oktober 28, 2009

Derita Membuat Milan Tumbuh
MILAN - Awan kelabu tampaknya sudah berlalu dalam perjuangan Milan. Rossoneri sudah menunjukkan kekuatannya pekan lalu. Sang pelatih Leonardo pun menegaskan timnya lebih baik dan kuat dibandingkan pada awal musim lalu.

Mantan bintang Timnas Brasil tersebut yakin penampilan buruk anak asuhnya di Serie A dan Liga Champions sebenarnya sangat berguna. Seperti saat ini, punggawa Milan tahu apa yang mereka harus hindari pada pertandingan ke depan.

"Penderitaan di awal musim membuat kami tumbuh. Kondisi tersebut membuat kami merenung dan mencari solusi bersama," kata Leonardo kepada Milan Channel, Rabu (28/10/2009).

"Sudah jelas kami tidak ingin menderita. Kami ingin selalu menang hingga menit terakhir. Tapi, saya tidak akan meninggalkan kedua emosi tersebut," lanjut mantan pemain Milan ini.

"Kami memiliki identitas yang tepat. Bila Anda memilih gaya bermain, Anda juga memilih sikap, selain dari sistem bermain. Tim ini ingin kejutan, untuk meyakinkan dan untuk menyakiti," lanjutnya.

"Bagaimana Anda melangkah ke lapangan dan bagaimana Anda menafsirkan peran yang berarti. Ide saya adalah mempertahankan identitas bermain, termasuk ketika Anda mengubah pemain," pungkasnya.
Franco Baresi : Ronaldinho Krusial Untuk Milan
MILAN - Ronaldinho belum habis. Legenda Italia dan AC Milan Franco Baresi menegaskan, gelandang Brasil merupakan kunci Rossoneri meraih sukses musim ini.

Dinho memang mengalami musim yang cukup berat bersama Rossoneri. Usai meninggalkan Barcelona 2008 silam, kariernya bisa dibilang meredup. Dia bahkan harus berjuang mendapatkan tempat di skuad utama, musim lalu.

Beruntung, Dinho kini mulai kembali menunjukkan sinarnya. Pemain bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira menjadi pahlawan kemenangan Milan atas AS Roma beberapa waktu lalu.

Baresi pun mengimbau para Milanisti untuk terus memberikan dukungan kepada Dinho agar sang pemain dapat mengembalikan performa terbaiknya.

"Saya selalu pro-Ronaldinho. Dia memiliki bakat lebih ketimbang para pemain lain," cetus Baresi kepada Sportmediaset, Rabu (28/10/2009).

"Saya suka umpan-umpan jauhnya. Tidak seharusnya dia selalu mendapat kritik tajam. Saya pikir, dia dan (Alexandre) Pato memerlukan lebih banyak dukungan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Baresi pun membagi pendapatnya seputar peluang Il Diavolo merengkuh mahkota Serie A musim ini.

"Saya bisa melihat Milan, Inter dan Juventus bersaing memperebutkan gelar juara. Saya pikir, Milan harus lebih percaya diri, sementara Inter harus mengembangkan permainan mereka. Juventus juga masih harus meningkatkan performa," tandas Baresi.

Selasa, Oktober 27, 2009

Cedera Storari Akibat Tiru Higuita
MILAN - Kiper AC Milan Marco Storari harus absen panjang akibat cedera paha. Penyebabnya sederhana, Storari mencoba gaya tendangan kalajengking ala kiper legendaris Kolombia, Rene Higuita.

Akibatnya, Storari mengalami cedera tendon pada paha kanannya jelang Milan menjamu AS Roma di San Siro. Laporan awal menyebutkan, cedera itu membuat Storari akan absen sepanjang musim ini. Tapi, kubu Milan menegaskan bahwa Storari akan tampil pada pertengahan November.

Kini yang menjadi permasalahan adalah penyebab cedera yang dialami mantan kiper Fiorentina tersebut. Dia dikabarkan menjajal kemampuan tendangan kalajengking yang dilakukan Rene Higuita.

Seperti dilansir Sportmediaset.it, Selasa (27/10/2009), Storari tetap berada di lapangan Milanello, setelah sesi latihan berakhir. Storari mendemonstrasikan tendangan spektakuler dengan bersalto di udara dan menendang bola dengan tumit. Namun, fatal akibatnya Storari malah mengalami cedera.

Dengan demikian, pelatih Leonardo kini praktis hanya memiliki kiper Nelson Dida. Christian Abbiati sedang menjalani perawatan akibat cedera lutut. Beruntung, Dida mampu tampil baik pada laga melawan Real Madrid dan Chievo.
Milan Tidak Kecewakan Berlusconi Lagi
MILAN - AC Milan perlahan bangkit dari keterpurukan. Menyimak fakta tersebut CEO Rossoneri Adriani Galliani pun berjanji muali sekarang timnya tidak akan membuat kecewa presiden klub Silvio Berlusconi lagi.

Milan memperoleh tiga kemenangan beruntun dalam dua pekan terakhir. Klub besar seperti AS Roma dan Real Madrid, serta tim medioker Chievo Verona jadi korban keganasan Alexandre Pato dkk.

Hasil itu kontan mengembalikan asa Milan untuk bisa masuk ke trek perburuan Scudetto lagi, sekaligus mengakhiri periode suram Il Diavolo. Merasa optimis Galliani pun berani mengumbar janji kepada Berlusconi.

"Saya sudah berbicara kepada Berlusconi. Saya bilang Milan sudah menderita terlalu banyak, oleh sebab itu saya berjanji semua itu tidak akan terulang lagi," tutur Galliani seperti disitat Goal, Selasa (27/10/2009).

Berlusconi sendiri tentunya tidak bisa langsung percaya dengan ucapan Galliani. Dia butuh pembuktian terlebih dahulu, salah satu caranya adalah dengan kembali meraih kemenangan saat berhadapan dengan Napoli tengah pekan ini.
Januari, Milan Hanya Rekrut Beckham
MILAN - Adriano Galliani menepis kabar yang menyebut AC Milan bakal melakukan revolusi skuad pada bursa transfer Januari mendatang. Wakil presiden klub ini menegaskan jika Rossoneri hanya akan merekrut David Beckham pada bursa transfer jilid dua nanti.

Sebelumnya, Milan dikabarkan bakal melakukan revolusi besar pada Januari mendatang. Selain meminjam kembali Beckham dari LA Galaxy, tiga pemain lain seperti bomber Tottenham Hotspur Roman Pavlyuchenko, gelandang Olympique Lyon Ederson dan mantan striker Inter Milan Adriano Leite kabarnya bakal diboyong ke San Siro.

Namun, wacana tersebut muncul kala klub asuhan Leonardo Araujo itu masih terjebak krisis, beberapa waktu lalu. Kini, setelah Milan mulai bangkit usai mencatat tiga kemenangan beruntun, Galliani pun menampik kabar tersebut. Menurut pria berkepala plontos ini, Milan hanya akan mendatangkan Beckham pada Januari mendatang.

"Saya tak pernah berbicara tentang rencana belanja pemain. Hanya David Beckham yang akan datang ke San Siro pada Januari mendatang. Tak ada pemain lain yang akan datang," ungkap Galliani sebagaimana disitat Sky Sport Italia, Selasa (27/10/2009).

Pada kesempatan ini, Galliani juga membantah keras rumor yang menyebut Milan bakal melego bomber anyarnya Klaas Jan Huntelaar. Menurutnya, striker Belanda yang diboyong dari Real Madrid pada awal musim ini, masih memiliki peran di skuad Il Diavolo.

"Huntelaar? Dia sama sekali tidak dalam daftar jual. Dia merupakan pemain yang berbahaya di kotak penalti. Namun, permasalahannya kami belum bisa memanfaatkan kelebihan yang dimilikinya dengan baik," kilahnya.
Nesta Jalani Oprasi Hidung
MILAN - Alesandro Nesta mengalami cedera pada hidung saat menjadi pahlawan kemenangan AC Milan atas Chievo Verona, Senin (26/10/2009) dini hari kemarin. Bek veteran Rossoneri itu dikabarkan harus menjalani operasi.

Nesta menjadi pahlawan Milan dengan torehan dua gol yang dicetaknya pada menit 81 & 90. Milan pun menang 2-1 setelah sebelumnya tertinggal satu gol sejak babak pertama. Namun, aksi heroik mantan bek Timnas Italia ini harus dibayar dengan cedera retak tulang hidung.

Meski mengkonfirmasi Nesta bakal menjalani operasi, namun kubu Rossoneri menjamin jika mantan bek Lazio ini bakal siap kembali beraksi saat Milan bertandang ke markas Napoli, pada Giornata ke-10 Serie A, Kamis, (29/10/2009) dini hari WIB.

"AC Milan mengumumkan bahwa Alessandro Nesta akan menjalani operasi yang akan dilakukan dokter Paolo Marconi atas keretakan kecil yang menimpa tulang hidungnya," bunyi pernyataan kubu Il Diavolo sebagaimana dikutip Goal, Selasa (27/10/2009).

"Namun, Nesta dipastikan bakal kembali pada sesi latihan Selasa, jelang pertandingan menghadapi Napoli," tambahnya.

Peran Nesta di jantung pertahanan Milan setelah ditinggal ikonnya Paolo Maldini yang pensiun pada akhir musim lalu memang sangat vital. Bek 33 tahun ini bahkan menjadi salah satu kunci sukses Milan saat memenangi dua laga terakhir atas AS Roma (Serie A) dan Real Madrid di Liga Champions.

Senin, Oktober 26, 2009

Jankulovski Operasi Cedera Enkel
MILAN - Defender AC Milan Marek Jankulovski harus menunda hasratnya untuk bermain. Pasalnya, Jankulovski akan menjalani operasi cedera pergelangan kaki kiri yang dialaminya.

Pergelangan kaki adalah masalah yang kerap dialami mantan pemain internasional Rep Ceska ini. Jankulovski harus berjuang melawan cedera tersebut sejak musim 2005.

Belum diketahui kapan pemain 32 tahun ini akan kembali bergabung dengan tim utama. Tapi, fans Rossoneri tetap berharap Jankulovski bisa kembali fit dan menjadi pengawal lini belakang Milan.

Jankulovski sudah memutuskan untuk pensiun dari pentas sepakbola internasional 10 hari lalu. Itu setelah Timnas Rep Ceska gagal menembus putaran final Piala Dunia Afrika Selatan tahun depan.

Bersama Milan, musim ini adalah musim yang keempat, setelah bergabung dari Udinese pada 2005 lalu. Jankulovski turut mengantarkan Milan menjuarai Liga Champions 2007, ketika mengalahkan Liverpool 2-1.
Galliani Langsung Optimis Dengan Milan
MILAN - AC Milan baru saja keluar dari tekanan setelah meraih tiga kemenangan beruntun. Wakil presiden Adriano Galliani langsung memuji kebangkitan timnya, dan yakin jika Milan bisa memenangkan setiap laga di musim ini.

Rossoneri menutup tiga laga dengan kemenangan di smeua kompetisi, termasuk dengan membekuk Chievo Verona 2-1, Senin (26/10/2009) dini hari tadi. Kemenangan itu meneruskan hasil 2-1 atas Roma dan 3-2 melawan Real Madrid.

"Pemain mungkin kehilangan kepercayaan diri setelah kehilangan Kaka yang hengkang ke Real Madrid. Siapa pun itu, Kaka hanya seorang pemain," jelas Galliani seperti dilansir Sky, Senin (26/10/2009).

"Dan kabar lepasnya keterikatan dengan presiden Berlusconi? Saya katakan bahwa sepenuhnya itu tidak benar. Kemenangan yang kami raih sekaligus menunjukan bahwa kami masih punya kekuatan. Kuncinya adalah kepercayaan diri," lanjut Galliani.

The Diavoli kini sedang diselimuti semangat tinggi jelang laga tengah pekan melawan Napoli di San Paolo.

Sabtu, Oktober 24, 2009

Huntelaar Jadi Starter Lawan Chievo
MILAN - Pelatih AC Milan Leonardo, akan memberikan kesempatan kepada striker Klaas-Jan Huntelaar, untuk menunjukan kapasitasnya melawan Chievo Verona, Minggu (25/10/2009).

Pemain asal Belanda tersebut bergabung dengan Rossoneri dari Real Madrid, awal musim ini. Tapi, secara umum The Hunter belum menunjukan kontribusi maksimal. Huntelaar kalah saing dengan Alexandre Pato atau striker gaek, Pippo Inzaghi.

Leonardo baru saja sukses menerapkan skema 4-3-3 melawan Real Madrid, pertengahan pekan ini. Pelatih asal Brasil itu akan kembali menerapkan skema yang sama melawan Chievo Verona.

Seperti dikutip Puntosport.net, Huntelaar akan memulai laga bersama Ronaldinho dan Alexandre Pato. Keduanya tampil baik melawan Real. Pato malah mencetak dua gol dan memberikan kemenangan di Bernabeu tersebut.

Di posisi lain, Gennaro Gattuso masih dalam perawatan. Sementara gelandang berpengalaman Massimo Ambrosini harus menjalani hukuman.

Kemungkinan Formasi Milan:
Dida; Oddo, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski; Flamini, Pirlo, Seedorf; Pato, Huntelaar, Ronaldinho.
Leonardo Percaya Penuh Pada Dida
MILAN - Nasib kiper AC Milan Nelson Dida selamat. Pelatih Leonardo tetap percaya penuh kepada Dida, meski melakukan blunder saat Rossoneri menghempaskan Real Madrid 3-2 pada babak penyisihan Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (22/10/2009).

Seperti diberitakan, Dida terlihat melakukan blunder setelah tendangan lemah gelandang Real Madrid Esteban Granero tidak dikuasai dengan maksimal. Bola menyentuh lutut Dida dan kembali lepas dari genggaman sebelum diceploskan striker Real Madrid Raul Gonzalez.

"Ini sesuatu yang normal dan bisa saja terjadi. Dida adalah seorang pakar sepakbola dan dia akan tahu bagaimana keluar dari momentum tersebut," kata Leonardo seperti dikutip oleh Goal.com Italia, Jumat (23/10/2009).

Selain Leonardo, dukungan juga datang dari Ronaldinho. Kemungkinan besar seluruh punggawa Milan tetap memberikan suntikan motivasi.

"Kesalahan Dida memotivasi kami untuk berbuat lebih baik. Ketika rekan satu tim Anda membuat kesalahan, kami semua membela dia," imbuhnya.

Dida memang selamat dari serangan berbagai pihak. Ceritanya akan berbeda bila Milan mengalami kekalahan dan salah satu faktornya akibat blunder Dida.

Minggu, Oktober 18, 2009

Milan Belum Hancur!
MILAN - Leonardo Araujo muak dengan anggapan yang menyebut era kejayaan AC Milan segera berakhir. Pelatih asal Brasil itu optimistis, anak-anak asuhnya mampu membungkam kritik dan menunjukkan kualitas sebenarnya.

Didapuk sebagai salah satu tim elit Eropa, I Rossoneri kini menjadi bulan-bulanan setelah menampilkan performa mengecewakan sejak awal musim. Milan terdampar di posisi 12 klasemen sementara Serie A setelah hanya mendulang 2 kemenangan. Sisanya? Tiga hasil imbang serta dua kekalahan menggenapkan total raihan Milan menjadi 9 poin.

Leonardo tidak menampik bahwa skuadnya tengah mengalami masa sulit. Namun, suksesor Carlo Ancelotti menilai, Massimo Ambrosini dkk masih jauh dari kata hancur lebur.

"Menurut saya, menyebut kondisi Milan saat ini sebagai ?hancur lebur' sangat tidak adil," cetusnya kepada Milan Channel, Minggu (18/10/2009).

"Saya pikir, istilah itu terlalu berlebihan untuk menjelaskan apa yang kami alami saat ini. Jika Anda memiliki ekspektasi tertentu, jelas Anda akan selalu kecewa," lanjut Leonardo.

Kini, Il Diavolo akan kembali menghadapi ujian berat. Senin (19/10/2009) dini hari, Milan akan menjamu sesama tim pesakitan AS Roma dalam giornata 8. Jelas, Milan wajib menuai angka sempurna dan tidak mengulangi ?tragedi' beberapa pekan lalu kala dipermalukan FC Zurich dalam penyisihan grup Liga Champions.

"Ada sedikit tekanan menjelang pertandingan (lawan Roma). Kami harus mengembangkan gaya permainan, karena ketika kami keluar menyerang, kami selalu membuat lawan kesusahan," pungkas Leonardo.

Jumat, Oktober 16, 2009

Milan Protes, AS Cuek
WASHINGTON - Kegusaran AC Milan atas cedera yang dialami bek Oguchi Onyewu tidak membuat Timnas Amerika Serikat (AS) pusing. Klub asuhan Bob Bradley menegaskan, saat ini hal terpenting adalah memastikan kesembuhan sang pemain.

Onyewu mengalami cedera saat membantu AS menghadapi Kosta Rika dalam laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2010, Kamis (15/10/2009) pagi. Bek 193cm diperkirakan tidak bisa merumput hingga empat bulan ke depan.

Wakil presiden Rossoneri Adriano Galliani murka. Dia menuntut kubu AS untuk membayarkan gaji Onyewu sebagai kompensasi kerugian yang diterima Milan.

Menanggapi hal itu, juru bicara Badan Sepakbola AS Neil Buethe menjelaskan, bahwa belum ada kontak apapun dari Milan seputar cederanya Onyewu. Buethe juga menegaskan, prioritas AS saat ini adalah menyembuhkan mantan punggawa Standard Liege.

"Tidak ada pembicaraan antara Badan Sepakbola AS dan AC Milan seputar gaji Onyewu, selain berita yang kami baca. Prioritas kami saat ini adalah memastikan Gooch (panggilan Onyewu) segera sembuh," tutur Buethe seperti dilansir Yahoo Sports, Jumat (16/10/2009).

"Kami akan merespon pernyataan Milan ketika dan jika mereka menghubungi. Tapi, kami tidak punya komentar saat ini, karena Milan belum menghubungi kami," tandas Buethe.

The Yanks agaknya memang tidak perlu khawatir dengan ancaman Diavolo Rosso. Pasalnya, berdasarkan aturan FIFA, pihak klub bertanggung jawab penuh atas pemainnya selama masih terikat kontrak. Termasuk saat mengalami sakit atau kecelakaan kala melakoni pertandingan bersama timnas.
Ronaldinho : Seri A Lebih Sulit
MILAN - Ronaldinho menjadi sasaran cemooh Milanisti akibat performanya yang jauh menurun jika dibandingkan dengan saat membela Barcelona. Mau tahu apa jawaban penyerang AC Milan itu?

Dinho dengan jujur berkata bahwa berlaga di Serie A jauh lebih sulit ketimbang La Liga. Pasalnya, menurut Dinho, barisan lini belakang lebih ketat dalam menjaga striker lawan.

"Lebih sulit untuk bermain di Italia daripada di Spanyol. Di sini, saya tidak mendapat banyak ruang," akunya sebagaimana dikutip AS, Jumat (16/10/2009).

Diboyong dari Blaugrana seharga 25,5 juta pounds awal musim lalu, bintang Brasil itu diharapkan mampu membawa Rossoneri kembali merengkuh gelar scudetto.

Namun, pemain 29 tahun itu seperti kehilangan permainan terbaiknya. Dinho jarang menjadi pilihan utama. Nalurinya dalam mencetak gol pun tidak lagi sama. Alhasil, Milan menjalani musim 2009/2010 dengan susah payah.

Ketika ditanya apakah dirinya bermasalah dengan strategi yang diterapkan sang pelatih, Leonardo Araujo, Dinho langsung membantah. "Tidak ada masalah di antara kami," tegas mantan punggawa Paris Saint-Germain.

"Tidak masalah apakah saya ditempatkan di depan, kiri atau kanan. Saya ulangi, masalahnya adalah saya tidak memiliki ruang cukup," tutupnya.

Dinho menjadi penyelamat Il Diavolo saat ditahan Atalanta Bergamo 1-1 (4/10/2009). Leonardo tentunya berharap Dinho bisa kembali memberikan kontribusi penting saat Milan menjamu AS, akhir pekan nanti.

Rabu, Oktober 14, 2009

Ancelotti : Milan Tak Akan Hancur
LONDON - Ditinggal sejumlah pilar pentingnya, AC Milan kini dalam keadaan terpuruk. Meski begitu, mantan pelatih Carlo Ancelotti berkeras, Milan akan segera bangkit sebelum keadaan bertambah buruk.

Musim 2009/2010 memang masa yang sulit bagi Rossoneri. Akhir musim lalu, Don Carletto hengkang dari San Siro untuk menangani klub elit Inggris, Chelsea. Kapten sekaligus jangkar pertahanan Paolo Maldini pun meninggalkan skuad setelah memutuskan gantung sepatu. Terakhir, playmaker andalan Ricardo Kaka pun dilepas ke Real Madrid dengan banderol 65 juta euro.

Kepergian ketiganya langsung membawa dampak negatif bagi Il Diavolo. Tampil buruk sepanjang pra-musim, Milan belum berhasil memperbaiki performa di kompetisi resmi. Hingga pekan ketujuh Serie A, Milan masih terdampar di peringkat 12 klasemen sementara, hasil dari 2 kemenangan, 3 hasil imbang, serta 2 kekalahan.

Andrea Pirlo dkk juga harus dipermalukan klub lemah FC Zurich dalam babak penyisihan grup Liga Champions. Mereka takluk 0-1 di hadapan pendukungnya sendiri.

Pelatih muda Leonardo Araujo yang awalnya diharapkan menjadi Pep Guardiola bagi Milan kini dikritik habis-habisan. Bintang Brasil Ronaldinho dan Alexandre Pato juga belum memperlihatkan performa maksimal. Tak ayal, banyak pihak meramalkan, musim ini akan menjadi awal kehancuran Rossoneri.

Namun, Carletto menampik keras anggapan tersebut. Dia yakin, klub yang pernah diasuhnya selama delapan tahun itu mampu melepaskan diri dari lubang jarum.

"Saya pikir, Milan tidak sedang menuju kehancuran. Saya yakin, mereka tidak akan hancur," tegas pelatih 50 tahun itu sebagaimana disitat Goal, Rabu (14/10/2009).

"Memang, ada beberapa lubang yang harus segera diperbaiki. Leonardo harus melaksanakan tugasnya dengan tenang," saran Ancelotti.

Selasa, Oktober 13, 2009

Revolusi Rossoneri
MILAN - AC Milan menjalani musim 2009/2010 dengan terseok-seok. Manajemen klub pun dikabarkan siap melakukan perombakan di tubuh skuad, Januari mendatang. Benarkah?

Corriere dello Sport melansir, Selasa (13/10/2009), Milan tengah merencanakan transfer besar-besaran pada bursa transfer jilid II. Setidaknya, empat pemain bakal didatangkan ke San Siro.

Hingga saat ini, prioritas utama Il Diavolo tetaplah bintang internasional Inggris David Beckham yang musim lalu juga menghabiskan separuh musim di Milan. Rossoneri berharap bisa kembali meminjam jasa Becks hingga akhir musim dari LA Galaxy.

Kendati rencana itu kabarnya terganjal masalah gaji, Senin (12/10/2009) lalu, wakil presiden Adriano Galliani menegaskan jika wacana tersebut sangat berpeluang besar untuk diwujudkan.

Agenda kedua Milan adalah mencari striker anyar yang bisa mendampingi Alexandre Pato serta Filippo Inzaghi. Pasalnya, Klaas-Jan Huntelaar yang diboyong dari Real Madrid awal musim ini belum mampu memberikan kontribusi signifikan.

Ada dua nama yang tengah dihubungkan dengan Milan. Pertama adalah mantan striker Inter Milan Adriano Leite yang kini membela klub Brasil Flamengo. Adriano berhasil memperbaiki karir sepakbolanya dengan tampil sebagai topskor sementara Serie A Brasil.

Selain itu, masih ada bomber Tottenham Hotspur Roman Pavlyuchenko. Bintang Rusia yang dinilai mandul bersama Spurs kabarnya bakal ditukar dengan The Hunter. Kubu The Lily Whites sendiri diketahui juga sempat mengincar jasa Huntelaar ketika masih berkostum Madrid.

Yang terbaru, Rossoneri disinyalir tengah mengintai gelandang serang Olympique Lyon Ederson. Isu tersebut meramaikan halaman-halaman suratkabar Italia, pagi ini (waktu setempat). Apalagi, agen pemain asal Brasil itu juga menyebut bahwa kliennya sangat mungkin menjadi penerus Kaka di Milan.

Rencana ambisius ini jelas bertujuan agar skuad besutan Leonardo bisa keluar dari keterpurukan. Milan terdampar di peringkat 12 klasemen sementara setelah hanya berhasil membukukan dua kemenangan dari tujuh laga.

Nah, kini pertanyaannya, mampukah Milan mewujudkan wacana tersebut?
Kesempatan Leo Tinggal Dua Pertandingan
MILAN - Nasib pelatih AC Milan Leonardo Nascimento benar-benar diujung tanduk. Kabarnya pihak klub telah memberikan ultimatum.

Isu pemecatan Leo (panggilan Leonardo) sudah bergulir sejak beberapa waktu belakangan. Kegagalannya mendongkrak prestasi Rossoneri jadi satu-satunya alasan manejemen Rossoneri ingin mendongkel posisi pria asal Brasil itu.

Seperti disitat Il Corriere Dello Sport, Selasa (13/10/2009) kini klub sudah tidak mau main-main lagi. Mereka memberikan tenggat waktu dua pertandingan kepada Leo untuk bisa mempersembahkan kemenangan.

Salah satu laga yang paling menentukan nasib Leo adalah kontra Real Madrid di babak penyisihan Liga Champions 2009/2010 tengah pekan depan. Namun sebelumnya mereka harus melewati terkaman serigala-serigala AS Roma pada laga lanjutan kompetisi Serie A di akhir pekan.

Jika gagal, bisa dipastikan posisi Leo bakal langsung digantikan oleh beberapa kandidat. Diantara nama yang sudah masuk adalah Filippo Galli, Marco van Basten dan Luciano Spaletti.
Ronaldinho Berlatih Ekstra
MILAN - Bintang AC Milan Ronaldinho benar-benar tidak mau mengecewakan para fans dengan penampilan buruknya di hampir setiap laga. Demi mencegahnya dia bersedia menjalani latihan ekstra.

Sejak awal kedatangan pada awal musim lalu, Dinho (panggilan Ronaldinho) belum memberikan kontribusi berarti bagi tim. Kala itu alasan utamanya karena kalah saing dengan Ricardo Kaka di lini tengah.

Kini setelah Kaka hijrah ke Real Madrid, beban sepenuhnya langsung dilempar ke pundak Dinho. Namun apa lacur, dia tetap saja gagal mempertontonkan aksi memukau seperti ketika di masa awal bersama Barcelona.

Untungnya mantan pemain Paris St Germain itu memiliki mental baja, dia tidak menyerah dan terus berupaya bangkit. Nah, salah satu implementasi usaha dia tunjukan dengan menjalani latihan tambahan.

Seperti dilaporkan Tuttosport, Selasa (13/10/2009) Dinho belakangan diketahui melakukan latihan ekstra. Dia selalu mulai berlatih satu setengah jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan.

Minggu, Oktober 11, 2009

Kepindahan Beckham Terganjal Masalah Gaji
MILAN - Musim ini AC Milan benar-benar tidak bisa lepas dari masalah. Disamping penampilan yang mandek, mereka juga harus dipusingkan dengan perkara finansial.

Salah satu gambaran nyata kembali terkuat. Ya, kali ini terkait wacana kepindahan gelandang LA Galaxy David Beckham.

Setelah sempat diberitakan segera bergabung dengan status pinjaman ke skuad Rossoneri pada tengah musim mendatang. Kini kepindahan Becks (panggilan Beckham) malah dilaporkan terganjal masalah tuntutan gaji.

Seperti disitat News of The World, Minggu (11/10/2009) Il Diavolo tidak sanggup memenuhi nilai gaji mantan kapten Timnas Inggris itu. Milan hanya sanggup membayar gaji sebesar 40 ribu poundsterling perpekan, sedangkan yang tertera di kontrak adalah sebesar 70 ribu poundsterling per pekan.

Hal itu sebenarnya juga berlaku pada musim lalu, ketika Becks pertama kali hijrah. Namun, ketika itu manajemen sang pemain bersedia menalangi sebagian pembayaran.

Sabtu, Oktober 10, 2009

Ronaldinho Dan Pato Kunci Kebangkitan Milan
MILAN - Apa yang harus dilakukan AC Milan untuk keluar dari keterpurukan yang dialami tim saat ini? Kuncinya terletak pada penampilan Ronaldinho dan Alexandre Pato.

Hal itu diungkapkan bek muda Rossoneri asal Brasil, Thiago Silva. Bek 25 tahun itu percaya, kedua kompatriotnya mampu membawa Milan merangkak ke papan atas klasemen Serie A. Dengan syarat, Dinho dan Pato harus memperbaiki penampilan mereka saat ini.

Sebagaimana diketahui, klub yang kini dibesut Leonardo Araujo memang gagal membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu klub elit Eropa. Sepeninggal Carlo Ancelotti, Kaka, serta Paolo Maldini, Rossoneri seolah terjun bebas ke papan tengah klasemen. Saat ini Milan menempati peringkat ke-12 dengan koleksi nilai 9, hasil 2 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 2 kekalahan.

Cibiran dan cemooh tak pelak terlontar, bahkan dari kubu Milanisti. Leonardo kini memiliki beban berat untuk segera membawa perbaikan bagi Andrea Pirlo dkk.

Menurut Silva, hal pertama yang harus dilakukan Leonardo adalah memastikan Dinho dan Pato bermain lebih baik pada laga-laga berikutnya. Jika keduanya mampu tampil apik, mantan punggawa Fluminense itu percaya, kemenangan akan segera menghampiri.

"Ronaldinho adalah pemain yang baik dan kami berteman di luar lapangan. Selalu menyenangkan bersamanya," puji Silva.

"Kami tengah mengalami masa sulit. Tapi, jika Ronaldinho dan Pato tampil bagus, maka Milan akan kembali meraih kemenangan," cetusnya kepada situs resmi Milan, Sabtu (10/10/2009).

Milan akan menjamu AS Roma pada lanjutan Serie A, 19 Oktober mendatang. Silva yang sudah absen beberapa lama akibat cedera kabarnya bakal kembali diturunkan pada laga tersebut.

"Saya merasa baik-baik saja dan siap menghadapi Roma, (ini semua) berkat bantuan para staf Milan," tuturnya.

"Saya tidak sabar kembali. Kami harus benar-benar memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah melawan Roma," pungkas Silva.

Jumat, Oktober 09, 2009

Milan Tetap Berlualitas

MILAN A- AC Milan belum mampu melalui krisis kemenangan musim ini. Dalam empat lagaterakhir, Rossoneri hanya meraih dua kali imbang dan dua kekalahan. Polemik pun mulai mencuat di intern klub.

Hasil buruk tersebut bukan berarti Milan tidak memiliki kemampuan bersaing dengan klub papan atas Eropa. Hal tersebut disampaikan gelandang bertahan Milan Mathieu Flamini. Mantan pemain Arsenal ini meyakini klubnya masih memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai turnamen besar.

"Saya memiliki keyakinan, Milan punya kualitas. Jadi saya yakin dalam pertandingan berikutnya hal-hal yang datang lebih baik," kata Flamini kepada Studio Sport, Jumat (9/10/2009).

"Bukan hanya orang lain yang tidak menikmati, bahkan kami merasa bersalah ketika tidak menang. Namun, penting untuk bekerja, hanya dengan cara itu kami dapat membalikkan kecenderungan," lanjutnya.

"Seorang pelatih pernah berkata bahwa kepercayaan ini dicapai dengan bekerja. Saya merasa siap menjadi salah satu pemimpin Milan di masa depan," cetusnya.

"Saya di sini dan ingin menjadi salah satu pemain terbesar Milan," pungkasnya.

Selasa, Oktober 06, 2009

Leonardo Minta Milan Bangkit
MILAN - Bek senior AC Milan Alessandro Nesta meminta timnya untuk segera bangkit dari keterpurukan. Pelatih I Rossoneri Leonardo Araujo mendukung ucapan mantan bek Lazio itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nesta meminta Milan untuk bangkit setelah hanya mampu bermain 1-1 melawan Atalanta pekan kemarin. Leonardo mengaku apa yang diucapkan Nesta benar.

"Sulit berdebat dengan seorang pemain seperti Nesta. Dia ingin kerendahan hati dan pengertian. Setiap orang harus mengerti dengan masa sulit yang kami alami," ujar Leonardo.

"Saya setuju dengannya dan saya merasa penting bahwa seorang pemain yang menjadi simbol dari Milan memiliki semangat seperti itu," lanjut pelatih asal Brasil tersebut dikutip Sportmediaset, Selasa (6/10/2009).

Berbagai hasil buruk dialami Milan membuat masa depan Leonardo terancam. Mantan pemain bintang I Rossoneri itu mengaku siap meninggalkan klub yang sudah membesarkan namanya itu.

"Saya adalah seorang pelatih seperti yang lainnya. Saya tahu musim ini akan sulit, tidak ada yang memaksa saya mengambil pekerjaan ini. Saya diminta dan saya menerimaya. Orang yang berpikir sebaliknya adalah sebuah kebohongan.

"Ketika saya meninggalkan Milan, maka saya tidak akan kembali lagi sebagai bos tim ini," tandasnya.
Presiden FIGC Kecewa Perfoma Milan
MILAN - Sepanjang musim ini AC Milan belum menemukan performa terbaiknya. Praktis, hal ini membuat kecewa presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Giancarlo Abete.

Abete pantas kecewa dengan performa Milan. Betapa tidak, I Rossoneri kehilangan sembilan poin dari tujuh pertandingan. Ini merupakan performa terburuk Milan sejak dipegang Alberto Zacheroni pada musim 2001-2002 silam.

Meskipun kecewa dengan tim besutan Leonardo Araujo tersebut, namun Abete percaya bahwa Massimo Ambrosini dkk bisa bangkit dari keterperukan yang tengah dialami saat ini.

"Tanpa diragukan keterpurukan Milan jauh dari perkiraan saya. Namun, Milan adalah tim hebat dan mereka akan menemukan kekuatan untuk melewati hasi negatif saat ini," sesumbar Abete kepada GR Parlamento, Selasa (6/10/2009).

Sebelumnya, Alessandro Nesta berbicara mengenai buruknya performa Milan ketika bermain 1-1 melawan Atalanta. Abete menyetujui hal itu, namun dirinya bersikeras I Rossoneri bisa bangkit.

"Saya mendengar penilaian Nesta dan dia selalu tahu bagaimana menganalisa pertandingan. Liga memang baru saja berjalan. Coba lihat Roma, mereka memulai sangat buruk dan kini Roma sudah berubah," tandasnya.

Minggu, Oktober 04, 2009

Leonardo: Saya Belum Menyerah
MILAN - Hujatan demi hujatan diterima Leonardo Araujo akibat penampilan buruk AC Milan. Kendati demikian, Leonardo menolak menyerah begitu saja. Pelatih asal Brasil itu bakal mengerahkan segenap tenaga untuk mendongkrak performa Il Diavolo.

Buruknya performa Milan musim ini mendapat perhatian khusus para pecinta sepakbola. Sepeninggal Ricardo Kaka dan Carlo Ancelotti, Rossoneri acapkali menelan hasil mengecewakan, baik di kandang lawan maupun San Siro.

Dari 6 laga Serie A yang dilakoni, Milan membukukan 2 kemenangan, 2 hasil imbang, serta 2 kekalahan. Hasil ini membuat Milan terpaksa parker di peringkat 12 klasemen sementara.

Di kancah Liga Champions, Ronaldinho dkk juga belum membuktikan kualitasnya sebagai juara Eropa tujuh kali. Pada lanjutan babak penyisihan grup tengah pekan lalu, Milan bahkan tumbang 0-1 oleh FC Zurich di hadapan pendukungnya sendiri.

Bisa ditebak, nasib Leonardo semakin di ujung tanduk. Milanisti yang sudah muak dengan rentetan hasil buruk menyerukan manajemen untuk mendepak Leonardo. Laga kontra Atalanta, Minggu (4/10/2009), diyakini sebagai penentuan nasib mantan gelandang Milan itu.

Leonardo bukannya tidak sadar dengan kegentingan situasi ini. Namun, dia bertekad tidak akan menyerah atas masa depannya di Milan hingga saat terakhir.

"Saya belum mau lempar handuk," tegas pelatih bernama lengkap Leonardo Nascimento de Araujo seperti dilansir Gazzetta dello Sport.

"Jika Milan kalah (pada pertandingan lawan Atalanta), itu adalah tanggung jawab saya. Mungkin juga bagi orang-orang yang memilih saya sebagai pelatih. Namun, kami belum memasuki akhir musim dan segalanya masih mungkin" imbuhnya.

"Saya tidak takut dipecat, karena satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah mendapat hasil positif melawan Atalanta. Saya hanya sedikit terganggu dengan penilaian orang-orang. Saya menerima kritik itu dan saya akan meneruskan tanggung jawab (bersama tim)," pungkas Leonardo.

Jumat, Oktober 02, 2009

Zaccheroni : Beri Kesempatan Leonardo
MILAN - Manajemen, fans dan pemain AC Milan tengah diliputi perasaan gundah gulana. Apalagi kalau bukan karena buruknya penampilan Rossoneri musim ini. Pelatih Leonardo pun menjadi sasarannya.

Wakil presiden AC Milan Adriano Galliani pernah menimbau agar seluruh pihak memberikan kesempatan kepada Leonardo menjalankan tugasnya. Dengan tekanan dari berbagai kalangan tentu akan membuayarkan konsentrasinya.

Keinginan agar memberikan waktu kepada Leonardo juga disampaikan Mantan pelatih AC Milan Alberto Zaccheroni.

"Saya menyaksikan AC Milan. Saya berbicara tentang para pemain, mereka merasa terkuras secara mental setelah bursa transfer jilid pertama ditutup," kata Zaccheroni seperti dilansir Tuttomercatoweb, Jumat (2/10/2009).

"The Rossoneri tidak terbiasa menjadi underdog dan mereka menderita dengan konsep ini. Leonardo sedang mencoba menangani situasi ini, tentu tidak mudah. Tapi dia masih muda, baru saja tiba dan kami benar-benar harus memberinya waktu," pungkasnya.
Jual Kaka Petaka Besar Buat Milan
MILAN - Manajemen AC Milan memutuskan kebijakan yang sangat keliru. Akibatnya, petaka pun terus dialami Rossoneri. Kesalahan terbesar petinggi Milan adalah menjual gelandang Ricardo Kaka ke Real Madrid.

Milan tampak tidak memiliki jangkar atau pengalun serangan selama musim ini. Dalam enam laga Serie A, Milan hanya meraih dua kemenangan, dua kali imbang dan mengalami dua kekalahan. Milan pun terperosok di urutan 11 dengan 8 poin. Massimo Ambrosini dkk juga mengalami satu kekalahan pada dua laga Liga Champions.

Mantan pelatih AC Milan Alberto Zaccheroni menegaskan penjualan Kaka ke Madrid sama artinya mengundang petaka besar. Milan diklaim mengalami gangguan mental bertanding setelah Kaka dijual.

"Tidak pernah dalam sejarah klub harus menjual pemain yang tengah bersinar. Keputusan ini telah mempengaruhi para pemain dan seluruh lingkungan dalam tim," kata Zaccheroni seperti dilansir reuters, Jumat (2/10/2009).

Ketika ditanya tentang keberadaan Ronaldinho yang diprediksi bisa menggantikan Kaka, Zaccheroni mengatakan pemain asal Brasil tersebut tidak akan menemukan kembali bentuk permainan. Namun penilaian tersebut bisa berubah bila rekan satu tim yang memulai menunjukkan permainan terbaiknya.

"Ronaldinho harus beradaptasi. Satu hal, bagaimanapun, penting memberi tekanan. Hingga Milan menemukan kembali keyakinan dan kekuatan mereka, semua pihak tidak akan melihat penampilan yang terbaik," tegasnya.
Galliani Coba Bangkitkan Milan
MILAN - AC Milan tengah mengalami krisis. Wakil presiden Adriano Galliani memiliki empat cara untuk membangkitkan I Rossoneri yang tengah mengalami keterpurukan. Apakah itu?.

Ya, Milan belum juga menemukan performa terbaik pada musim ini. Buktinya, saat ini Massimo Ambrosini dkk tercecer di peringkat 11 klasemen Serie A dan baru saja menelan kekahalan dari FC Zurich di ajang Liga Champions.

Praktis, serangkaian hasil buruk itu membuat posisi Leonardo Araujo terancam. Kendati demikian, Galliani menegaskan kalau klub masih percaya kepada pelatih asal Brasil tersebut.

"Saya mengungkapkan empat konsep dasar untuk skuad. Saya mengingatkan mereka, bahwa mereka adalah tim juara," ujar Galliani sebagaimana dikutip Milan Channel, Jumat (2/10/2009).

"Saya menenangkan mereka dengan menggarisbawahi bahwa tak seorang pun akan menyentuh skuad ini. Para pemain dan staf saat ini akan bertahan hingga akhir musim," tegas pria asal Italia itu.

"Milan adalah tim yang pastinya harus lolos ke Liga Champions dan finis di tiga besar. Ini keharusan yang diinginkan klub. Pada akhirnya, kami harus berusaha lebih (keras) dan lebih baik," tambahnya.

"Saya yakin, grup ini akan mencapai semua target kami. Ia (Berlusconi) sudah menegaskan kembali kepercayaannya kepada para pemain dan Leonardo," tandasnya.
Milan Belum Hubungi Van Basten
MILAN - AC Milan dikabarkan tengah melirik Marco van Basten untuk mengisi kursi kepelatihan. Namun, agen mantan penyerang Timnas Belanda itu membantah telah menjalin kontak dengan I Rossoneri.

Ya, spekulasi bakal berlabuhnya Van Basten di San Siro pertama kali merebak setelah pelatih Leonardo Araujo berada dalam tekanan pascakekalahan 0-1 Milan dari FC Zurich di Liga Champions.

Namun, kabar itu langsung dibantah pihak Van Basten. "Tapi, semua berita itu tak benar. Marco van Basten dan saya belum pernah dihubungi Milan," tegas sang agen Perry van Overeem.

"Van Basten juga belum ingin kembali melatih setelah meninggalkan Ajax Amsterdam musim lalu. Dia mungkin baru akan mencari klub baru pada musim dingin nanti," tandasnya dikutip Goal, Jumat (2/10/2009).

Sejumlah media Italia mengabarkan bahwa, Leonardo kini telah kehilangan kendali di ruang ganti pemain. Moral timnya juga sedang menukik tajam. Bahkan, masa depannya tengah diujung tanduk.

Kabarnya, pelatih asal Brasil itu sudah diberi ultimatum untuk memetik kemenangan atas tuan rumah Atalanta, Minggu nanti (4/10/2009) pada lanjutan Seri A, jika tak ingin kehilangan kursinya.
Milan Lirik Van Basten
MILAN - Habis sudah kesabaran manajemen AC Milan terhadap Leonardo Arraujo. Kabarnya, Milan tengah melirik nama pelatih Marco van Basten untuk menggantikan posisi Leonardo. Benarkah?

Seperti diberitakan Il Corriere Dello Sport, Jumat (2/10/2009), pelatih asal Belanda itu telah dihubungi manajemen I Rossoneri untuk menggantikan posisi Leonardo yang tengah terancam.

Menurut laporan terakhir, Milan tengah berpikir untuk menggantikan allenatore asal Brasil itu dengan Van Basten, yang notabene merupakan mantan pemain andalan I Rossoneri.

Media di Italia mengklaim, Leonardo telah kehilangan kontrol di ruang ganti pemain. Kabarnya, Milan memberikan satu kesempatan lagi, yakni saat pertandingan melawan Atalanta, akhir pekan ini.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, wakil presiden Adriano Galliani menegaskan bahwa Milan tetap memberikan dukungan kepada Leonardo, menyusul kekalahan memalukan dari Zurich 1-0 di penyisihan Liga Champions.

Buktinya, pagi ini Galliani dikabarkan menyempatkan diri berada di tempat latihan Milan, sebagai bentuk dukungan penuh kepada mantan pemain andalan I Rossoneri tersebut.